Warga Temukan Orok Bayi di Guntur Praya Tengah

Senin, 18 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOKDAILY.NET -Orok Bayi ditemukan disaluran Irigasi di Dusun Guntur Kelurahan Gerantung Kecamatan Praya Tengah sempat membuat Geger Masyarakat. Orok bayi tersebut ditemukan warga bernama sekitar pukul 6 pagi Senen 18 November 2024.

Kapolsek Praya Tengah IPTU Agus Priyatno, SH membenarkan adanya penemuan orok bayi tersebut, pihak polisi bersama tim media dari puskesmas setempat, mendengar laporan langsung menuju TKP untuk menyelidiki kasus tersebut,” jelas Kapolsek.

Baca Juga :  Berikut Pesan Bupati Loteng HL Pathul Bahri Terhadap Empat Kedes PAW

Kata Agus, bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan luar dari tim medis, bahwa orok bayi tersebut diperkirakan lahir ± 6 jam yang lalu,”jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diperkirakan orok bayi tersebut merupakan korban aborsi berjenis kelamin laki laki dengan berat 0,25 Kg, panjang 20 cm dan berusia ± 6/7 bulan dalam kandungan,” karena kondisi orok bayi sudah mulai membusuk, berdasarkan saran dari warga dan tim medis akhirnya orok bayi tersebut dimakamkan di pemakan umum warga setempat,” terangnya.

Baca Juga :  Dugaan Kasus Dana "Siluman" DPRD NTB Memanas: 15 Oknum Diduga Terima Dana, Enggan Mengembalikan

Kapolsek menambahkan, Orok bayi ditemukan pertama kali oleh Nuraini yang merupakan warga setempat ketika hendak ke sawah, saat melintasi di saluran irigasi (TKP) terlihat seperti boneka, kemudian ia mencoba mengambilnya, saat diangkat ternyata orok bayi.

Baca Juga :  Rekrutmen PPS Aneh! Dapat Nilai Tertinggi Malah Tak Lulus

Kemudian ia berinisiatif menaruhnya diatas batu dan memberitahukan warga dan RT setempat.

Pihaknya masih mendalami modus dan memburu pelaku pembuangan orok bayi tersebut,” kita lagi menyelidiki Kasus tersebut,,” tutupnya.(**)

Penulis : Rossi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan
Jaksa Kejari Lombok Tengah Bongkar Jejak Kongkalikong Tender Truk Rp5,18 Miliar, Saksi Ungkap Peran Empat Terdakwa
Dana Desa Selong Belanak Diadukan, Kejari Praya : Laporan Sudah di Meja Pidsus
Kejari Loteng Mulai Proses Laporan Kasus Dugaan Penyelewengan DD/ADD Selong Belanak
KEJARI BONGKAR SKANDAL TANAH WISATA LOTENG PMA Cangkang Dicurigai Jadi Alat Spekulasi, NJOP Rp20 Ribu vs Pasar Rp2 Juta
Viral Dulu Baru Tahu, Kemenag NTB: Izin Ponpes Tidak Langsung Dicabut
Lalai Kelola Ponpes, Tuan Guru dan Satu Santri Jadi Tersangka, Terancam 5 Tahun Penjara
Tragedi di Ponpes Sengkol, 1 Santri Meninggal 3 Luka Bakar, Polisi Tetapkan 2 Tersangka
Berita ini 31 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Jaksa Kejari Lombok Tengah Bongkar Jejak Kongkalikong Tender Truk Rp5,18 Miliar, Saksi Ungkap Peran Empat Terdakwa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:39 WIB

Dana Desa Selong Belanak Diadukan, Kejari Praya : Laporan Sudah di Meja Pidsus

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:41 WIB

Kejari Loteng Mulai Proses Laporan Kasus Dugaan Penyelewengan DD/ADD Selong Belanak

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:06 WIB

KEJARI BONGKAR SKANDAL TANAH WISATA LOTENG PMA Cangkang Dicurigai Jadi Alat Spekulasi, NJOP Rp20 Ribu vs Pasar Rp2 Juta

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Pemerintahan Lombokdaily

Pilkades Labulia Siap Digelar, 9.068 Warga Masuk DPT

Jumat, 21 Agu 2026 - 07:22 WIB

Politik Lombokdaily

Penetapan DPT Pilkades 2026 Desa Murbaya, Kecamatan Pringgarata

Kamis, 20 Agu 2026 - 16:49 WIB