Duka di Tengah Misi Mulia: 4 Jurnalis dan 1 Relawan Indonesia Ditangkap Israel, Keluarga Dilanda Kecemasan

Selasa, 19 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Kabar duka menyelimuti dunia pers dan kemanusiaan Indonesia. Lima putra terbaik bangsa yang membawa misi mulia ke Gaza, Palestina, justru harus merasakan dinginnya tahanan militer Israel di perairan internasional.

Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Pro Jurnalismedia Siber (DPP PJS), Abdul Rasyid Zaenal, dengan suara bergetar mengecam keras dugaan penculikan terhadap empat jurnalis dan satu relawan Indonesia yang tergabung dalam misi Global Sumud Flotilla 2026.

Lima WNI itu — Bambang Noroyono dan Thoudy Badai dari Republika, Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo, Rahendro Herubowo kontributor iNews TV, serta Andi Angga Prasadewa dari Rumah Zakat — dilaporkan direnggut paksa oleh tentara Israel pada Senin (18/5/2026) di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur. Padahal, mereka hanya membawa bantuan dan harapan bagi warga Gaza yang terluka.

“Kami dari DPP PJS mengecam keras tindakan tentara Israel terhadap empat jurnalis dan satu relawan Indonesia tersebut,” kata Abdul Rasyid Zaenal, Selasa (19/5/2026), dengan nada pilu.

Rasyid, pria asal Lombok itu, menegaskan betapa menyayatnya peristiwa ini. Di saat dunia seharusnya melindungi jurnalis dan relawan kemanusiaan, mereka justru ditangkap di wilayah perairan internasional yang seharusnya aman di bawah hukum internasional.

Baca Juga :  Dalih Jadikan Korban TKI, Pelaku Dugaan TPPO Ditangkap

“Ini persoalan serius. Apabila benar terjadi penangkapan atau penculikan di wilayah tersebut, tindakan itu tidak dapat dibenarkan dan harus mendapat perhatian serius dari komunitas internasional,” ujarnya lirih.

Yang membuat dada sesak, kelima WNI itu bukan tentara, bukan kombatan. Mereka adalah pembawa pena, kamera, dan paket bantuan. Mereka berlayar demi menyalakan secercah harapan bagi anak-anak Gaza yang kelaparan. Namun harapan itu kini terombang-ambing di tengah laut, bersama nasib mereka yang belum pasti.

Baca Juga :  TANGIS SANTRI DI BALIK TEMBOK PONPES – USTAZ TEGA CABULI 4 MURIDNYA HINGGA SAKIT

“Pembebasan segera menjadi tuntutan yang mutlak harus dipenuhi,” tegas Rasyid, menyuarakan jerit hati keluarga yang kini menanti dengan cemas di Tanah Air.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sedikitnya 10 kapal misi Global Sumud Flotilla 2026 dicegat militer Israel. Dari sembilan relawan asal Indonesia yang ikut, lima di antaranya telah dikonfirmasi ditangkap.

Kini, di Jakarta, keluarga hanya bisa menatap foto dan menanti kabar, sementara di Mediterania Timur, lima anak bangsa tertahan dalam ketidakpastian, jauh dari rumah. (*)

Editor: Muhammad ROSIDI

Penulis : Rossi

Editor : Rossidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

“Perkawinan Bukan Penebus Luka: Tangis Anak Lombok yang Dipaksa Menikah Setelah Jadi Korban”
TANGIS SANTRI DI BALIK TEMBOK PONPES – USTAZ TEGA CABULI 4 MURIDNYA HINGGA SAKIT
32 Perkara Dimusnahkan, Kejari Loteng Hancurkan Sabu, Golok, Hingga Bukti Kasus Anak Dalam Satu Aksi
Nongkrong Bawa Petaka! Jambret N-Max Keok di Sidang, Penadah Siap-Siap Gigit Jari
Aktivasi Kawasan, ITDC Sukses Gelar Mandalika Wellness & Cultural Festival 2026
Pusat Informasi Geopark Rinjani Diresmikan, NTB Perkuat Status Warisan Dunia UNESCO
Kloter 8 Asal Lombok Barat Berangkat ke Tanah Suci, Polisi Kawal Ketat dari Asrama Haji ke BIZAM
Tak Lapor LHKPN, 3 Koruptor PPJ Terancam Dimiskinkan Kejari Gandeng KPK
Berita ini 14 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:12 WIB

Duka di Tengah Misi Mulia: 4 Jurnalis dan 1 Relawan Indonesia Ditangkap Israel, Keluarga Dilanda Kecemasan

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:39 WIB

“Perkawinan Bukan Penebus Luka: Tangis Anak Lombok yang Dipaksa Menikah Setelah Jadi Korban”

Jumat, 15 Mei 2026 - 00:49 WIB

TANGIS SANTRI DI BALIK TEMBOK PONPES – USTAZ TEGA CABULI 4 MURIDNYA HINGGA SAKIT

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:59 WIB

32 Perkara Dimusnahkan, Kejari Loteng Hancurkan Sabu, Golok, Hingga Bukti Kasus Anak Dalam Satu Aksi

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:44 WIB

Nongkrong Bawa Petaka! Jambret N-Max Keok di Sidang, Penadah Siap-Siap Gigit Jari

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Kepolisian Lombokdaily

Seragam di Ladang, Janji untuk Perut Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:23 WIB