Kejari Lombok Tengah Ingatkan Sekolah: Kelola Dana BOSP dengan Transparan

Jumat, 28 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYA, LOMBOK TENGAH — Kejaksaan Negeri Lombok Tengah mengingatkan kepala sekolah dan bendahara SMA/SMK agar berhati-hati dalam mengelola dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP). Setiap rupiah anggaran pendidikan harus dapat dipertanggungjawabkan dan digunakan sesuai peruntukannya.

 

Pesan itu disampaikan dalam kegiatan penerangan hukum yang digelar Seksi Intelijen Kejari Lombok Tengah di Aula SMAN 1 Praya, Kamis (27/8/2026). Kegiatan diikuti kepala sekolah, operator, dan bendahara SMAN serta SMKN se-Lombok Tengah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Plt. Kepala Seksi Intelijen Kejari Lombok Tengah, R. Iman Pribadi, S.H., M.H., mengatakan pengelolaan BOSP harus mengacu pada Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS).

Baca Juga :  Wabup Nursiah : Perda Perangkat Daerah Disetujui, Demi Lombok Tengah “Masmirah”

 

“Setiap transaksi harus dicatat dan dilengkapi bukti yang sah. Jangan menggunakan rekening pribadi, jangan membuat pengadaan fiktif, dan jangan menggunakan anggaran di luar peruntukannya,” kata Iman.

 

Ia menekankan, tertib administrasi bukan sekadar urusan dokumen. Hal itu menjadi bagian penting untuk memastikan dana pendidikan benar-benar memberikan manfaat bagi siswa.

 

Kasubsi II Intelijen Kejari Lombok Tengah, I Putu Gede Surya Trisnawan, S.H., kemudian mengingatkan sejumlah pola penyimpangan yang perlu diantisipasi. Di antaranya kegiatan atau pertanggungjawaban fiktif, mark-up, kickback dalam pengadaan melalui SIPLah, duplikasi anggaran, serta pungutan yang tidak sesuai ketentuan.

Baca Juga :  PORWADA NTB 2026 Dibuka, Wartawan Diajak Sehat dan Solid

 

Meski demikian, Surya menegaskan bahwa langkah Kejaksaan tidak hanya berorientasi pada penindakan.

“Fungsi intelijen juga melakukan pencegahan dan deteksi dini. Kalau terjadi kesalahan administratif karena kelalaian dan tidak ada niat jahat, tentu yang dikedepankan adalah perbaikan,” ujarnya.

 

Menurut dia, sekolah tidak perlu menunggu persoalan muncul untuk berkonsultasi. Koordinasi sejak tahap perencanaan justru dapat menjadi bagian dari upaya mencegah kesalahan pengelolaan anggaran.

Baca Juga :  Dandim 1620 Loteng Letkol Karimmuddin Rangkuti Jalin Silaturahmi dengan Media

 

Kejari Lombok Tengah selanjutnya akan terus melakukan pemantauan dan edukasi mengenai pengelolaan BOSP. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat tata kelola sekaligus memastikan anggaran pendidikan digunakan secara tepat, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi peserta didik.

Dana pendidikan bukan sekadar angka dalam laporan. Di balik setiap rupiah, ada kebutuhan dan masa depan anak-anak yang harus dijaga. | Editor: Muhammad ROSIDI

Penulis : TOH

Editor : Rossidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Bazar Mandalika Panen Cuan, Tenun NTB Jadi Buruan Bule
Pesta Rasa di Mandalika: Ratusan Ribu Tamu Tumpah, Lidah Gubernur Cuma Kenal Dua Rasa – Enak dan Enak Banget!
Pemkab Lombok Tengah Perkuat Keamanan Siber, Sekda Ingatkan Ancaman Peretasan Data Pemerintah
Siap Coblos 29 Oktober! 309 Calon Kades di Loteng Sudah Kantongi Nomor Urut, Desa Mas-Mas Batukliang Lawan Kotak Kosong
RSUD Praya Resmi Naik Kelas B, Bupati Loteng: Kalau Kelasnya Sudah B, Pelayanannya Juga Harus Kelas B
Bupati Loteng Lantik 10 Pejabat Struktural, dr. Basirun Resmi Jabat Direktur RSUD Praya Kelas B
DEBAT SKAKMAT DI DPRD LOTENG: Halim vs Ketua Komisi I Adu Mulut Soal Surat Sehat. “Buktikan Dulu Dia Storke”
LASQI Loteng 2026 Tuntas, Praya Juara Umum – Bupati Pathul Titip Pesan Soal Sampah
Berita ini 17 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Bazar Mandalika Panen Cuan, Tenun NTB Jadi Buruan Bule

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Pesta Rasa di Mandalika: Ratusan Ribu Tamu Tumpah, Lidah Gubernur Cuma Kenal Dua Rasa – Enak dan Enak Banget!

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Pemkab Lombok Tengah Perkuat Keamanan Siber, Sekda Ingatkan Ancaman Peretasan Data Pemerintah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Siap Coblos 29 Oktober! 309 Calon Kades di Loteng Sudah Kantongi Nomor Urut, Desa Mas-Mas Batukliang Lawan Kotak Kosong

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:51 WIB

RSUD Praya Resmi Naik Kelas B, Bupati Loteng: Kalau Kelasnya Sudah B, Pelayanannya Juga Harus Kelas B

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Pemerintahan Lombokdaily

Bazar Mandalika Panen Cuan, Tenun NTB Jadi Buruan Bule

Senin, 12 Okt 2026 - 17:09 WIB