Kasta NTB Pertanyakan pokir Anggota DPRD KLU Ke Kejati NTB

Jumat, 31 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOKDAILY.NET -Kasta NTB melakukan hereng dengan Kejati NTB berlangsung di aula Kejati NTB. Kehadiran sekitar 50 orang pengurus Kasta NTB diterima oleh Aspidsus Eli Rahmawati, Kepala seksi penyelidikan (Kasi Dik) Hendarsyah YP dan Kasi Penkum Kejati NTB Efrien saputra

Kedatangan puluhan pengurus Kasta NTB tersebut dalam rangka mempertanyakan progres penanganan laporan Kasta NTB terkait dugaan penyalah gunaan program yang bersumber dari pokok pokok pikiran (pokir) anggota DPRD KLU termasuk dugaan adanya SPPD fiktif yang berlangsung sejak tahun anggaran 2019 sampai 2024

Ketua Kasta NTB DPD KLU Yanto anggaran dalam kesempatan itu mengatakan, beberapa hal terkait penyalah gunaan program pokir oknum anggota DPRD KLU yang tidak sesuai peruntukan serta terindikasi dimanipulasi untuk kepentingan pribadi diantaranya eksekusi beberapa program pokir yang diduga dimanfaatkan oleh oknum tersebut dengan mengatas namakan kelompok kelompok masyarakat penerima bantuan, dari data yang kami pegang dugaan penyalah gunaan program dari pokir oknum tersebut jika diakumulasikan bernilai miliaran rupiah,”termasuk juga dugaan penyalah gunaan bantuan berupa beras yang bersumber dari oknum anggota Dewan KLU periode 2019-2024 yang tidak mengacu pada DTKS di dinas sosial sehingga temuan kami di lapangan bantuan beras tersebut dipolitisasi untuk kepentingan politik oknum anggota dewan tersebut yang membagikan sendiri bantuan beras tanpa berkoordinasi dengan dinas terkait,” jelasnya.

Baca Juga :  ARB Soroti Dugaan Kebocoran PAD Lombok Tengah, Desak Perbaikan Gaji Nakes PPPK Paruh Waktu

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Oleh karena itu kata dia pihaknya meminta kejati NTB serius mengatensi laporan ini sekaligus siap memberikan data dan dokumen tambahan untuk memperkuat laporan yang sudah kami serahkan ke Kejati NTB.

Menjawab permintaan Kasta NTB tersebut asisten tindak pidana khusus (aspidsus) Kejati NTB Eli Rahmawati berjanji akan menindak lanjutinya, dalam waktu dekat kami akan segera mengirimkan tim ke KLU untuk mendalami laporan tersebut sekaligus akan meminta dokumen dan keterangan dari semua pihak yang berkaitan dengan laporan kasta tersebut, hal tersebut juga disampaikan oleh KasiDik Kejati NTB Hendarsyah YP yang menyebut bahwa pola pola permainan oknum seperti yang dilaporkan Kasta NTB ini juga terindikasi banyak dilakukan di daerah lain,” kami akan segera memfollow up laporan Kasta ini,” Tutup Hendarsyah YP. (**).

Penulis : Rossi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

KANTOR DESA KABUL SEMPAT DISEGEL, KADIS PMD: ITU GAWE PANITIA, BUKAN GAWE DPMD
SKANDAL PILKADES KABUL MELEDAK: Surat Sehat Diduga Palsu, Uang BUMDes 11 Tahun Macet, KTP Siluman 6370 Lembar!
PONPES ATAU SARANG NAFSU? 16 SANTRI DIDUGA JADI KORBAN MODUS ISTRI KEDUA
Abah Sumar Akhirnya Datang Penuhi Panggilan Polisi
Buku Tanah Harus Buka Suara, Hak Warga Menunggu Kepastian
Langkah Besar TGH Sumar: Serahkan Ponpes Abul Barokat ke TGB dan Mundur dari Semua Jabatan
17 TAHUN DIPENDEM, SKANDAL PONPES BUNKATE MELEDAK!
Dilaporkan Sejak Februari, Kasus Tuan Guru di Loteng Jadi Prioritas – Korban Sempat Hilang Kabar di Mesir
Berita ini 27 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:56 WIB

KANTOR DESA KABUL SEMPAT DISEGEL, KADIS PMD: ITU GAWE PANITIA, BUKAN GAWE DPMD

Selasa, 29 September 2026 - 16:29 WIB

SKANDAL PILKADES KABUL MELEDAK: Surat Sehat Diduga Palsu, Uang BUMDes 11 Tahun Macet, KTP Siluman 6370 Lembar!

Senin, 28 September 2026 - 19:36 WIB

PONPES ATAU SARANG NAFSU? 16 SANTRI DIDUGA JADI KORBAN MODUS ISTRI KEDUA

Senin, 28 September 2026 - 19:20 WIB

Abah Sumar Akhirnya Datang Penuhi Panggilan Polisi

Kamis, 24 September 2026 - 10:32 WIB

Buku Tanah Harus Buka Suara, Hak Warga Menunggu Kepastian

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Kepolisian Lombokdaily

BIAR FIT KAWAL MOTOGP, POLISI LOTENG CEK KESEHATAN DULU

Kamis, 1 Okt 2026 - 12:29 WIB