TANGIS SANTRI DI BALIK TEMBOK PONPES – USTAZ TEGA CABULI 4 MURIDNYA HINGGA SAKIT

Jumat, 15 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mimpi Jadi Penghafal Quran Pupus, Korban Masih SMP | “Kami Titip Anak Untuk Dididik, Bukan Disakiti”

LOTENG– Air mata tak terbendung di Pondok Pesantren Pujut. Tempat yang seharusnya jadi rumah ilmu dan akhlak, justru menyimpan luka paling dalam bagi empat santri kecil. MYA, guru yang tiap hari mereka panggil “Ustaz”, kini resmi ditetapkan Polres Lombok Tengah sebagai tersangka pencabulan.

“Pelaku MYA hari ini kita tetapkan sebagai tersangka kasus pencabulan (sodomi) terhadap santrinya. Tersangka saat ini sudah kita amankan di ruang tahanan khusus Mapolres Lombok Tengah,” ucap Kasat Reskrim AKP Punguan Hutahaean, S.Tr.K., S.I.K., Kamis (15/5), dengan nada bergetar.

TERUNGKAP KARENA TUBUH KECIL TAK KUAT LAGI MENAHAN SAKIT

Tragedi ini terbongkar bukan karena laporan, tapi karena jerit tubuh korban yang tak sanggup lagi bungkam. Seorang santri jatuh sakit. Badannya lemah, jalannya tertatih. Di Puskesmas Sengkol, diagnosa dokter bagai petir anak sekecil itu mengidap penyakit menular seksual.

Dalam isak tangis, korban akhirnya mengaku ke pimpinan ponpes. Tangan yang seharusnya membimbing mengaji, justru merenggut masa depannya. Tiga santri lain pun ikut buka suara. Semua masih SMP. Semua dikirim orang tuanya dari desa-desa di Pujut dengan satu harapan jadi anak saleh, penghafal Quran.

Baca Juga :  Maling! Tak Hanya Motor Model Baru, Motor Beginian Tetap Jadi Incaran

Kini, harapan itu remuk. Al-Quran di tangan mereka basah oleh air mata.

DERITA YANG TAK TERUCAP

Bayangkan jadi orang tua mereka. Melepas anak dengan pelukan dan doa di gerbang ponpes, menitipkan mimpi setinggi langit. Lalu pulang hanya membawa kabar anaknya jadi korban kebiadaban orang yang mereka panggil “guru”.

Baca Juga :  Semua Ngotot!! Antara Pleno Kab di Loteng Dilanjut Atau Tidak!!

Para korban kini harus berjuang dua kali. Berjuang sembuh dari penyakit di tubuhnya, dan berjuang menyembuhkan luka di hatinya yang tak terlihat.

Polres Lombok Tengah berjanji tak akan diam. “Kami memastikan proses hukum berjalan secara profesional dan memberikan perhatian khusus terhadap pemulihan psikologis korban,” tegas AKP Punguan.

Karena di balik jeruji itu, ada empat masa depan yang harus diselamatkan. Ada empat tawa yang harus dikembalikan.PREDATOR BERJUBAH USTAZ: GURU PONPES PUJUT SODOMI 4 SANTRI SMP, DIBORGOL POLISI!

Editor: Muhammad ROSIDI

 

Penulis : TOH

Editor : Rossidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Polda NTB dan Dishub Sosialisasikan Rekayasa Lalu Lintas di Dakota-Rembiga, Antisipasi Kemacetan
Oknum Polisi Kena Jaring Ops Antik Rinjani, Polda NTB: Tidak Pandang Bulu
Kejari Lombok Tengah Buka Ruang Dialog dengan Media untuk Perkuat Transparansi Publik
Viral Dulu Baru Tahu, Kemenag NTB: Izin Ponpes Tidak Langsung Dicabut
Tragedi di Ponpes Sengkol, 1 Santri Meninggal 3 Luka Bakar, Polisi Tetapkan 2 Tersangka
13 OKNUM DPRD NTB KEBAL HUKUM? SASAKA GEDOR KEJATI
Polda NTB Sikat 3C, Warga Diminta Kunci Ganda Kendaraan
Kejari Lombok Tengah Percepat Pemberkasan Kasus Korupsi Dump Truck, Segera Dilimpahkan ke Pengadilan
Berita ini 738 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:03 WIB

Polda NTB dan Dishub Sosialisasikan Rekayasa Lalu Lintas di Dakota-Rembiga, Antisipasi Kemacetan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:27 WIB

Oknum Polisi Kena Jaring Ops Antik Rinjani, Polda NTB: Tidak Pandang Bulu

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:06 WIB

Kejari Lombok Tengah Buka Ruang Dialog dengan Media untuk Perkuat Transparansi Publik

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:38 WIB

Viral Dulu Baru Tahu, Kemenag NTB: Izin Ponpes Tidak Langsung Dicabut

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:27 WIB

Tragedi di Ponpes Sengkol, 1 Santri Meninggal 3 Luka Bakar, Polisi Tetapkan 2 Tersangka

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Peristiwa Lombokdaily

Fajar Berduka di Selat Lombok: KMP Putri Yasmin Terbakar di Tengah Laut

Rabu, 12 Agu 2026 - 12:33 WIB

Pemerintahan Lombokdaily

LOMBOK PALING SOLAH SE-INDONESIA

Rabu, 12 Agu 2026 - 10:49 WIB

Kepolisian Lombokdaily

129 KASUS NARKOBA DIBONGKAR, 3 OKNUM POLISI DICIDUK

Selasa, 11 Agu 2026 - 15:36 WIB

Hukrim Lombokdaily

Oknum Polisi Kena Jaring Ops Antik Rinjani, Polda NTB: Tidak Pandang Bulu

Selasa, 11 Agu 2026 - 10:27 WIB