Haji NTB 2026 Tuntas, BIZAM Catat Rekor OTP 100% dan Pelayanan Khusus Lansia
PRAYA – Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) resmi menutup operasional embarkasi haji 1447 H/2026 M dengan capaian membanggakan. Selama 19 hari, mulai 22 April hingga 10 Mei 2026, seluruh 5.862 jemaah haji asal Nusa Tenggara Barat berhasil diberangkatkan ke Tanah Suci tanpa hambatan berarti.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
General Manager BIZAM, Aidhil Philip Julian, menyebut kloter terakhir, kloter 15, lepas landas Minggu (10/5) pukul 23.51 WITA. Kloter tersebut mengangkut jemaah dari Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Barat, Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu, dan Kota Mataram.
Pelayanan Ramah Lansia dan Disabilitas Jadi Sorotan
Tahun ini BIZAM memperkuat layanan bagi jemaah prioritas. Garbarata dipasang untuk meminimalisir jemaah berjalan jauh di apron, eskalator dan tangga manual ditambah, serta kursi roda dan elevator disiapkan khusus lansia dan penyandang disabilitas. “Kami ingin memastikan jemaah dengan kebutuhan khusus tetap nyaman dan aman sejak dari asrama hingga naik pesawat,” kata Aidhil.
Tak hanya jemaah, keluarga pengantar juga difasilitasi. BIZAM menggelar nonton bareng di area parkir terminal kargo. Layar besar menayangkan live streaming proses keberangkatan dari asrama haji sampai jemaah masuk pesawat, mengurai kepadatan di terminal penumpang.
OTP 100%, Kolaborasi Jadi Kunci
Dari sisi operasional, BIZAM mencatat On Time Performance (OTP) 100% untuk 15 penerbangan haji. Capaian ini, menurut Aidhil, buah sinergi dengan Otoritas Bandara, Kementerian Haji dan Umroh, maskapai, TNI/Polri, Satpol PP, dan seluruh personel bandara.
“Alhamdulillah semua berjalan aman, tertib, dan lancar. Terima kasih untuk kolaborasi semua pihak. Kami doakan jemaah sehat dan lancar ibadahnya hingga kembali ke Tanah Air,” ujarnya.
BIZAM melayani 15 kloter haji NTB dengan total 5.862 orang, terdiri dari jemaah dan petugas. Bandara yang dikelola PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) ini menegaskan komitmennya untuk terus memberi layanan prima, terutama pada momen khusus seperti angkutan haji.
Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid merupakan bagian dari InJourney dan diposisikan sebagai Leisure for Cultural Eco-Tourism Airport di NTB, sekaligus penunjang KEK Mandalika.
Editor : Muhammad ROSIDI
Penulis : TOH
Editor : Rossidi
Sumber Berita : Lombokdaily.net






















