Temuan Telur Setengah Matang di SPPG Lombok Tengah Ditangani Cepat, Pihak Sekolah Klarifikasi

Rabu, 21 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah (NTB) -Insiden temuan telur setengah matang dalam menu makan siang di SPPG Lombok Tengah telah ditangani dengan cepat oleh pihak sekolah. Kepala SPPG, Suriade ST, menjelaskan bahwa hanya lima buah telur yang dilaporkan bermasalah dan telah diganti segera setelah konfirmasi.

Menurut Suriade, kronologi kejadian bermula dari laporan di grup koordinasi PIC sekolah sekitar siang hari. Pihak sekolah langsung mengonfirmasi temuan tersebut dan memerintahkan penggantian. “Kami sudah tukar telur-telur yang diduga bermasalah itu,” ujar Suriade saat dikonfirmasi media ini (21/1/2026).

Baca Juga :  Kejari Praya Kembalikan Barang Bukti Berupa Dana Rp 175.206.982 Ke Desa Bungkate

Suriade menjelaskan bahwa ketidakmatangan telur kemungkinan disebabkan proses perebusan di satu wadah yang tidak merata, khususnya di bagian atas. Hanya lima porsi siswa yang terdampak, dan setelah pengecekan ulang di grup koordinator, tidak ada laporan tambahan.

Proses klarifikasi ini didampingi personel Polsek setempat dan Koramil Praya Timur, memastikan transparansi dan penanganan cepat. Yayasan Hisnul Wathani NW, yang terkait dengan pengelolaan sekolah, juga terlibat dalam koordinasi.

Namun, insiden ini sempat memicu kontroversi karena video dari grup WhatsApp diselewengkan oleh oknum yayasan. Video tersebut diteruskan ke media dengan alasan tidak jelas, padahal temuan sudah diselesaikan. Pihak sekolah menegaskan bahwa penyebaran informasi keluar grup dilakukan tanpa konfirmasi.

Baca Juga :  Kasta NTB Tak Setuju Bila Eks HGU di Lantan Jadi Sekolah

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat dalam penyediaan makanan sekolah untuk mencegah isu serupa di masa depan. Pihak sekolah berharap agar masyarakat dapat memahami situasi dan tidak menyebarkan informasi yang tidak akurat. |®|

Penulis : Rossi

Editor : Rossidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Rp 712 JUTA RAIB, SIDANG MALAH MAIN MATA? LSM Lidik Cium Hubungan Darah Hakim dan Pengacara
KEMENHAJ LOTENG BANTAH DUA ISU KKN: TIDAK ADA PILIH PETUGAS SUKA-SUKA DAN UANG PELICIN
NYAWA ANAK JADI TARUHAN! Kasus Dapur MBG Repok Puyung Meledak, Pakar: Jangan Cuma Hitung Porsi, Audit Total SPPG Sekarang! 
Hasil Sidak Dapur MBG Gunung Kidul: Gedung Oke, Tapi Cara Olah dan Antar Makanan Jadi Masalah
Empat Tahun Hidup dengan Psoriasis Usai Booster Covid-19, Warga NTB Tagih Kepastian Negara
PDAM Lombok Tengah Jangan Jadi Sapi Perah Politik
PDAM Loteng di Persimpangan: Pakar Desak Transparansi Uang Pelanggan dan Evaluasi Direksi
Pakar Lingkungan Desak ITDC Terbuka Soal CSR, Rangkul Pers dan Kreator Mandalika
Berita ini 19 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Selasa, 22 September 2026 - 18:58 WIB

Rp 712 JUTA RAIB, SIDANG MALAH MAIN MATA? LSM Lidik Cium Hubungan Darah Hakim dan Pengacara

Minggu, 20 September 2026 - 08:43 WIB

KEMENHAJ LOTENG BANTAH DUA ISU KKN: TIDAK ADA PILIH PETUGAS SUKA-SUKA DAN UANG PELICIN

Sabtu, 12 September 2026 - 11:36 WIB

NYAWA ANAK JADI TARUHAN! Kasus Dapur MBG Repok Puyung Meledak, Pakar: Jangan Cuma Hitung Porsi, Audit Total SPPG Sekarang! 

Jumat, 11 September 2026 - 15:02 WIB

Hasil Sidak Dapur MBG Gunung Kidul: Gedung Oke, Tapi Cara Olah dan Antar Makanan Jadi Masalah

Kamis, 10 September 2026 - 09:02 WIB

Empat Tahun Hidup dengan Psoriasis Usai Booster Covid-19, Warga NTB Tagih Kepastian Negara

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Kepolisian Lombokdaily

Kombes Komang Tresna Dilepas, Kombes dr. Iskandar Nahkodai Kesehatan Polda NTB

Sabtu, 26 Sep 2026 - 05:37 WIB

Pemerintahan Lombokdaily

Kajari Loteng Buka Pintu Buat Wartawan: Silakan Datang Ngobrol

Jumat, 25 Sep 2026 - 16:14 WIB

Kasus Lombokdaily

Buku Tanah Harus Buka Suara, Hak Warga Menunggu Kepastian

Kamis, 24 Sep 2026 - 10:32 WIB