Bobol Rumah Pakai Parang, 2 Perampok di Lombok Tengah Ditangkap Polisi, Satu Ditembak Kakinya

Sabtu, 15 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masuk Kamar Jam 3 Pagi Saat Korban Tidur, Bacok 2 Wanita dan Bawa Kabur 3 HP

MATARAM – Dua pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) di Lombok Tengah akhirnya ditangkap tim URC Puma Jatanras Polda NTB.

Kedua pelaku adalah RP (34) dan LF (26). Keduanya merupakan residivis atau pernah masuk penjara sebelumnya. Mereka ditangkap pada Kamis, 30 Juli 2026 di dua tempat berbeda, yaitu di Barabali dan Masbagik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penangkapan dipimpin langsung Kanit Puma Polda NTB, AKP Agus Eka Arta.

Dirreskrimum Polda NTB, Kombes Pol Arisandi menjelaskan, kasus ini bermula saat dua korban bernama Baiq Aprilia Anggriani dan Tiyas Nurmaningrum sedang tidur di rumah orang tuanya di Lombok Tengah, sekitar jam 03.00 WITA.

Baca Juga :  Hasil Autopsi Korban KDRT Berujung Maut di Praya, Meninggal Akibat Kekurangan Oksigen

Pelaku masuk kamar dengan cara membobol jendela menggunakan parang. Korban yang terbangun lalu berteriak minta tolong. Pelaku panik dan langsung membacok tangan kedua korban.

Akibatnya, Baiq Aprilia luka robek di jari telunjuk tangan kiri, sementara Tiyas luka robek di lengan kanan. Setelah itu pelaku kabur membawa 3 unit HP.

Polisi bisa melacak pelaku dari HP korban merek Realme C53 yang terdeteksi ada di Barabali. HP itu dipegang oleh seseorang berinisial D. D mengaku HP itu diberi oleh RP dan LF.

Baca Juga :  Operasi Keselamatan Rinjani 2025, AKP Puteh Edukasi Siswa SLBN 1 Praya

Dari situ, polisi menangkap LF di Barabali. LF mengaku beraksi bersama RP. Polisi lalu memburu RP di Masbagik.

Saat mau ditangkap, RP melawan petugas. Polisi sudah kasih tembakan peringatan, tapi tidak dihiraukan. Akhirnya petugas terpaksa menembak betis kaki kanan RP.

“Pelaku melawan, jadi kami ambil tindakan tegas dan terukur,” kata Kombes Pol Arisandi.

Kepada polisi, RP mengaku membacok korban dan mengambil 3 HP. Dua HP lainnya sudah dijual.

Baca Juga :  ‎Polisi Evakuasi Penemuan Mayat di Aliran Sungai Kemulah

Barang bukti yang diamankan: 1 HP Realme C53 milik korban, 1 iPhone 13, motor Honda Beat Street yang dipakai saat beraksi, 1 HP Oppo A16, dan jaket abu-abu yang dipakai pelaku.

Saat ini kedua pelaku ditahan di Polda NTB untuk proses hukum lebih lanjut.

Sementara itu, Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Mohammad Kholid mengimbau warga agar lebih waspada, terutama malam hari. Pastikan pintu dan jendela terkunci.

Jika melihat tindak kejahatan, segera lapor ke call center polisi 110. Gratis dan buka 24 jam. | Editor: Muhammad ROSIDI

Penulis : TOH

Editor : Rossidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

PONPES ATAU SARANG NAFSU? 16 SANTRI DIDUGA JADI KORBAN MODUS ISTRI KEDUA
Abah Sumar Akhirnya Datang Penuhi Panggilan Polisi
Kombes Komang Tresna Dilepas, Kombes dr. Iskandar Nahkodai Kesehatan Polda NTB
Biar Makin Profesional, Ratusan Penyidik Polda NTB Ikut Uji Kompetensi
17 TAHUN DIPENDEM, SKANDAL PONPES BUNKATE MELEDAK!
Dilaporkan Sejak Februari, Kasus Tuan Guru di Loteng Jadi Prioritas – Korban Sempat Hilang Kabar di Mesir
TERCIDUK DI DEPAN SAMSAT! Bawa Trail Curian dari Mataram, Pemuda 20 Tahun Tak Berkutik di Praya
Polisi Petakan Jalur Anti-Macet MotoGP Mandalika 2026
Berita ini 16 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Senin, 28 September 2026 - 19:36 WIB

PONPES ATAU SARANG NAFSU? 16 SANTRI DIDUGA JADI KORBAN MODUS ISTRI KEDUA

Senin, 28 September 2026 - 19:20 WIB

Abah Sumar Akhirnya Datang Penuhi Panggilan Polisi

Sabtu, 26 September 2026 - 05:37 WIB

Kombes Komang Tresna Dilepas, Kombes dr. Iskandar Nahkodai Kesehatan Polda NTB

Rabu, 23 September 2026 - 19:37 WIB

Biar Makin Profesional, Ratusan Penyidik Polda NTB Ikut Uji Kompetensi

Rabu, 23 September 2026 - 08:28 WIB

17 TAHUN DIPENDEM, SKANDAL PONPES BUNKATE MELEDAK!

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Pemerintahan Lombokdaily

Dekranasda Lombok Tengah Promosikan Tenun dan Kerajinan Ketak di Kriyanusa Jakarta

Selasa, 29 Sep 2026 - 12:44 WIB

Kasus Lombokdaily

PONPES ATAU SARANG NAFSU? 16 SANTRI DIDUGA JADI KORBAN MODUS ISTRI KEDUA

Senin, 28 Sep 2026 - 19:36 WIB

Kasus Lombokdaily

Abah Sumar Akhirnya Datang Penuhi Panggilan Polisi

Senin, 28 Sep 2026 - 19:20 WIB