ULTIMATUM JAKSA: SERAHKAN PSU ATAU SIAP DIMISKINKAN! Kajari Loteng Kepung Developer Nakal dengan Tiga Jurus Maut

Selasa, 19 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOK TENGAH – Peringatan terakhir telah ditabuh. Kejaksaan Negeri Lombok Tengah resmi mengepung para pengembang perumahan nakal yang masih menahan aset Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU). Pilihannya cuma dua: serahkan sukarela, atau hadapi pemiskinan.

Di bawah komando Kajari Putri Ayu Wulandari, Korps Adhyaksa Loteng tak lagi memberi ruang tawar. Tiga pilar kekuatan — Datun, Intelijen, dan Pidsus — dikerahkan serentak untuk memburu PSU yang seharusnya sudah jadi hak rakyat.

Jurus Pertama: Pendampingan Datun, Buka Jalan Terakhir

Langkah dimulai Senin (18/5/2026) lewat Rapat Koordinasi Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara bersama Pemkab Loteng. Jaksa Pengacara Negara turun langsung, mengurai benang kusut administrasi dan teknis. Ini pintu terakhir bagi developer yang mau taat.

Jurus Kedua: Intelijen Bongkar Sistem Bocor

Tak mau kecolongan, Kasi Intelijen Alfa Dera yang mewakili Kajari Putri Ayu Wulandari menegaskan perang dimulai dari hulu. Sistem yang bocor ditambal, potensi korupsi dipetakan, para pengembang diberi paham: PSU bukan milik kalian.

“Kami ingatkan, jangan coba-coba. Kelalaian menyerahkan PSU bisa berujung tindak pidana korupsi. Intelijen sudah memetakan semua. Jangan sampai tertib baru mau kalau sudah diborgol,” tegas Alfa Dera.

Baca Juga :  Wabup Loteng Hadiri Musda VIII Forum Wartawan Lombok Tengah (FWLT): Dorong Reformasi Media Menuju Era Digitalisasi

Jurus Ketiga: Pidsus Siap Dor! Pemiskinan Menanti

Ini ancaman paling menohok. Jika pendampingan sudah diberi, sistem sudah diperbaiki, tapi masih ada yang membandel dengan niat jahat atau mens rea yang merugikan negara, Seksi Pidsus tak akan segan turun tangan.

Dan hukumannya tak main-main.

“Bukan sekadar memenjarakan. Di era Ibu Putri Ayu Wulandari, kami lakukan pemiskinan koruptor. Badan dihukum, aset dirampas, uang pengganti wajib dibayar. Negara harus pulih,” tandas Alfa Dera, menutup peringatan keras.

Baca Juga :  Dewan NTB Isvie Rupaeda Tidak Mampu Hadirkan Saksi, Fihiruddin Berpeluang Menang

Tak Ada Ampun untuk Perampas Hak Rakyat

PSU itu jalan, taman, drainase, tempat ibadah, dan fasum lain di perumahan. Saat developer menahan, yang rugi adalah masyarakat. Yang rusak adalah aset daerah.

Dengan strategi holistik ini, Kejari Loteng mengirim sinyal: era main-main dengan aset rakyat sudah tamat. Serahkan sekarang dengan tertib, atau tunggu giliran dimiskinkan negara.

Tak ada negosiasi. Tak ada kompromi. Hanya ada kepatuhan.

Editor:.Muhammad ROSIDI

Penulis : TOH

Editor : Rossidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Jejak di Langit Maya, Akhlak di Dunia Nyata: Jaksa Titipkan Cahaya Hukum di Hati Santri Darek
Seragam di Ladang, Janji untuk Perut Rakyat
“Perkawinan Bukan Penebus Luka: Tangis Anak Lombok yang Dipaksa Menikah Setelah Jadi Korban”
Di Bawah Langit Car Free Night, Harapan Anak-Anak Lombok Tengah Disuarakan Jaksa
Loteng Genjot Perlindungan Pekerja Desa, Target 2026 Nol Pekerja Rentan Tanpa BPJS
Misi Selesai Seluruh Jemaah Haji NTB Terbang dari BIZAM Tanpa Delay
“Air Mata dan Tawa Warnai Pisah Kenal Polres Loteng : Dari Kenangan Trek Sembalun hingga Janji Tak Putus Silaturahmi”
Langgar Aturan Jarak, 25 Minimarket Waralaba di Loteng Disegel Sementara
Berita ini 5 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:28 WIB

ULTIMATUM JAKSA: SERAHKAN PSU ATAU SIAP DIMISKINKAN! Kajari Loteng Kepung Developer Nakal dengan Tiga Jurus Maut

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:21 WIB

Jejak di Langit Maya, Akhlak di Dunia Nyata: Jaksa Titipkan Cahaya Hukum di Hati Santri Darek

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:23 WIB

Seragam di Ladang, Janji untuk Perut Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:39 WIB

“Perkawinan Bukan Penebus Luka: Tangis Anak Lombok yang Dipaksa Menikah Setelah Jadi Korban”

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:49 WIB

Di Bawah Langit Car Free Night, Harapan Anak-Anak Lombok Tengah Disuarakan Jaksa

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Pendidikan Lombokdaily

Jaksa Turun ke Pondok, Menjaga Hati Santri dari Luka Dunia Maya

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:37 WIB