DPRD Soroti Keuangan RSUD Praya, Wabup Nursiah: Harus Efisiensi dan Seimbangkan Pendapatan-Belanja

Kamis, 3 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NASKAH BERITA SIAP CETAK

PRAYA, Lombok Tengah – Wakil Bupati Lombok Tengah, Dr. H. M. Nursiah, S.Sos., M.Si akhirnya buka suara terkait kondisi keuangan RSUD Praya yang menjadi sorotan DPRD Lombok Tengah.

Hal itu disampaikannya menanggapi laporan yang disampaikan ke DPRD oleh Badan Anggaran terkait realisasi anggaran RSUD Praya hingga saat ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wabup Nursiah mengakui, salah satu pemicu utama krisis di RSUD Praya adalah pelambatan pembayaran klaim dari BPJS Kesehatan.

“Selain pelambatan pembayaran dari BPJS, sampai sekarang tidak ada realisasi. Itu saja yang jadi kendala utama,” ujar Nursiah.

Baca Juga :  Ketua Komisi II LM Ahyar Hadiri Kegiatan Panen Raya di Desa Mekar Damai Praya

Namun menurutnya, persoalan tidak hanya berhenti di BPJS. Ia menyoroti adanya pembengkakan anggaran yang tidak seimbang dengan pendapatan.

Dari data yang dibahas di DPRD, anggaran untuk pos tertentu dianggarkan hingga 800 persen, namun realisasinya justru menyebabkan beban belanja membengkak. Termasuk di dalamnya kebutuhan personalia dan kebutuhan obat-obatan.

“Obat itu apakah untuk peserta atau stok obat, itu adalah bagian dari personalia yang harus dihitung cermat,” jelasnya.

Terkait upaya percepatan pembayaran, Wabup menyebut hal ini merupakan akumulasi dari tahun-tahun sebelumnya yang belum terselesaikan.

Baca Juga :  Gubernur NTB Lalu Iqbal Lantik Abul Chair Jadi Sekda Definitif, Beri Target Kinerja 6 Bulan

“Ya ini kan tahun-tahun sebelumnya ya. Ada pengurangannya, ada penyelesaian yang harus dituntaskan. Jadi intinya itulah yang jadi persoalannya,” katanya.

Untuk ke depan, Pemkab Lombok Tengah mendorong langkah efisiensi internal di tubuh RSUD Praya. RSUD Praya sebagai BLUD dengan anggaran yang disebut mencapai 27 Miliar dan terintegrasi dari berbagai sumber, termasuk DPRD, harus mampu menunjukkan keseimbangan yang jelas antara pendapatan dan belanja.

Salah satu bentuk efisiensi yang disiapkan adalah penataan program kepegawaian dan optimalisasi pendapatan dari pasien yang berkunjung.

Baca Juga :  RSUD Praya Terus Tingkatkan Pelayanan

“Bukan berarti tidak bergerak, arahnya nanti untuk menunjukkan keseimbangan antara pendapatan dan belanja. Terus didorong. Ini kan BLUD, jadi pendapatan itu direncanakan dari pasien yang berkunjung, bukan dari pajak daerah,” tegas Nursiah.

Ia menegaskan, RSUD Praya sebagai rumah sakit rujukan utama di Lombok Tengah tidak boleh hanya bergantung pada APBD. Manajemen harus kreatif meningkatkan layanan agar kunjungan pasien meningkat, sehingga pendapatan BLUD juga naik dan tidak terus defisit. | Editor :  Muhammad ROSIDI

Penulis : TOH

Editor : Rossidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Usung Visi Desa Wisata, Lalu Basarudin Mantap Tarung di Pilkades Kateng 2026-2034
Wabup Loteng Target Kemiskinan 10,31 Persen di 2026
Paripurna DPRD Loteng: 36 Anggota Hadir, Tutup Masa Sidang III Buka Masa Sidang I 2026-2027
Kejari Lombok Tengah Ingatkan Sekolah: Kelola Dana BOSP dengan Transparan
1.004 Anggota BPD Lombok Tengah Resmi Dilantik, Bupati: Ini Amanah Rakyat
Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade
Air PDAM di Penujak Sudah Kembali Jernih, Tingkat Kekeruhan Tercatat 2,52 NTU
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Berita ini 4 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Kamis, 3 September 2026 - 07:36 WIB

DPRD Soroti Keuangan RSUD Praya, Wabup Nursiah: Harus Efisiensi dan Seimbangkan Pendapatan-Belanja

Rabu, 2 September 2026 - 13:04 WIB

Usung Visi Desa Wisata, Lalu Basarudin Mantap Tarung di Pilkades Kateng 2026-2034

Selasa, 1 September 2026 - 15:35 WIB

Wabup Loteng Target Kemiskinan 10,31 Persen di 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Paripurna DPRD Loteng: 36 Anggota Hadir, Tutup Masa Sidang III Buka Masa Sidang I 2026-2027

Jumat, 28 Agustus 2026 - 05:43 WIB

Kejari Lombok Tengah Ingatkan Sekolah: Kelola Dana BOSP dengan Transparan

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Pemerintahan Lombokdaily

Wabup Loteng Target Kemiskinan 10,31 Persen di 2026

Selasa, 1 Sep 2026 - 15:35 WIB