LOMBOK BARAT- Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY ingatkan, bangun bendungan saja belum cukup kalau airnya tidak mengalir sampai ke sawah petani. Hal itu disampaikan AHY waktu dampingi Presiden Prabowo Subianto resmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat, Jumat 10 Juli. Peresmian ini dilakukan serentak untuk lima bendungan.
Menurut AHY, masalah yang sering kejadian adalah bendungan sudah jadi dan berdiri megah, tapi jaringan irigasinya belum nyambung. Akhirnya manfaat besar bendungan belum dirasakan penuh oleh petani. “Bendungan yang sudah terbangun akan menjadi kurang berarti apabila irigasinya belum terbangun dengan baik. Karena yang dibutuhkan petani bukan hanya bendungan yang berdiri megah, tetapi air yang benar benar sampai ke sawah mereka,” kata AHY.
AHY jelaskan, urusan irigasi ini harus kerja bareng. Irigasi primer tanggung jawab pemerintah pusat, irigasi sekunder tanggung jawab provinsi, dan irigasi tersier tanggung jawab kabupaten dan kota. Kalau tiga tingkat ini nyambung, baru alirannya lancar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bendungan Meninting sendiri punya kapasitas tampung 12 juta m³ dengan manfaat irigasi 1.559 hektare, air baku dan potensi listrik. Bendungan ini yang ditunggu warga Lombok Barat untuk hadapi musim kemarau panjang dan perubahan iklim.
“Swasembada pangan sesungguhnya dimulai dari ketersediaan air. Ketika bendungan dan irigasi terhubung dengan baik, petani tidak lagi hanya bergantung pada hujan. Mereka memiliki kepastian air untuk menanam, memanen, dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya,” ujar AHY.
Pemerintah, kata AHY, akan terus kawal pembangunan jaringan irigasi biar investasi triliunan untuk bendungan hasilnya maksimal untuk ketahanan pangan dan kesejahteraan semeton tani di NTB.|| Editor: Muhammad ROSIDI
Penulis : TOH
Editor : Rossidi
Sumber Berita : Lombokdaily.net




















