PRAYA – Fraksi NasDem DPRD Lombok Tengah kasih catatan keras ke Pemda, saat sidang Paripurna Pemandangan Umum Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Senin 15 Juni 2026.
Juru bicara Fraksi NasDem, Lalu Galih Setiawan, S.IP., buka pidato dengan ucapan selamat atas suksesnya MTQ ke-31 NTB di Loteng, dan selamat untuk kafilah Loteng yang jadi juara. Setelah itu, langsung masuk ke 8 catatan utama untuk Pemda.”
1. WTP tapi masih kebobolan. NasDem apresiasi opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK RI yang ke-14 kali berturut-turut. Tapi diingatkan, bagus di administrasi saja tidak cukup. Masih ada kasus hukum di OPD, artinya pelaksanaan dan pengawasan masih lemah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
2. Aset miliaran mangkrak. Banyak bangunan dari Dana Alokasi Khusus tidak dipakai, padahal bisa jadi sumber PAD. Yang disebut antara lain: Rumah Mutiara, Sentra Walet dan Rumah Potong Hewan di Barabali, Sentra Tepung Tapioka di Pancor Dao, Sentra Tembakau DBHCT di Pancor Dao, sampai Pasar Seni Sengkerang.
3. Sampah, kabel semrawut, jalan hancur. APBD 2025 dinilai belum nyentuh visi lingkungan. Masalah sampah, lampu jalan, kabel internet semrawut, kawasan kumuh Kota Praya, sampai air bersih belum beres. Jalan Marong – Teruwai penghubung Praya Timur – Pujut disebut hampir lumpuh.
4. RSUD dan PPPK. NasDem menanyakan rencana konkret Pemda setelah RSUD Praya naik jadi Tipe B. Juga nasib gaji PPPK Paruh Waktu dari Oktober 2025 yang belum jelas.
5. PBB masih nunggak. Pajak Bumi dan Bangunan masih banyak tunggakan, progres penagihannya ditanyakan.
6. Parkir cuma Rp 9 ribu sehari. Ini yang paling ramai. Mengutip Kejari Loteng, retribusi parkir di Loteng seperti cuma mengandalkan Bandara. Kalau dihitung 100 titik parkir, hasilnya cuma Rp 9 ribu per titik per hari. NasDem bilang ini tidak masuk akal.
7. Kursi OPD kosong. Fraksi minta Bupati segera isi kepala OPD yang masih lowong, biar kerja tidak lambat.
8. Pakai Silpa yang benar. Terakhir, NasDem menyarankan sisa anggaran Silpa dipakai untuk hal mendesak saja, dan Pemda harus kreatif gali PAD baru lewat digitalisasi.” Pungkasnya.
Pemandangan umum Fraksi NasDem ini ditandatangani Ketua Fraksi Ahmad Syamsul Hadi, SH., Wakil Murdani, S.IP., MH., Sekretaris Ki Agus Azhar, SH., serta anggota Wirman Hamzani, Lalu Galih Setiawan, dan Muhammad Saleh.|| Editor Muhammad ROSIDI.
Penulis : TOH
Editor : Rossidi
Sumber Berita : Lombokdaily.net





















