GADUH REKRUTMEN BPS: LSM LIDIK BONGKAR DUGAAN TITIPAN KADER PKB DI SENSUS EKONOMI 2026

Selasa, 2 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM – Proses rekrutmen mitra Badan Pusat Statistik untuk Sensus Ekonomi 2026 mendadak panas. DPW LSM LIDIK NTB secara terbuka menuding adanya skenario penitipan kader Partai Kebangkitan Bangsa sebagai petugas pencacah lapangan BPS di seluruh NTB.

Ketua DPW LSM LIDIK NTB, Sahabudin, Selasa 2/6, menyebut pihaknya mengantongi laporan warga soal manuver sistematis oknum partai yang menyelundupkan orang-orangnya ke tubuh BPS. Tujuannya jelas: menguasai pendataan ekonomi terbesar lima tahunan ini.

“Cacat Sejak Lahir” Ancam Data Ekonomi NTB

Sahabudin menegaskan praktik titipan politik ini mengancam langsung mutu data. Alasannya tegas: SE2026 bukan sensus biasa. Semua petugas wajib mahir CAPI, sistem digital yang butuh ketelitian tinggi untuk membedakan usaha mikro, UMKM, hingga korporasi.

“Kalau yang turun lapangan itu kader titipan yang tidak paham data, kita bisa pastikan hasilnya ngawur,” sentil Sahabudin. “Mereka ngerti tidak cara jaga kerahasiaan data responden? Mampu bedakan warung dengan perusahaan? Ini bukan main-main.”

BPS NTB memang sedang rekrut ribuan mitra untuk SE2026 yang mulai jalan pertengahan Juni ini. LIDIK khawatir, jika prosesnya dibajak kepentingan partai, data yang dihasilkan akan jadi bumerang. Padahal data sensus ini yang akan dipakai pemerintah menyusun kebijakan dan bagi-bagi anggaran 10 tahun ke depan.

Baca Juga :  Sambut FORNAS VIII, Gubernur Ajak Jadi Tuan Rumah yang Membanggakan

LIDIK Ultimatum BPS: Audit Sekarang Juga

Tak mau diam, LIDIK NTB melayangkan tiga tuntutan keras:

1. Audit total rekrutmen: Mendesak BPS RI dan BPS NTB bongkar proses rekrutmen mitra SE2026. Pastikan tidak ada intervensi dan titipan kader partai. 2. Buka data ke publik: BPS diminta umumkan nama, latar belakang, dan bukti kelulusan uji kompetensi semua mitra yang direkrut. Jangan ada yang ditutup-tutupi. 3. Rakyat ikut awasi: LIDIK ajak warga NTB jadi mata dan telinga. Laporkan langsung jika temukan petugas tidak kompeten atau main curang saat pendataan Juni nanti.

Baca Juga :  Aksi Demo di DPRD Lombok Tengah Berjalan Tanpa Anarkis 

Sahabudin menegaskan LIDIK yang selama ini getol membongkar kasus korupsi di NTB tidak akan lepas tangan. “Data cacat melahirkan kebijakan timpang. Yang rugi rakyat kecil. Kami akan kawal SE2026 sampai tuntas,” tutupnya.||

Redaksi

Penulis : TOH

Editor : Rossidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Uang Parkir Loteng Tembus Rp1,6 Miliar, Tapi Rp1,5 Miliarnya Cuma dari Bandara. Sisanya Kemana?
Ketum ARB: Proyek Pokir DPRD Loteng Harus Transparan
Winengan Dinilai Figur Kuat Pimpin Demokrat NTB, Tapi DPC Loteng Pertanyakan Keseriusan  
Lalu Winengan Siap Rebut Kursi Panas Demokrat NTB: “Tunggu Perintah Jakarta”
Registrasi MTQ XXXI NTB 2026 Resmi Dibuka, Pertama Kali Gunakan Sistem Digital e-MTQ
Lombok Tengah All Out Sambut MTQ NTB XXXI, 977 Kafilah Siap Berlaga 9–15 Juni
Dugaan Korupsi BGN : Ex Kepala Badan Disebut Terima Rp1 Miliar per Hari dari Jual Beli Titik SPPG MBG, Sasaka Nusantara Desak Kejagung Usut Tuntas
4 Pejabat dan Rekanan Tumbang: Skandal Truk Sampah Rp5,1 M Seret Kadis hingga Direktur ke Penjara 
Berita ini 27 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:09 WIB

Uang Parkir Loteng Tembus Rp1,6 Miliar, Tapi Rp1,5 Miliarnya Cuma dari Bandara. Sisanya Kemana?

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:23 WIB

Ketum ARB: Proyek Pokir DPRD Loteng Harus Transparan

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:11 WIB

Winengan Dinilai Figur Kuat Pimpin Demokrat NTB, Tapi DPC Loteng Pertanyakan Keseriusan  

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:20 WIB

Lalu Winengan Siap Rebut Kursi Panas Demokrat NTB: “Tunggu Perintah Jakarta”

Senin, 8 Juni 2026 - 11:33 WIB

Registrasi MTQ XXXI NTB 2026 Resmi Dibuka, Pertama Kali Gunakan Sistem Digital e-MTQ

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Pemerintahan Lombokdaily

Kejari Lombok Tengah Setorkan Rp 3,1 Miliar Hasil Rampasan Koruptor ke Kas Negara

Rabu, 17 Jun 2026 - 13:29 WIB

Pemerintahan Lombokdaily

MTQ XXXI NTB di Lombok Tengah Ditutup, Bupati: Ini Baru Awal, Bukan Akhir

Senin, 15 Jun 2026 - 23:34 WIB