Polisi Olah TKP Mayat Hangus Terbakar di Gunung Nandus

Sabtu, 26 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOKDAILY.NET -Polsek Kawasan Mandalika bersama Tim Inafis Sat Reskrim Polres Lombok Tengah melaksanakan olah TKP penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki di Gunung Nandus Desa Mertak Kecamatan Pujut.

“Korban atas nama Minakum, umur 66 tahun warga desa mertak ditemukan meninggal dalam keadaan mengenaskan dengan luka bakar di sekujur tubuhnya,” kata Kapolres Loteng AKBP Iwan Hidayat, SIK melalui Kapolsek Kawasan Mandalika AKP Rahel Elsi Mbuik, Sabtu Oktober 2024.

Baca Juga :  Dugaan Ijazah Palsu Dewan PPP Lalu Nursa'i Mulai Disidang, Terungkap Fakta 

Rahel mengungkapkan sebelumnya korban pada hari kamis, (24/10) membakar lahan miliknya untuk ditanami jagung, kemudian api tersebut merembet ke atas gunung nandus sehingga korban panik naik kegunung untuk memadamkan api tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat korban membakar lahan cuaca saat itu sangat panas dan angin sangat kencang sehingga api cepat merembet dan membesar kearah pegunungan,” terangnya.

Baca Juga :  Polsek Olah TKP Warga Meninggal Diduga Tersengat Listrik

Korban kemudian ditemukan pada hari Jumat (25/10) di gunung tandus setelah istri korban meminta pertolongan kepada Bhabinkamtibmas bersama masyarakat untuk mencari korban. Korban kemudian ditemukan dalam keadaan meninggal dan tubuh dalam keadaan terbakar.

“Dugaan kami sementara penyebab kematian korban karena kelelahan dan terjatuh pada saat memadamkan api sehingga ikut terbakar dengan luka bakar yang cukup parah,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kejadian Mencoreng Dunia Pendidikan, Terjadi di Hari Perayaan HGN

Ia pun menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar karena sangat berbahaya bagi keselamatan maupun bagi lingkungan sekitar.

“kami imbau kepada masyarakat jangan sekali – kali membakar lahan untuk pertanian, agar kejadian tersebut tidak terulang lagi karena memiliki dampak yang sangat buruk,” pungkasnya.

Penulis : Rossi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Sumber Polres Loteng

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

PONPES ATAU SARANG NAFSU? 16 SANTRI DIDUGA JADI KORBAN MODUS ISTRI KEDUA
Abah Sumar Akhirnya Datang Penuhi Panggilan Polisi
Buku Tanah Harus Buka Suara, Hak Warga Menunggu Kepastian
Langkah Besar TGH Sumar: Serahkan Ponpes Abul Barokat ke TGB dan Mundur dari Semua Jabatan
17 TAHUN DIPENDEM, SKANDAL PONPES BUNKATE MELEDAK!
Dilaporkan Sejak Februari, Kasus Tuan Guru di Loteng Jadi Prioritas – Korban Sempat Hilang Kabar di Mesir
Geger Laporan BBC Viral! Ponpes ABW di Lombok Tengah Digeruduk Wali Santri Tengah Malam, Ramai-ramai Jemput Anak
Pimpinan Ponpes Nurul Ikhlas Divonis 14 Tahun, Hakim: Salahgunakan Kamar Khalwat dan Ilmu Laduni
Berita ini 35 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Senin, 28 September 2026 - 19:36 WIB

PONPES ATAU SARANG NAFSU? 16 SANTRI DIDUGA JADI KORBAN MODUS ISTRI KEDUA

Senin, 28 September 2026 - 19:20 WIB

Abah Sumar Akhirnya Datang Penuhi Panggilan Polisi

Kamis, 24 September 2026 - 10:32 WIB

Buku Tanah Harus Buka Suara, Hak Warga Menunggu Kepastian

Kamis, 24 September 2026 - 08:02 WIB

Langkah Besar TGH Sumar: Serahkan Ponpes Abul Barokat ke TGB dan Mundur dari Semua Jabatan

Rabu, 23 September 2026 - 08:28 WIB

17 TAHUN DIPENDEM, SKANDAL PONPES BUNKATE MELEDAK!

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Pemerintahan Lombokdaily

FRAKSI PBR SOROTI APBD 2027 LOTENG Rp2,5 TRILIUN: JANGAN HANYA FOKUS DI MANDALIKA

Senin, 19 Okt 2026 - 19:21 WIB