KPK Mulai Soroti Kegiatan PT TCN di Gili Tramena, Kasta NTB Dukung Penuh

Rabu, 21 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOKDAILY.NET – Kasta NTB mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI untuk ikut serta menuntaskan persoalan pengelolaan air bersih di Gili Trawangan yang melibatkan PT TCN dan PDAM Amerta Dayen Gunung milik Pemkab KLU.

Inspeksi mendadak yang dilakukan oleh Satgas Pencegahan dan Penindakan Direktorat Koordinasi dan Supervisi (Korsup) KPK RI beberapa hari lalu, menemukan adanya sejumlah dugaan korupsi dalam pengeboran air bersih di tiga Gili yang disebut Gili Tramena tersebut.

“Kami mendukung penuh KPK RI untuk mendalami, serta menemukan praktek dugaan korupsi yang dilakukan oleh pihak PT TCN beserta PDAM Amerta Dayen Gunung. Karena menurut kami, sejak penandatangan KPBU antara PT TCN dan PDAM menurut kami penuh potensi masalah dan konspirasi,” kata Presiden Kasta NTB,  Lalu Wink Haris.

Sejak awal proses KPBU tersebut dibuat, sudah menafikan banyak sekali rekomendasi dari BPKP NTB, termasuk beberapa dokumen esensial yang belum dilengkapi oleh PT TCN sebelum melakukan proses operasional mereka di gili trawangan.

Akibatnya, ada temuan BPKP melalui BKKPN kupang terkait kerusakan lingkungan bawah laut di perairan Gili Trawangan seluas 1.600 meter persegi, akibat limbah pengeboran dari PT TCN yang menyebabkan lokasi pengeboran tersebut disegel dan dipaksa berhenti beroperasi oleh BPKP.

Setelah disegel BPKP melalui BKKN kupang,  PT TCN ternyata tetap melakukan operasi kembali tanpa dokumen izin lokasi atau PKKPRL dari kementrian KKP, ini membuktikan bahwa PT TCN sama sekali tidak menghormati peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan tetap beroperasi, walaupun sudah dilakukan penghentian paksa melalui penyegelan lokasi pengeboran milik PT TCN.

Baca Juga :  Pemkab Lombok Tengah Raih Opini WTP Ke-14 Secara Berturut-turut

Terhadap berbagai pelanggaran yang didguga dilakukan oleh PT TCN dan PDAM Amerta Dayen Gunung tersebut, piahknya sudah melaporkan hal tersebut ke polda NTB, beserta semua dokumen dan bukti bukti adanya kerusakan lingkungan bawah laut yang diakibatkan oleh pengeboran pipa intake serta pembuangan limbah produksi milik PT TCN ke laut, namun sampai saat ini pihaknya belum melihat polda NTB serius mengusut dugaan perusakan lingkungan dan dugaan korupsi yang dilakukan oleh PT TCN dan PDAM Amerta dayen gunung KLU.

Baca Juga :  Hari Pertama Kampanye, Masyarakat Pesisir Ikrar Menangkan Bang-Abah

“Sehingga kami berharap KPK RI mengambil alih pengusutan dugaan korupsi tersebut agar seluruh pihak yang terlibat dalam dugaan korupsi kolektif dalam proses KPBU antara PT TCN dan PDAM amerta dayen gunung dapat dimintai pertanggung jawaban hukum,” pungkas Lalu Wink Haris.

Sementara itu, Kepala Satgas Pencegahan dan Penindakan Direktorat Koordinasi dan Supervisi (Korsup) KPK RI, Dian Patria saat diminta tanggapanya atas apa yang disampaikan oleh Kasta NTB tersebu mengatakan, akan segera memberikan tanggapan.

“Terimakasih atensi dan perhatian semuanya, detailnya sebentar ya,” katanya singkat saat dihubungi via WA. (*)

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Viral Dulu Baru Tahu, Kemenag NTB: Izin Ponpes Tidak Langsung Dicabut
Lalai Kelola Ponpes, Tuan Guru dan Satu Santri Jadi Tersangka, Terancam 5 Tahun Penjara
Tragedi di Ponpes Sengkol, 1 Santri Meninggal 3 Luka Bakar, Polisi Tetapkan 2 Tersangka
13 OKNUM DPRD NTB KEBAL HUKUM? SASAKA GEDOR KEJATI
HALIM: “YUSUF SUDAH LELAH LAPOR SEJAK 2013, KAMI SIAP JAMIN, SIAP TURUN SERIBU ORANG”
HALIM BUKA PIPIL 1993. TANAH KABUL ITU PUNYA AMA IRAH, BUKAN AMA KIUM SAJA
PIPIL 190 LAWAN SPPT, KELUARGA YUSUF TANTANG BALIK: “MANA SERTIFIKATMU?”
YUSUF BUKAN BURONAN, DIA KORBAN TANAH WARISAN! 80% Warga Kabul Siap Demo
Berita ini 95 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:38 WIB

Viral Dulu Baru Tahu, Kemenag NTB: Izin Ponpes Tidak Langsung Dicabut

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:08 WIB

Lalai Kelola Ponpes, Tuan Guru dan Satu Santri Jadi Tersangka, Terancam 5 Tahun Penjara

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:27 WIB

Tragedi di Ponpes Sengkol, 1 Santri Meninggal 3 Luka Bakar, Polisi Tetapkan 2 Tersangka

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:46 WIB

13 OKNUM DPRD NTB KEBAL HUKUM? SASAKA GEDOR KEJATI

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:27 WIB

HALIM: “YUSUF SUDAH LELAH LAPOR SEJAK 2013, KAMI SIAP JAMIN, SIAP TURUN SERIBU ORANG”

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Sport Lombokdaiky

Judo Loteng Juara Umum Porprov NTB

Rabu, 15 Jul 2026 - 21:29 WIB

Unjuk Rasa Lombokdaily

Senin Besok, Aliansi Pemuda Loteng Turun Aksi di Kejari Praya

Rabu, 15 Jul 2026 - 15:06 WIB