Oke Wiredarme: Percepatan Perizinan Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Loteng

Senin, 24 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOKDAILY.NET – Bakal Calon Bupati Lombok Tengah, Oke Wiredarme mengaku apa yang disampaikan Presiden Jokowi soal keluhan panjangnya proses perizinan untuk menggelar MotoGP di Sirkuit Mandalika harus menjadi atensi bersama semua pihak.

Jokowi mengatakan ada sebanyak 13 berkas perizinan yang harus diurus untuk menyelenggarakan MotoGP di Lombok. Itu mulai dari surat rekomendasi desa, surat rekomendasi Ikatan Motor Indonesia (IMI) NTB dan IMI pusat, surat rekomendasi Polsek, Polres Lombok Tengah, Polda NTB hingga Polri.

Itu termasuk surat dukungan RSUP NTB, pemadam kebarakan, hingga Bea Cukai untuk barang yang datang dari luar negeri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oke Wiredarme mengatakan keluhan Jokowi tersebut menjadi atensi semua pihak bagaimana harus merampingkan proses perizinan yang memberatkan tersebut.

Baca Juga :  Jadi Tersangka, Bupati Berhentikan Kades Barejulat

Oke menjamin jika dirinya terpilih menjadi Bupati Lombok Tengah nanti, bakal membantu proses perizinan agar menjadi secepat mungkin.

“Proses perizinannya memang sangat ruwet. Benar apa yang disampaikan Presiden Jokowi. Untuk itu saya menjamin jika nantinya terpilih menjadi Bupati Lombok Tengah akan membantu mempercepat izin,” kata Oke Wiredarme, Senin, 24 Juni 2024.

Oke mengatakan MotoGP maupun event lainnya yang hadir di Lombok Tengah memiliki multiplier effect yang cukup besar terhadap daerah, mulai dari sarana promosi pariwisata, mendorong pertumbuhan ekonomi, mendorong peningkatan pendapatan UMKM, perhotelan, lapangan kerja dan lainnya.

“Sehingga dengan banyaknya multiplier effect yang didapat dari MotoGP atau event lainnya, perlu didukung dengan membantu proses perizinannya yang cepat,” katanya.

Selain itu perampingan izin juga dapat menjadi solusi. Misalnya proses perizinan pada kepolisian cukup dengan berizin ke Polri, tanpa harus mengantongi izin dari struktur institusi ke bawah hingga ke atas, seperti surat rekomendasi Polsek, Polres, Polda. Pun demikian dengan izin lainnya.

Baca Juga :  Track Record Pertimbangan Tokoh Roi Cempi Yakin Bang-Abah Menang

“Itu semata untuk mempercepat segala proses. Sehingga penyelenggara tidak dibebankan dengan panjangnya proses izin yang tentu menguras waktu dan biaya,” ujarnya.

Oke mengatakan peran pemangku kebijakan sangat menentukan untuk menyukseskan event tersebut dengan duduk bersama dan memformulasikan langkah yang efektif untuk merampingkan proses perizinan yang cukup panjang tersebut.

*Tidak Hanya MotoGP*

Oke Wiredarme menegaskan jika dipercaya publik mengemban amanah menjadi Bupati Lombok Tengah, tidak hanya event seperti MotoGP yang perlu diberikan kemudahan perizinan, namun juga untuk semua penguasaha dan investor yang akan berinvestasi di daerah.

Baca Juga :  Bank NTB Syariah Bantah Isu Tawarkan Proyek 30 Miliar

“Tidak hanya untuk event besar di Lombok Tengah, tetapi untuk pengusaha dan investor. Bagaimana kita bisa mendorong percepatan izin untuk mereka,” katanya.

Karena kata Oke, setiap event maupun usaha akan mempengaruhi roda ekonomi di Lombok Tengah.

“Ini akan menjadikan roda ekonomi di Lombok Tengah lebih segar,” ujar dia.

Membantu kemudahan perizinan kata Oke, tidak hanya untuk pengusaha besar saja, pun demikian dengan UMKM atau startup yang baru merintis untuk didorong percepatan proses izinnya.

“Karena pemerintah pusat terus mengupayakan kemudahan perizinan seperti dengan hadirnya PT perorangan. Tinggal izin di daerah aja bagaimana agar prosesnya tidak panjang dan menjadi penghambat pergerakan ekonomi kita,” terangnya.

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

68 Tahun Tinggal, Ratusan Nelayan Diusir Mendadak! DPRD Digerebek, Pemdes Dituding Jadi Centeng Perusahaan Jakarta
SAPI 1 TON JADI JUARA, PETANAK LOMBOK BANGGA!
Panitia Pilkades Desa Kuta Pastikan Pilkades 29 Oktober Aman dan Damai, DPT 6.838 Orang
Fraksi NasDem Soroti APBD 2027 Lombok Tengah: Dari Dampak MotoGP Rp 5 Triliun Hingga Nasib Desa
FRAKSI PBR SOROTI APBD 2027 LOTENG Rp2,5 TRILIUN: JANGAN HANYA FOKUS DI MANDALIKA
Menuju Indonesia Emas 2045, Muazim Akbar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Praya
KANTOR DESA KABUL SEMPAT DISEGEL, KADIS PMD: ITU GAWE PANITIA, BUKAN GAWE DPMD
TKD Pusat Dipangkas, Gerindra DPRD Loteng: Jangan Sampai Rakyat Jadi Korban!
Berita ini 48 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:16 WIB

68 Tahun Tinggal, Ratusan Nelayan Diusir Mendadak! DPRD Digerebek, Pemdes Dituding Jadi Centeng Perusahaan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Panitia Pilkades Desa Kuta Pastikan Pilkades 29 Oktober Aman dan Damai, DPT 6.838 Orang

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Fraksi NasDem Soroti APBD 2027 Lombok Tengah: Dari Dampak MotoGP Rp 5 Triliun Hingga Nasib Desa

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:21 WIB

FRAKSI PBR SOROTI APBD 2027 LOTENG Rp2,5 TRILIUN: JANGAN HANYA FOKUS DI MANDALIKA

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Menuju Indonesia Emas 2045, Muazim Akbar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Praya

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Kepolisian Lombokdaily

14 Hari di Jalanan Loteng: Polresta Gencar Edukasi, Bukan Sekadar Tilang!

Senin, 26 Okt 2026 - 16:13 WIB

Kepolisian Lombokdaily

Sepekan, Polda NTB Sita 4.419 Liter Pertalite Ilegal, 7 Orang Jadi Tersangka

Senin, 26 Okt 2026 - 16:04 WIB

Pemerintahan Lombokdaily

Kemiskinan di Lombok Tengah Turun, Tinggal 10,34 Persen

Senin, 26 Okt 2026 - 13:48 WIB