Polisi Buru Pelaku Pembuangan Bayi di Desa Pemepek Pringgarata

Jumat, 18 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOKDAILY.NET- Anggota Polsek Pringgarata Polres Lombok Tengah sedang menyelidiki penemuan mayat bayi laki-laki yang terbungkus kain warna putih disalah satu kebun milik warga di Desa Pemepek Kecamatan Pringgarata.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Iwan Hidayat, SIK melalui Kapolsek Pringgarata IPTU I Nyoman Astika saat dikonfirmasi, Jumat (18/10) mengatakan, penemuan bayi tersebut ditemukan tadi malam sekitar pukul 23.00 Wita.

Baca Juga :  Ratusan Masyarakat Loteng Geram dengan Aktivitas PT Shadana ArifNusa, Diduga Lakukan Perambahan Hutan

“Sudah kami olah TKP, bayi tersebut juga sudah dibawa ke Puskesmas Pringgarata selanjutnya kami lakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, penemuan bayi tersebut bermula ketika saksi atas nama Evi mendengar suara tangisan bayi di belakang rumahnya. Kemudian saksi memberitahukan kepada tetangganya dan langsung mencarinya.

Baca Juga :  Diduga Mabuk Miras, Belasan Remaja Diamankan

“Tidak lama kemudian saksi menemukan satu buah kain warna putih dengan bercak darah, tidak jauh dari lokasi tersebut tepatnya dibawah pohon aren bayi tersebut ditemukan dalam posisi tengkurap dan tidak bergerak,” terangnya.

“Saat ditemukan juga pada punggung dan kepala belakang bayi tersebut terdapat luka robek, bayi tersebut kemudian dibawa ke Puskesmas Pringgarata dan dinyatakan meninggal dunia oleh pihak medis,” jelasnya.

Baca Juga :  Alasan Sibuk, Dinas PUPR Tunda SP2 Minimarket Bermasalah di Selong Belanak

Nyoman menduga bayi tersebut sengaja dibuang di TKP karena situasinya sepi dan cukup jauh dari rumah warga karena untuk menuju ke TKP melalui jalan setapak.

“Saat ini masih kita selidiki siapa pelaku pembuangan bayi tersebut,” tutupnya.

 

 

Penulis : Rossi

Editor : Rosidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

APK NTB Desak Hakim Vonis Maksimal Terdakwa Pembunuhan Berencana di PN Praya. “Keadilan untuk Korban Harus Jadi Prioritas”
Persidangan Dana Siluman Bergulir, Keterangan Saksi Singgung Peran Gubernur NTB
Keluarga Korban M. Irwin Protes Tuntutan 17 Tahun, Desak Hukuman Mati untuk Terdakwa Pembunuhan Berencana di Montong Ajan
Kasus Gratifikasi DPRD NTB, Terdakwa Ancam Lapor Jaksa Agung dan DPR RI Komisi III, Soroti Diskriminasi Hukum
Tuntutan Jaksa 17 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan di Montong Ajan Diprotes Keluarga Korban, Minta Hukuman Seumur Hidup
Dugaan Gratifikasi DPRD NTB Memanas Tiga Terdakwa Bakal Adukan Penanganan Perkara ke Jakarta
Gantung Diri di Sengkol, Polisi Lakukan Olah TKP
Dugaan Kasus Dana “Siluman” DPRD NTB Memanas: 15 Oknum Diduga Terima Dana, Enggan Mengembalikan
Berita ini 32 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Rabu, 15 April 2026 - 20:55 WIB

APK NTB Desak Hakim Vonis Maksimal Terdakwa Pembunuhan Berencana di PN Praya. “Keadilan untuk Korban Harus Jadi Prioritas”

Kamis, 9 April 2026 - 23:44 WIB

Persidangan Dana Siluman Bergulir, Keterangan Saksi Singgung Peran Gubernur NTB

Senin, 6 April 2026 - 16:56 WIB

Keluarga Korban M. Irwin Protes Tuntutan 17 Tahun, Desak Hukuman Mati untuk Terdakwa Pembunuhan Berencana di Montong Ajan

Sabtu, 4 April 2026 - 07:37 WIB

Kasus Gratifikasi DPRD NTB, Terdakwa Ancam Lapor Jaksa Agung dan DPR RI Komisi III, Soroti Diskriminasi Hukum

Kamis, 2 April 2026 - 21:06 WIB

Tuntutan Jaksa 17 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan di Montong Ajan Diprotes Keluarga Korban, Minta Hukuman Seumur Hidup

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Sport Lombokdaiky

Persaingan Ketat Warnai Kejurprov ORADO NTB 2026 di Mataram

Senin, 20 Apr 2026 - 13:12 WIB