Peduli UMKM, Rannya Akan Beri Pelatihan Marketing Digital

Selasa, 7 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOKDAILY.NET – Potensi usaha kecil menengah dan mikro (UMKM) harus terus dipacu. UMKM yang berdaya saing ikut meningkatkan ekonomi keluarga. Caleg DPR RI Dapil Pulau Lombok Nomor urut 2 dari Partai Gerindra Rannya Agustyra Kristiono merencanakan menggelar pelatihan digital bagi UMKM di Kabupaten Lombok Barat.

“Problem UMKM diantaranya itu soal pola promosi produk. Saya merencanakan memberi pelatihan tingkat Lombok Barat, ” katanya, Senin (6/11/2023).

Rannya yang baru dikukuhkan sebagai Duta UMKM (APMIKIMMDO) Lombok Barat ini menjelaskan, ia mendapati banyak UMKM di Kabupaten Lombok Barat promosinya masih konvensional. Sementara, perkembangan saat ini, banyak produk yang sudah dikenalkan melalui media sosial seperti Instagram, Facebook, ataupun Tik Tok.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk itu perlu ada sedikit pelatihan bagaimana promosi digital ini dilakukan, ” terangnya.

Baca Juga :  Pembahasan Revisi UU TNI dan UU Polri

Putri almarhum Anggota DPR RI Dapil Pulau Lombok H Bambang Kristiono ini mengungkapkan, akan menghadirkan tutor yang memiliki keahlian branding di media sosial. Nantinya pelaku UMKM dibekali membuat konten menarik, strategi promosi digital, hingga pembuatan akun produk UMKM.

“Tahap awal ini kita mulai dari Lombok Barat dahulu. Bisa dikatakan untuk percontohan, ” ucap dara manis ini.

Jebolan Brunel University London, Inggris ini semangat pelaku UMKM yang tinggi harus juga dilengkapi dengan inovasi. Kelebihan promosi digital membuat produk UMKM tidak hanya dikenal daerah, sanggup dikenal secara nasional bahkan internasional.

“Sudah terbukti kok produk dari Lombok dikenal mancanegara. Seperti Teh Kelor Kidom itu, sudah sampai ke Inggris, Jerman, Afrika peminatnya, ” tegasnya.

Baca Juga :  Dukung Asta Cita Presiden Prabowo, Kapolres Ajak Masyarakat Manfaatkan Lahan Pekarangan

Rannya menyebut, ada lima hambatan utama yang dihadapi oleh UMKM. Pertama, soal kompetisi. UMKM lokal menghadapi gempuran produk sejenis dari luar negeri. Kedua, faktor lokasi dan jaringan. Pelaku UMKM belum membuka banyak komunikasi dengan lintas sektor, baik swasta maupun pemerintah.

“Berikutnya, faktor tenaga kerja, faktor ekonomi dan teknologi, dan faktor finansial. Saya akan memulai dengan meningkatkan kapasitas dari sektor teknologi, ” terangnya.

Rannya yang juga Ketua PD TIDAR NTB ini mengapresiasi untuk di Kabupaten Lombok Barat telah memiliki aplikasi E-Lapak Si Tebel, yang dimiliki Dinas Koperasi Lombok Barat. Terobosan yang membantu UMKM memasarkan produk secara digital.

“Langkah pemerintah ini kita dukung dengan cara gerak anak muda. Semoga pelaku UMKM kita semakin sejahtera, ” tambahnya.

Baca Juga :  Berbagai Rangkaian Acara World Water Forum

Dari data yang berasal dari Dinas Koperasi dan UMKM NTB, jumlah UMKM saat ini ada 118.612 pelaku usaha. Kabupaten Lombok Barat sebanyak 10.573 pelaku UMKM, Kabupaten Lombok Utara ada 2.227 pelaku usaha. Sebanyak 19.529 pelaku usaha berasal dari Kabupaten Lombok Timur. Kota Mataram ada 5.868 pelaku usaha. Sedangkan Kabupaten Lombok Tengah 6.211 pelaku usaha.

Berikutnya 23.370 pelaku usaha berasal dari Kabupaten Bima. Kabupaten Dompu diusulkan sebanyak 21.318 orang. Sebanyak 15.701 dari Kabupaten Sumbawa Barat. Kabupaten Sumbawa 7.947 pelaku usaha, serta Kota Bima dengan 5.868 pelaku usaha.

“Secara ekonomi, keberadaan UMKM ini kalau berdasarkan data sudah membuka lapangan kerja bagi ratusan ribu orang,” tutup Rannya.

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Registrasi MTQ XXXI NTB 2026 Resmi Dibuka, Pertama Kali Gunakan Sistem Digital e-MTQ
Lombok Tengah All Out Sambut MTQ NTB XXXI, 977 Kafilah Siap Berlaga 9–15 Juni
Dugaan Korupsi BGN : Ex Kepala Badan Disebut Terima Rp1 Miliar per Hari dari Jual Beli Titik SPPG MBG, Sasaka Nusantara Desak Kejagung Usut Tuntas
4 Pejabat dan Rekanan Tumbang: Skandal Truk Sampah Rp5,1 M Seret Kadis hingga Direktur ke Penjara 
Pemkab Lombok Tengah Gelar Lelang Puluhan Unit Eks Kendaraan Dinas Secara Online
GADUH REKRUTMEN BPS: LSM LIDIK BONGKAR DUGAAN TITIPAN KADER PKB DI SENSUS EKONOMI 2026
Siap Sambut MTQ, Pol PP Loteng Imbau Pedagang: Bawa Pulang Gerobak, Jangan Parkir di Masjid Agung 
Kejari Lombok Tengah Dorong PPAT Tingkatkan PAD dan Petakan Mafia Investasi Berkedok Konsultan
Berita ini 121 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Senin, 8 Juni 2026 - 11:33 WIB

Registrasi MTQ XXXI NTB 2026 Resmi Dibuka, Pertama Kali Gunakan Sistem Digital e-MTQ

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:55 WIB

Lombok Tengah All Out Sambut MTQ NTB XXXI, 977 Kafilah Siap Berlaga 9–15 Juni

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:44 WIB

Dugaan Korupsi BGN : Ex Kepala Badan Disebut Terima Rp1 Miliar per Hari dari Jual Beli Titik SPPG MBG, Sasaka Nusantara Desak Kejagung Usut Tuntas

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:54 WIB

4 Pejabat dan Rekanan Tumbang: Skandal Truk Sampah Rp5,1 M Seret Kadis hingga Direktur ke Penjara 

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:01 WIB

Pemkab Lombok Tengah Gelar Lelang Puluhan Unit Eks Kendaraan Dinas Secara Online

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Pemerintahan Lombokdaily

Sekda NTB: Juara Sejati Adalah yang Hidupkan Al-Quran, Bukan Hanya Menang Lomba

Senin, 8 Jun 2026 - 23:20 WIB