10 Tahun Kesiapsiagaan Bencana: A-PAD Indonesia Perkuat Pariwisata Tangguh di Bali Nusra Lewat Desa Wisata

Rabu, 8 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, NTB – Memasuki tahun ke-16 sejak berdiri, Asia Pacific Alliance for Disaster Management (A-PAD) Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam penguatan kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana di sektor pariwisata wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Selama satu dekade terakhir, A-PAD Indonesia konsisten mendorong kolaborasi multisektoral yang melibatkan pemerintah, masyarakat, hingga sektor swasta untuk membangun destinasi wisata yang tangguh bencana. Pendekatan yang dilakukan A-PAD Indonesia menekankan tiga hal: praktik berkelanjutan, koordinasi lintas sektor, dan pembangunan kepercayaan. Kesiapsiagaan tidak berhenti di level kebijakan, melainkan menyasar langsung ke desa-desa wisata melalui pelibatan aktif masyarakat. Komitmen tersebut kembali diwujudkan melalui kegiatan Diseminasi Program Penguatan Ketangguhan Sektor Pariwisata dan Masyarakat di Kawasan Destinasi Wisata di NTB yang digelar pada 6 April 2026. Acara ini dibuka langsung oleh Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri. Rangkaian kegiatan diisi arahan dari Kepala Pelaksana BPBD NTB, Sadimin, terkait langkah awal penguatan desa wisata tangguh bencana. Arah kebijakan pariwisata tangguh bencana kemudian dipaparkan Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dinas Pariwisata NTB, Chandra Aprinova.

Baca Juga :  KLPI Lombok Tengah Peringati HLUN ke-29, Wabup Ajak Lansia Hidup Sehat dan Bahagia

Project Director A-PAD Indonesia, Anton R. Purnama, dalam paparannya menyampaikan sejumlah capaian program selama tiga tahun terakhir dalam membangun desa wisata tangguh bencana di Bali Nusra. Diskusi lintas sektor yang dipandu Country Director A-PAD Indonesia, Faisal Djalal, turut memperkaya strategi kolaborasi ke depan.

Meski kolaborasi telah berjalan tiga tahun, Project Officer NTB A-PAD Indonesia, Dinda Ayu, menilai masih diperlukan strategi yang lebih efektif untuk mengintegrasikan program dengan visi pembangunan daerah.

“Tantangan ini harus bisa ditangani segera sebab ketangguhan pariwisata terhadap bencana ini penting untuk mendorong tujuan daerah, yaitu NTB Makmur Mendunia,” ujar Dinda.

Urgensi program ini tak lepas dari profil risiko wilayah. Sebagai kepulauan dengan pertumbuhan pariwisata pesat, Bali, NTB, dan NTT memiliki tingkat kerawanan bencana yang tinggi. Siklon Tropis Seroja 2021 menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan di kawasan wisata.

Ancaman serupa juga mengintai sejumlah daerah lain. Manggarai Barat di NTT kerap dilanda bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor dan gempa bumi akibat kondisi geografis berbukit dan curah hujan tinggi. Sementara Lombok Barat di NTB dan Karangasem di Bali berada di kawasan cincin api yang rawan aktivitas vulkanik, gempa bumi, dan tsunami.

Baca Juga :  Kasus Pembuangan Bayi di Pringgarata, Polisi Tangkap Pelaku

Inisiatif A-PAD Indonesia merupakan program jangka panjang yang dimulai sejak 2016. Fokus awal diarahkan pada penguatan forum pengurangan risiko bencana di tingkat provinsi di Bali dan NTB, dengan penekanan pada penguatan kelembagaan dan koordinasi antar pemangku kepentingan. Seiring perkembangan, sektor pariwisata mulai dilibatkan secara aktif mengingat peran strategisnya dalam perekonomian daerah. Kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan swasta diharapkan mampu menciptakan sistem pariwisata yang tangguh terhadap bencana sekaligus berkelanjutan. (TOH)

 

Mau saya buatkan juga versi yang lebih singkat untuk rilis media sosial atau caption Instagram?

Penulis : TOH

Editor : Rossidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Torehkan Prestasi, PDAM Lombok Tengah Sabet Tiga Penghargaan TOP BUMD Awards 2026 Termasuk Bintang 4
Bank NTB Syariah dan Pemkab Lombok Tengah Perpanjang Kerja Sama SP2D Online hingga 2027
Yayasan Budi Sain Mangkling Gandeng PT Arung Wirasesa Gelar Sosialisasi IPAL Grey Water untuk Dapur MBG di Loteng
68 Anggota Korpri Pemkab Lombok Tengah Berangkat Haji 2026
Lombok Tengah Raih Prestasi Nasional. Bupati L. Pathul Bahri Sabet TOP Pembina BUMD 2026, PDAM Borong Penghargaan 
Kejari Lombok Tengah Terbitkan Legal Opinion Pungutan Desa Kuta Demi Amankan Tata Kelola Pariwisata Mandalika
Gubernur NTB Lalu Iqbal Lantik Abul Chair Jadi Sekda Definitif, Beri Target Kinerja 6 Bulan
Gubernur NTB Lantik Abul Chair sebagai Sekda Definitif, Ajak Bangun NTB Secara “Berjamaah”
Berita ini 15 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Senin, 20 April 2026 - 16:16 WIB

Torehkan Prestasi, PDAM Lombok Tengah Sabet Tiga Penghargaan TOP BUMD Awards 2026 Termasuk Bintang 4

Jumat, 17 April 2026 - 18:33 WIB

Bank NTB Syariah dan Pemkab Lombok Tengah Perpanjang Kerja Sama SP2D Online hingga 2027

Kamis, 16 April 2026 - 07:12 WIB

68 Anggota Korpri Pemkab Lombok Tengah Berangkat Haji 2026

Selasa, 14 April 2026 - 06:56 WIB

Lombok Tengah Raih Prestasi Nasional. Bupati L. Pathul Bahri Sabet TOP Pembina BUMD 2026, PDAM Borong Penghargaan 

Jumat, 10 April 2026 - 06:35 WIB

Kejari Lombok Tengah Terbitkan Legal Opinion Pungutan Desa Kuta Demi Amankan Tata Kelola Pariwisata Mandalika

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Sport Lombokdaiky

Persaingan Ketat Warnai Kejurprov ORADO NTB 2026 di Mataram

Senin, 20 Apr 2026 - 13:12 WIB