LOMBOK TENGAH – Amarah warga Lombok Tengah akhirnya meledak. Aliansi Pemuda Peduli Masyarakat Nusa Tenggara Barat (APPM-NTB) secara frontal mengecam keras ulah perusahaan Ready Mix yang dinilai “buta dan tuli” terhadap penderitaan rakyat. Truk-truk molen bertonase jumbo dituding jadi biang kerok hancurnya Jalan Raya Selong Belanak, Praya Barat, yang tiap hari dilindas tanpa ampun. Koordinator APPM-NTB, Saddam Husen, tak bisa lagi menahan geram. Jalan kabupaten yang seharusnya jadi urat nadi warga kini remuk redam, tapi Pemda Lombok Tengah dituding hanya bisa umbar janji kosong.
“Pemerintah daerah ini keterlaluan! Rakyat dipalak pajak tepat waktu, tapi jalan dibiarkan hancur lebur. Bulan lalu sesumbar jalan diperbaiki 2026, kami cek, anggarannya NOL BESAR! Ini namanya pembohongan publik!” semprot Saddam, Selasa 19 Mei 2026.
APPM-NTB membeberkan, truk molen itu saban hari hilir mudik pasok material proyek hotel dan pembangunan di selatan Lombok. Padahal status Jalan Raya Selong Belanak jelas: jalan kabupaten. Haram hukumnya dilintasi kendaraan bertonase besar secara ugal-ugalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kalau mau ke Selong Belanak, Lancing, Tomang-Omang, lewat jalur Mandalika sana! Itu jalan provinsi. Jangan sok jago lewat jalan kabupaten Penujak-Bonder-Mangkung-Praya Barat Daya. Itu sama saja membunuh pelan-pelan akses rakyat!” tegasnya.
Temuan APPM-NTB makin memanaskan situasi. Surat jalan truk molen diduga ‘siluman’ – tak mencantumkan kapasitas muatan, pakai plat luar daerah, dan parahnya: tak mengantongi izin melintas dari Dishub Lombok Tengah.
“Ini bukan cuma soal jalan rusak. Ini dugaan pelanggaran hukum telanjang! Merusak fasilitas umum, merugikan rakyat, tapi perusahaan leha-leha. Enak betul!” kecam Saddam.
APPM-NTB melayangkan ultimatum keras. Jika perusahaan Ready Mix masih membandel dan tak mau bertanggung jawab atas kerusakan jalan, massa tak segan ambil langkah ekstrem.
“Kami sudah muak dengan sandiwara! Sekali lagi ada truk molen yang nekat melintas tanpa tanggung jawab, kami bersama masyarakat akan TAHAN PAKSA kendaraan itu di jalan. Biar perusahaan tahu rasa! Jangan salahkan rakyat kalau besok jalan ditutup paksa,” tutup Saddam dengan nada tinggi.
Desakan Warga:
1. Setop total truk molen lewat Jalan Raya Selong Belanak 2. Perusahaan Ready Mix wajib perbaiki jalan yang hancur 3. Dishub dan Pemda Lombok Tengah jangan tutup mata – tindak tegas!
Editor: Muhammad ROSIDI
Penulis : TOH
Editor : Rossidi
Sumber Berita : Lombokdaily.net






















