DAK 2023! Barang Belum Ada – SPM Terbit, Kadis Bilang Gini!

Selasa, 5 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOKDAILY.NET – Proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB tahun 2023, diduga menyimpan sejumlah masalah. Hal tersebut, terungkap dari adanya sejumlah temuan di lapangan.

Hingga saat ini, Selasa 5 Desember 2023 barang berupa Pengadaan Alat Praktik dan Peraga Siswa Kompetensi Keahlian Rekayasa Perangkat Lunak belum tiba di sejumlah SMK di NTB.

Padahal SPM (Surat Perintah Membayar) kepada salah satu rekanan dalam pengadaan tersebut telah diterbitkan pada 1 Desember 2023.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Temuan ini menandakan adanya indikasi ketidakberesan dalam penyaluran DAK Dikbud 2023. Padahal secara aturan, SPM dapat diterbitkan setelah barang tersebut ada atau didistribusikan ke sekolah penerima DAK.

Baca Juga :  Patroli Dialogis, Satgas OMB Polres Loteng Ajak BKD Ciptakan Pemilu Damai 2024

Salah satu rekanan yang mendapatkan proyek pengadaan di SMKN 1 Wera, SMKN 1 Narmada dan SMKN 1 Masbagik diindikasi belum memenuhi kewajiban pengiriman Pengadaan Alat Praktik dan Peraga Siswa Kompetensi Keahlian Rekayasa Perangkat Lunak ke sekolah, meskipun SPM maupun pembayaran telah diterima.

Angka fantastis dari anggaran pengadaan tersebut hampir sebesar Rp4 miliar atau dengan total jumlah Rp3.999.211.500.

Kepala SMKN 1 Wera, Hj. Fys’all yang dihubungi media ini mengatakan tidak mengetahui mengapa barang tersebut belum sampai ke sekolahnya hingga saat ini. Dia mengatakan pihak supplier berjanji barang akan masuk ke sekolah pada Selasa, 5 Desember 2023 atau Rabu 6 Desember 2023.

Baca Juga :  Kasta NTB Investigasi di Tramena, Hasilnya Mencengangkan!

“Laptop, PC dan lain-lain (barang yang akan masuk). Iya, sudah komunikasi dengan ummi (saya), supplier dan siap sampai SMKN 1 Wera Selasa ini atau Rabu besok,” ujarnya, Selasa, 5 Desember 2023.

Dia tidak mengetahui mengapa SPM telah terbit duluan meskipun barang belum masuk. Namun dia berharap barang akan datang hari ini atau besok.

“Iya kita tunggu bisa Selasa atau Rabu,” katanya.

Sementara, Kepala SMKN 1 Narmada, Usman M.Pd mengatakan tidak tahu menahu mengapa hingga saat ini barang tidak kunjung datang ke sekolah. Dia juga menjelaskan tidak memiliki kewenangan untuk menjelaskan alasan keterlambatan tersebut.

“Silahkan ditanya ke PPK,” ujarnya.

Sementara soal SPM yang telah terbit tanpa didahului dengan barang yang masuk, dia tidak mengetahui prosesnya.

Baca Juga :  KIM Prabowo-Gibran NTB Ancam Bikin TKD Tandingan

“Kalau masalah pencairan kita kurang tahu,” katanya.

SPM diketahui adalah sejenis invoice, yang hanya dapat diterbitkan ketika pekerjaan atau barang telah tiba. Namun pada praktiknya, DAK 2023 ini justru tidak sesuai dengan mekanisme aturan yang ada.

Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Dikbud Provinsi NTB, Aidy Furqon dikonfirmasi via WA terkait hal tersebut mengatakan, pihaknya akan melakukan cek and ricek atas informasi tersebut.

” Saya cek informasi ini,”katanya singkat.

Saat ditegaskan lagi, artinya sejuah ini pihaknya sama sekali belum mendapat informasi terkait persoalan tersebut, Aidy tak menjawab.

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Ratusan Warga Kampung Nelayan Selong Belanak Datangi DPRD Loteng, Minta Kepastian Lahan
68 Tahun Tinggal, Ratusan Nelayan Diusir Mendadak! DPRD Digerebek, Pemdes Dituding Jadi Centeng Perusahaan Jakarta
HEBOH! Pilkades Darek Kacau Balau, Tokoh Pemuda Bongkar 27 Data Ngawur: NIK Hilang, DPT Fiktif!
DEBAT SKAKMAT DI DPRD LOTENG: Halim vs Ketua Komisi I Adu Mulut Soal Surat Sehat. “Buktikan Dulu Dia Storke”
GEGER CAGAR ALAM PRABU DIKAVLING JADI VILA! Ketua GMPRI Loteng Murka: Reboisasi Dulu, Jangan Jual Hutan Jadi Ladang Cuan PT Tira!
KANTOR DESA KABUL SEMPAT DISEGEL, KADIS PMD: ITU GAWE PANITIA, BUKAN GAWE DPMD
SKANDAL PILKADES KABUL MELEDAK: Surat Sehat Diduga Palsu, Uang BUMDes 11 Tahun Macet, KTP Siluman 6370 Lembar!
Buku Tanah Harus Buka Suara, Hak Warga Menunggu Kepastian
Berita ini 180 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Ratusan Warga Kampung Nelayan Selong Belanak Datangi DPRD Loteng, Minta Kepastian Lahan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:16 WIB

68 Tahun Tinggal, Ratusan Nelayan Diusir Mendadak! DPRD Digerebek, Pemdes Dituding Jadi Centeng Perusahaan Jakarta

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:24 WIB

HEBOH! Pilkades Darek Kacau Balau, Tokoh Pemuda Bongkar 27 Data Ngawur: NIK Hilang, DPT Fiktif!

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:51 WIB

DEBAT SKAKMAT DI DPRD LOTENG: Halim vs Ketua Komisi I Adu Mulut Soal Surat Sehat. “Buktikan Dulu Dia Storke”

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

GEGER CAGAR ALAM PRABU DIKAVLING JADI VILA! Ketua GMPRI Loteng Murka: Reboisasi Dulu, Jangan Jual Hutan Jadi Ladang Cuan PT Tira!

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Hukrim Lombokdaily

Pulang Kerja Dikeroyok di Lampu Merah Puyung, Pemuda DL Lapor Polisi

Minggu, 1 Nov 2026 - 15:48 WIB

Pembangunan Lombokdaily

Dari Desa untuk NTB: Teh Prabu dan Monkey Cave Raih Juara II

Minggu, 1 Nov 2026 - 11:29 WIB

Pembangunan Lombokdaily

Butuh Sumur Bor dan Jalan Mulus, Warga Bujak Titip Harapan ke DPRD

Sabtu, 31 Okt 2026 - 22:32 WIB