Ketum ARB: Proyek Pokir DPRD Loteng Harus Transparan

Sabtu, 13 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOK TENGAH – Ketua Umum Arah Reformasi Bersuara (ARB), Lalu Eko Mihardi, ingatkan keras soal proyek Pokir DPRD di Lombok Tengah. Katanya, semua proyek Pokir harus jalan transparan, ndak boleh ada intervensi siapa-siapa, dan wajib ikut aturan Pengadaan Barang/Jasa pemerintah.

Menurut Lalu Eko, Pokir DPRD memang sah jadi bagian perencanaan pembangunan. Tapi begitu masuk eksekusi, harus tunduk penuh ke Perpres 16 Tahun 2018 jo Perpres 12 Tahun 2021.

Baca Juga :  Patroli Wilayah di Tingkatkan, Satgas Preventif Tekan Gangguan Kamribmas jelang Pemilu 2024

“Ndak boleh ada intervensi soal siapa yang ngerjain proyek Pokir. Semua harus ikut mekanisme PBJ. Harus efisien, efektif, transparan, terbuka, bersaing, adil, dan akuntabel,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga minta OPD di Loteng jangan main mata sama kontraktor tertentu. Semua pengadaan harus ikut aturan teknis LKPP, baik lewat e-Katalog, e-Purchasing, maupun tender terbuka.

Baca Juga :  Nujum Minta Kantor Camat Praya Barat Daya Diperbaiki, Sudah Tidak Layak Pakai

“Jangan sampai ada atur-atur pemenang di belakang layar. Itu melanggar hukum dan bisa merugikan uang rakyat,” ujarnya.

Lalu Eko mendorong agar tender dibuka sehat, minimal ada tiga perusahaan yang ikut biar ada kompetisi harga yang wajar.

“Persaingan sehat itu penting, biar kualitas pekerjaan bagus dan anggaran ndak bocor. Jangan sampai tender cuma formalitas saja,” katanya.

Baca Juga :  BIAO, TAMAN ATAU TERMINAL? PEMERINTAH DISINDIR 'NDEK TAOK GAWEK' URUS JALUR MAUT PRAYA

Ia menegaskan, DPRD itu tugasnya legislasi, budgeting, dan pengawasan. Soal teknis siapa yang ngerjain, itu penuh kewenangan Pemda lewat OPD, sesuai aturan PBJ.

“Yang harus dijaga itu integritas proses dan manfaat buat masyarakat. Semua pihak wajib patuh, biar ndak ada penyimpangan anggaran daerah,” tutup Lalu Eko.||

Editor: Muhammad ROSIDI

Penulis : TOH

Editor : Rossidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

NYAWA ANAK JADI TARUHAN! Kasus Dapur MBG Repok Puyung Meledak, Pakar: Jangan Cuma Hitung Porsi, Audit Total SPPG Sekarang! 
Empat Tahun Hidup dengan Psoriasis Usai Booster Covid-19, Warga NTB Tagih Kepastian Negara
PDAM Lombok Tengah Jangan Jadi Sapi Perah Politik
PDAM Loteng di Persimpangan: Pakar Desak Transparansi Uang Pelanggan dan Evaluasi Direksi
Pakar Lingkungan Desak ITDC Terbuka Soal CSR, Rangkul Pers dan Kreator Mandalika
SADE HARUS BANGKIT, TAPI WAJAH ASLINYA JANGAN HILANG
GEGER! Ikan Laut Dalam 4 Meter Terdampar di Pantai Pink, Pakar NTB: Bukan Tanda Gempa, Jangan Panik
Lima Bulan di Loteng, Kasi Intel Kejari Alfa Dera Pamit ke Jogja: Jaga Lombok, Jangan Sampai Sasak Jadi Tamu di Rumah Sendiri
Berita ini 93 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Sabtu, 12 September 2026 - 11:36 WIB

NYAWA ANAK JADI TARUHAN! Kasus Dapur MBG Repok Puyung Meledak, Pakar: Jangan Cuma Hitung Porsi, Audit Total SPPG Sekarang! 

Kamis, 10 September 2026 - 09:02 WIB

Empat Tahun Hidup dengan Psoriasis Usai Booster Covid-19, Warga NTB Tagih Kepastian Negara

Jumat, 4 September 2026 - 16:36 WIB

PDAM Lombok Tengah Jangan Jadi Sapi Perah Politik

Kamis, 3 September 2026 - 07:21 WIB

PDAM Loteng di Persimpangan: Pakar Desak Transparansi Uang Pelanggan dan Evaluasi Direksi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:08 WIB

Pakar Lingkungan Desak ITDC Terbuka Soal CSR, Rangkul Pers dan Kreator Mandalika

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Lombokdaily Nasional

9 MEDALI DIKANTONGI, DODEK RESMI PIMPIN BOLA BESI LOTENG!

Jumat, 18 Sep 2026 - 19:32 WIB

Lombokdaily Nasional

DANA SILUMAN DPRD NTB : DIKEMBALIKAN BUKAN BERARTI DIMAAFKAN

Jumat, 18 Sep 2026 - 10:46 WIB