PRAYA, LOMBOK TENGAH – Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Lombok Tengah menyoroti penanganan kebersihan dan keindahan Kota Praya. Sorotan ini disampaikan H. Lalu Kelan, S.Pd, dalam rapat paripurna DPRD.
Fraksi Golkar menyampaikan tiga catatan penting:
1. Sistem kebersihan harus dievaluasi
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemerintah daerah diminta mengevaluasi sistem penanganan sampah yang dinilai belum berkelanjutan. Pola kerja yang asal selesai dan sistem pinjam pakai armada sampah disebut membuat partisipasi masyarakat jadi rendah.
2. Usul bentuk OPD khusus kebersihan kota
Karena penanganan oleh Dinas Lingkungan Hidup belum maksimal, Golkar mengusulkan dibentuk Organisasi Perangkat Daerah khusus yang fokus mengurus kebersihan, keindahan, dan penataan kota. Tujuannya agar stigma negatif dari luar daerah bisa hilang, jangan sampai kondisi jorok dianggap sebagai jati diri Lombok Tengah, khususnya Kota Praya.
3. Pengguna aset daerah wajib ikut jaga kebersihan
Semua ormas, lembaga, dan pihak lain yang pinjam pakai aset milik daerah diminta ikut menjaga kebersihan di lingkungan aset tersebut, serta melakukan perawatan rutin agar tidak terlihat kumuh.
Fraksi Golkar juga meminta agar penggunaan armada operasional DLH ditertibkan, supaya pengangkutan sampah lebih optimal dan tepat sasaran.
Menanggapi hal ini, tokoh masyarakat Tgh. Dimyati atau Abah Dimyati meminta Pemda Lombok Tengah lebih serius menangani sampah. Menurutnya, Pemda jangan hanya fokus pada satu titik pembuangan saja.
” Masing-masing kecamatan mestinya dibuatkan tempat pembuangan sampah. Praya, Praya Tengah, Kopang, harus ada. Jadi ada pemerataan,” ujar Abah Dimyati.
DPRD Kabupaten Lombok Tengah menyatakan akan terus mengawal isu kebersihan ini demi terwujudnya Lombok Tengah yang bersih, indah, dan berdaya saing.||
Editor: Muhammad ROSIDI
Penulis : TOH
Editor : Rossidi
Sumber Berita : Lombokdaily.net





















