17 TAHUN DIPENDEM, SKANDAL PONPES BUNKATE MELEDAK!

Rabu, 23 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOTENG – Kasus dugaan pelecehan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat NWDI Bunkate, Desa Bungkate, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah akhirnya meledak.

Fakta ini diungkap langsung oleh pendamping korban, Joko Jumadi. Pria yang juga Ketua LPA Kota Mataram ini mengaku sudah memantau gerak-gerik terduga pelaku berinisial TG AWK sejak tahun 2008.

“Kami memantau kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh TG AWK ini sejak tahun 2008, kemudian di awal 2025, tepatnya tanggal 3 Februari 2025, kami memang sempat membuat laporan pengaduan dengan satu orang korban. Tapi kami memang memahami bahwa alat bukti yang kami peroleh saat itu masih sangat minim,” ujar Joko.

Karena bukti minim, laporan sempat jalan di tempat. Di tengah kebuntuan itu, teman-teman BGC menawarkan investigasi bersama. Gayung bersambut.

Dari investigasi kolaborasi itulah, bukti tambahan akhirnya dikantongi. Hari ini, semua bukti itu diserahkan ke Polresta Loteng.

“Bukan teman-teman Polresta yang lama memproses ini tidak, tapi memang kami akui sendiri dari pendamping, alat bukti awal memang masih minim. Alhamdulillah dari adik-adik korban masih sanggup memberikan bukti tambahan,” tegasnya.

Baca Juga :  Hut Humas Polri Ke - 73, Polres Loteng Gelar Bakes Donor Dara

Joko membeberkan, alat bukti tambahan itu bukan kaleng-kaleng. Pertama, ada rekaman pengakuan langsung dari korban berinisial WAN. Kedua, ada video rekaman yang menguatkan dugaan tersebut.

Kasus dugaan pelecehan seksual tersebut terjadi di lingkungan Ponpes Abul Barokat Wannafahat NWDI Bunkate yang berlokasi di Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah. Ponpes ini sebelumnya juga disorot dalam laporan investigasi BBC dan sempat dilaporkan ke Ditres PPA-PPO Polda NTB terkait dugaan persetubuhan terhadap santriwati.

Baca Juga :  Tiga Politisi Ini Serentak Laporkan Dugaan Tipilu 2024

Kini bola panas ada di tangan Aparat Penegak Hukum. Kemenag NTB sendiri sudah mendorong APH untuk tindak tegas jika terbukti.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Ponpes Abul Barokat Wannafahat belum berhasil dikonfirmasi. Diduga Awk menghilang alias Kabur.

Redaksi LombokDaily.Net masih membuka ruang hak jawab bagi semua pihak.

Jika Anda menjadi korban kekerasan di Ponpes, lapor hotline Kemenag NTB: 081-8509-007. Dijamin aman.A|Editor :  Muhammad ROSIDI

Penulis : TOH

Editor : Rossidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Dilaporkan Sejak Februari, Kasus Tuan Guru di Loteng Jadi Prioritas – Korban Sempat Hilang Kabar di Mesir
Geger Laporan BBC Viral! Ponpes ABW di Lombok Tengah Digeruduk Wali Santri Tengah Malam, Ramai-ramai Jemput Anak
TERCIDUK DI DEPAN SAMSAT! Bawa Trail Curian dari Mataram, Pemuda 20 Tahun Tak Berkutik di Praya
Polisi Petakan Jalur Anti-Macet MotoGP Mandalika 2026
Pimpinan Ponpes Nurul Ikhlas Divonis 14 Tahun, Hakim: Salahgunakan Kamar Khalwat dan Ilmu Laduni
Dari Dirreskrimum Hingga Kapolsek Dicomot, Aksi Penipu Berkedok Pejabat Polda NTB Berakhir di Bui
Peringati Maulid Nabi di Masjid Baitussalam, Kapolda NTB Ajak Personel Teladani Akhlak Rasulullah
Rekomendasi: Polda NTB Kawal Purnama Ketiga, Amankan Sembahyang di Pura Batu Bolong
Berita ini 38 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Rabu, 23 September 2026 - 08:28 WIB

17 TAHUN DIPENDEM, SKANDAL PONPES BUNKATE MELEDAK!

Selasa, 22 September 2026 - 15:46 WIB

Dilaporkan Sejak Februari, Kasus Tuan Guru di Loteng Jadi Prioritas – Korban Sempat Hilang Kabar di Mesir

Jumat, 18 September 2026 - 14:30 WIB

TERCIDUK DI DEPAN SAMSAT! Bawa Trail Curian dari Mataram, Pemuda 20 Tahun Tak Berkutik di Praya

Jumat, 4 September 2026 - 18:09 WIB

Polisi Petakan Jalur Anti-Macet MotoGP Mandalika 2026

Kamis, 3 September 2026 - 20:02 WIB

Pimpinan Ponpes Nurul Ikhlas Divonis 14 Tahun, Hakim: Salahgunakan Kamar Khalwat dan Ilmu Laduni

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Kasus Lombokdaily

17 TAHUN DIPENDEM, SKANDAL PONPES BUNKATE MELEDAK!

Rabu, 23 Sep 2026 - 08:28 WIB

Pemerintahan Lombokdaily

RSUD Praya Kebut Reakreditasi, Target Beres Desember 2026

Selasa, 22 Sep 2026 - 07:44 WIB