PRAYA, Lombokdaily.net — Puluhan wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lombok Tengah silaturahmi ke Kapolresta Lombok Tengah Kombes Pol Hariyanto, S.I.K., M.H.
Acara berlangsung akrab sekitar pukul 09.00 WITA di Rumah Dinas Kapolresta Loteng. Kapolresta didampingi Wakapolresta dan Kasi Humas IPTU Lalu Brata Kusnardi.
Ketua PWI Loteng Lalu Amrillah dalam sambutannya mengatakan media adalah penyambung lidah masyarakat. Ia mengakui wartawan juga manusia biasa yang tidak luput dari khilaf.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Media ini penyambung lidah masyarakat. Kami sadar tidak ada yang sempurna, kadang ada teman-teman yang sedikit melenceng dari kaidah jurnalistik. Untuk itu kami butuh masukan dari Polresta,” kata Amrillah.
Ia menegaskan kemitraan Polri dan wartawan wajib dijaga karena sama-sama bagian dari empat pilar demokrasi. Ia juga meminta semua anggota PWI untuk sering koordinasi dengan Kapolresta, Kasi Humas sampai Kapolsek jika ada persoalan di lapangan.
Pada kesempatan itu Amrillah juga memaparkan program PWI yang fokus pada peningkatan kapasitas wartawan dan kegiatan olahraga. Untuk Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas), Loteng mengirim 23 atlet dan 9 di antaranya lolos dan mendapat golden ticket menuju Lampung tahun 2027. Di antaranya dari cabor futsal, Tehnis Lapangan, Orado, black Mobil Legend dan karaoke.
Sementara itu, Kapolresta Loteng Kombes Pol Hariyanto berharap pemberitaan wartawan bisa membuat situasi Kamtibmas Loteng terlihat aman dan kondusif.
“Harapan kami, dengan pemberitaan teman-teman, masyarakat luar tahu kalau Loteng ini aman. Sehingga mereka senang datang ke Kuta, ke Selong Belanak, ke Tanjung Aan, ke Praya. Kalau sudah datang pasti mereka buang uang di sini, makan, minum, belanja oleh-oleh,” ujarnya.
Ia mencontohkan seperti di Jogja yang terus menggaungkan pariwisatanya. Menurutnya, Lombok Tengah maju pesat sejak ada Sirkuit Mandalika.
“Dulu tanah di Kuta cuma 10 sampai 15 juta, orang tidak ada yang ngelirik. Sekarang sudah ratusan juta, tidak kebeli lagi. Tiap malam ratusan tamu luar negeri datang ke Kuta. Ini semua karena citra daerah kita aman,” katanya.
Karena itu ia mengajak semeton wartawan bersama-sama menjaga Loteng tetap aman dan nyaman lewat tulisan.
Terakhir, Kasi Humas Polresta Loteng IPTU Lalu Brata Kusnardi menjelaskan soal penanganan kasus. Ia menyebut ada penangkapan yang belum bisa dibuka ke publik karena masih dalam pengembangan.
“Mohon pengertian rekan-rekan. Belum bisa kami sampaikan apakah dia bandar atau pengedar. Kalau sudah tuntas dan tidak ada pengembangan lagi baru kami sampaikan. Bukan kami tutup-tutupi, kami transparan,” jelasnya.
Ia juga berterima kasih kepada wartawan yang tidak ikut mempublish berita tidak berimbang terkait isu miring tentang Polres Loteng beberapa waktu lalu.
“Kedepan harmonisasi ini harus tetap kita jaga. Kalau ada yang kurang pas, langsung sampaikan ke Humas biar tidak jadi blunder,” tutupnya. Editor: Muhammad ROSIDI
Penulis : TOH
Editor : Rossidi
Sumber Berita : Lombokdaily.net





















