BOROK PROYEK POLTEKPAR LOMBOK DIBONGKAR: RUP DIUMPETKAN, PENGADAAN MILIARAN DIDUGA TABRAK PERPRES!

Rabu, 20 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Lapor ke APH, Dugaan Permainan Tender Lansekap dan Proyek Siluman Rp3,6 Miliar Seret Nama PA/KPA dan PPK

LOMBOK TENGAH – Bau busuk dugaan pelanggaran Pengadaan Barang dan Jasa akhirnya tercium ke publik. Politeknik Pariwisata Lombok kini jadi sorotan setelah resmi dilaporkan ke pihak berwenang terkait proyek Tahun Anggaran 2025 yang diduga kuat menabrak aturan.

Laporan itu dilayangkan M. Irpan Anwar Said, warga Jl. Batunyala-Sengkol, Lombok Tengah, Senin 18 Mei 2026. Ia menuding Pengguna Anggaran, KPA, hingga PPK di Poltekpar Lombok bermain kucing-kucingan dengan prinsip transparansi.

Dua Proyek Jadi Biang Kerok

Ada dua paket pekerjaan yang dibongkar pelapor. Pertama, Paket Prasarana Praktikum: Jasa Konsultan Pengawasan Pembuatan Lansekap/Site Development Lanjutan Gedung Kuliah Lab Hospitality. Proyek tender ini sudah punya pemenang di LPSE Kemenpar. Anehnya, RUP untuk paket perencanaan dan konstruksinya diduga sengaja “dihilangkan” dari SIRUP maupun SPSE.

Kedua, Belanja Pemeliharaan Gedung dan Bangunan dengan pagu Rp3.683.714. Proyek pengadaan langsung ini juga tak pernah nongol di SPSE. Totalnya miliaran, tapi jejak digitalnya kosong.

Baca Juga :  Aliansi Petani Menggugat Unjuk Rasa Harga Anjlok

Langgar Aturan Berlapis-lapis

Pelapor menilai, menyembunyikan paket pekerjaan sama saja mengangkangi Perpres No. 16 Tahun 2018. Pasal 22 jelas mewajibkan RUP diumumkan via SIRUP. Pasal 69 & 73 menegaskan semua PBJ wajib elektronik lewat SPSE demi transparansi.

Tak berhenti di situ. UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik juga dilabrak. Pasal 7 & 9 memerintahkan badan publik mengumumkan rencana kegiatan dan laporan keuangan secara berkala. Tapi di Poltekpar Lombok, publik justru disuguhi “proyek siluman”.

Baca Juga :  Bandara Lombok Sukses Layani 72 Ribu Penumpang Selama Penyelenggaraan MotoGP 2025

Desak APH Turun Tangan

“Ini bukan sekadar lalai. Kalau RUP sengaja tidak diumumkan, patut diduga ada niat menutup akses publik dan membatasi persaingan,” tegas Irpan.

Hingga berita ini ditulis, pihak Poltekpar Lombok belum memberi keterangan resmi. Pelapor mendesak aparat penegak hukum segera mengusut tuntas. Jika terbukti, praktik semacam ini bukan hanya mencederai akuntabilitas, tapi juga membuka celah kerugian negara.

Publik menunggu: berani tidak APH membongkar siapa pemain di balik proyek yang RUP-nya diumpetkan.

Editor: Redaksi

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

ULTIMATUM JAKSA: SERAHKAN PSU ATAU SIAP DIMISKINKAN! Kajari Loteng Kepung Developer Nakal dengan Tiga Jurus Maut
Jejak di Langit Maya, Akhlak di Dunia Nyata: Jaksa Titipkan Cahaya Hukum di Hati Santri Darek
Seragam di Ladang, Janji untuk Perut Rakyat
“Perkawinan Bukan Penebus Luka: Tangis Anak Lombok yang Dipaksa Menikah Setelah Jadi Korban”
Di Bawah Langit Car Free Night, Harapan Anak-Anak Lombok Tengah Disuarakan Jaksa
Korupsi Puskesmas Batu Jangkih: Temuan Fasilitas Miring, Rawan Roboh, dan Komitmen Kejaksaan Kawal Asta Cita Prabowo
32 Perkara Dimusnahkan, Kejari Loteng Hancurkan Sabu, Golok, Hingga Bukti Kasus Anak Dalam Satu Aksi
“Air Mata dan Tawa Warnai Pisah Kenal Polres Loteng : Dari Kenangan Trek Sembalun hingga Janji Tak Putus Silaturahmi”
Berita ini 17 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:23 WIB

BOROK PROYEK POLTEKPAR LOMBOK DIBONGKAR: RUP DIUMPETKAN, PENGADAAN MILIARAN DIDUGA TABRAK PERPRES!

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:28 WIB

ULTIMATUM JAKSA: SERAHKAN PSU ATAU SIAP DIMISKINKAN! Kajari Loteng Kepung Developer Nakal dengan Tiga Jurus Maut

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:21 WIB

Jejak di Langit Maya, Akhlak di Dunia Nyata: Jaksa Titipkan Cahaya Hukum di Hati Santri Darek

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:23 WIB

Seragam di Ladang, Janji untuk Perut Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:39 WIB

“Perkawinan Bukan Penebus Luka: Tangis Anak Lombok yang Dipaksa Menikah Setelah Jadi Korban”

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Pendidikan Lombokdaily

Jaksa Turun ke Pondok, Menjaga Hati Santri dari Luka Dunia Maya

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:37 WIB