Selalu Waspada! Wanita Ini Diikuti dan Tiba-tiba Diduga Ditebas dari Belakang

Senin, 11 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOKDAILY.NET – Selalu waspada! Jangan sampai mengalami seperti peristiwa yang dialami wanita yang bekerja di klinik ini.

Wanita ini berinisial MA asal Kecamatan Keruak Kabupaten Lombok Timur NTB dan bekerja di sebuah klinik yang berlokasi di sekitar wilayah yang sama dengan tempat tinggal wanita ini.

Kejadian yang dialami MA terjadi pada Jumat 8 Maret 2024 sekitar Pukul 20.30 Wita dengan Tempat Kejadian di Jalan Raya Pijot Desa Mertak Keruak Lombok Timur.

Kasi Humas Polres Lombok Timur, Nikolas Oesman pada Senin 11 Maret 2024 menuturkan, keiadian yang dialami MA bermula saat korban akan pulang untuk makan setelah melaksanakan piket/tugas di klinik tempat ia bekerja tersebut.

Sesaat setelah keluar dari Klinik, korban sudah merasa diikuti oleh seseorang/sendirian yang menggunakan sepeda motor Honda Beat Hitam.

Baca Juga :  Bebet Mandalika: "Yang Menyebut Kami Gerombolan, Upaya Menutup Siapa Penyerobot Lahan Sesungguhnya"

“Namun korban tidak terlalu curiga dan melanjutkan perjalanannya. Namun setelah sampai dijalan raya Mertak, korban langsung ditebas atau dibacok dari belakang dengan menggunakan senjata tajam,”ungkap Kasi Humas.

Selanjutnya, korban langsung teriak kesakitan dan didengar oleh para saksi-saksi. Dan korban kemudian ditolong oleh sejumlah warga sekitar, yang kini menjadi para saksi pada kasus tersebut.

Baca Juga :  Pekik Iqbal-Dinda Menang Bergema di Acara Silaturahmi Rombo Lombok

Warga tadi melarikan korban ke Klinik tempat ia bekerja tadi, untuk mendapat perawatan. Setelah dianalisa sementara,  korban mengalami luka bacok atau tebas sepanjang 40 cm dibagian punggung sebelah kanan.

“Petugas piket SPKT kemudian menuju ke TKP, kemudian mengecek korban, meminta keterangan saksi-sakai dan meminta rekaman CCTV,”pungkas Kasi Humas. (Egha)

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Buku Tanah Harus Buka Suara, Hak Warga Menunggu Kepastian
Langkah Besar TGH Sumar: Serahkan Ponpes Abul Barokat ke TGB dan Mundur dari Semua Jabatan
17 TAHUN DIPENDEM, SKANDAL PONPES BUNKATE MELEDAK!
Dilaporkan Sejak Februari, Kasus Tuan Guru di Loteng Jadi Prioritas – Korban Sempat Hilang Kabar di Mesir
Geger Laporan BBC Viral! Ponpes ABW di Lombok Tengah Digeruduk Wali Santri Tengah Malam, Ramai-ramai Jemput Anak
Pimpinan Ponpes Nurul Ikhlas Divonis 14 Tahun, Hakim: Salahgunakan Kamar Khalwat dan Ilmu Laduni
Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan
Jaksa Kejari Lombok Tengah Bongkar Jejak Kongkalikong Tender Truk Rp5,18 Miliar, Saksi Ungkap Peran Empat Terdakwa
Berita ini 209 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Kamis, 24 September 2026 - 10:32 WIB

Buku Tanah Harus Buka Suara, Hak Warga Menunggu Kepastian

Kamis, 24 September 2026 - 08:02 WIB

Langkah Besar TGH Sumar: Serahkan Ponpes Abul Barokat ke TGB dan Mundur dari Semua Jabatan

Rabu, 23 September 2026 - 08:28 WIB

17 TAHUN DIPENDEM, SKANDAL PONPES BUNKATE MELEDAK!

Selasa, 22 September 2026 - 15:46 WIB

Dilaporkan Sejak Februari, Kasus Tuan Guru di Loteng Jadi Prioritas – Korban Sempat Hilang Kabar di Mesir

Selasa, 22 September 2026 - 07:33 WIB

Geger Laporan BBC Viral! Ponpes ABW di Lombok Tengah Digeruduk Wali Santri Tengah Malam, Ramai-ramai Jemput Anak

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Pemerintahan Lombokdaily

Kajari Loteng Buka Pintu Buat Wartawan: Silakan Datang Ngobrol

Jumat, 25 Sep 2026 - 16:14 WIB

Kasus Lombokdaily

Buku Tanah Harus Buka Suara, Hak Warga Menunggu Kepastian

Kamis, 24 Sep 2026 - 10:32 WIB

Kepolisian Lombokdaily

Biar Makin Profesional, Ratusan Penyidik Polda NTB Ikut Uji Kompetensi

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:37 WIB