SEMEN HILANG, RAKYAT DIBIKIN MERAYAP! DARI LEMBAR SAMPAI MATARAM PROYEK LUMPUH, HARGA DIGORENG GILA-GILAAN

Selasa, 22 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KADIS CUMA BISA BILANG ‘KURANG PASOKAN’ – PENGAMAT: JANGAN BODOHI RAKYAT DENGAN ALASAN KAPAL!

Lombokdaily.net – Nusa Tenggara Barat kekeringan semen! Bukan sekadar isu, proyek rakyat lumpuh, tukang nganggur, harga melambung gila. Ironisnya, jawaban pejabat cuma satu kalimat klasik: kurang pasokan dari pabrik.

Kepala Dinas Perdagangan Lombok Tengah, Lalu Setiawan, mengakui kelangkaan ini bukan hanya terjadi di Loteng.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kelangkaan semen terjadi bukan saja di Loteng, tapi di Mataram, Lobar dan Lotim juga. Ini karena kurangnya pasokan dari pabrik. Kami sedang koordinasikan hal ini dengan pihak provinsi,” kata Lalu Setiawan enteng.

Hasil koordinasi itu? Provinsi cuma akan bersurat ke Pelindo agar kapal semen di Pelabuhan Lembar segera dibongkar. Sesimpel itu. Padahal di lapangan, harga sudah mencekik leher.

Baca Juga :  Gandeng Pemkab Loteng, Alfamart Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Ritel dan Kurasi Produk

Fakta yang ditemukan di lapangan jauh lebih panas. Semen Bosowa yang biasanya Rp 61.000 – Rp 62.000 per sak, kini tembus Rp 68.000! Tonasa dan Tiga Roda pun bervariasi, naik tanpa kendali. Alasannya selalu sama: barang tidak ada.

Pengamat Publik Lombok Tengah, Agus Sukandi, meledak mendengar alasan klise tersebut. Menurutnya, publik jangan dibodohi dengan drama “kapal terlambat” dan “kerusakan pabrik”.

“Ini dua kemungkinan, memang tidak ada barang dari pabrik atau memang ada dugaan mau dinaikkan harga? Kita tidak tahu skenario pabrik bersama oknum-oknum pengusaha di sini,” tegas Agus dengan nada tinggi.

Baca Juga :  Gubernur NTB Lantik Abul Chair sebagai Sekda Definitif, Ajak Bangun NTB Secara "Berjamaah"

Agus membongkar borok distribusi. Selama ini distributor punya jatah sendiri, punya data sendiri. Sistem seperti pupuk. Orang luar tidak bisa masuk seenaknya, harus lewat dia. Inilah yang membuat harga mudah digoreng saat barang langka.

“Dengan adanya kelangkaan ini, langkah distributor ataupun pabrik dia akan menaikkan harga. Konsumen berani beli lebih mahal karena butuh. Ini yang dimanfaatkan,” bongkarnya.

Ia juga menyoroti faktor lain yang jadi kambing hitam, mulai dari penertiban truk tronton gandeng yang kini dilarang, sehingga kapasitas angkut dari 50 ton jadi 25 ton, hingga bongkar muat di Lembar yang sengaja dipersulit.

Baca Juga :  Sejumlah Peraturan Diterapkan ITDC di KEK Mandalika

Kalau dalam seminggu ini tidak selesai, Agus mendesak Kadis Perindag Provinsi harus buka-bukaan di depan publik. Jangan cuma berlindung di balik surat ke Pelindo.

“Kalau cuma dibilang keterlambatan saja, rakyat mana yang percaya? Harus dibuka berapa ribu sak jatah untuk Lombok, siapa distributornya, kemana larinya. Lombok Timur sudah kontak saya karena proyek mandek semua. Semen tidak ada,” pungkasnya.

Kini bola panas ada di tangan Disperindag NTB. Mau terus berlindung dengan alasan “kapal terlambat” atau berani bongkar siapa yang bermain di balik kelangkaan semen ini?. Editor :  Muhammad ROSIDI

Penulis : TOH

Editor : Rossidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

RSUD Praya Kebut Reakreditasi, Target Beres Desember 2026
Langit Lombok Makin Ramai, 66 Penerbangan Ekstra Siap Sambut MotoGP Mandalika 2026
9 MEDALI DIKANTONGI, DODEK RESMI PIMPIN BOLA BESI LOTENG!
TERCIDUK DI DEPAN SAMSAT! Bawa Trail Curian dari Mataram, Pemuda 20 Tahun Tak Berkutik di Praya
DANA SILUMAN DPRD NTB : DIKEMBALIKAN BUKAN BERARTI DIMAAFKAN
Honorarium Dewan Pengawas Dibatas 45% Gaji Dirut, Bupati Loteng Atur Total Perumdam
Lombok Tengah Panen 91 Inovasi! Bupati Pathul: Jangan Berhenti Berkreasi
Paripurna DPRD Lombok Tengah: Bupati Pathul Bahri Ungkap Strategi Dongkrak PAD dan Perbaikan Jalan 25 Km
Berita ini 6 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Selasa, 22 September 2026 - 12:29 WIB

SEMEN HILANG, RAKYAT DIBIKIN MERAYAP! DARI LEMBAR SAMPAI MATARAM PROYEK LUMPUH, HARGA DIGORENG GILA-GILAAN

Selasa, 22 September 2026 - 07:44 WIB

RSUD Praya Kebut Reakreditasi, Target Beres Desember 2026

Jumat, 18 September 2026 - 19:32 WIB

9 MEDALI DIKANTONGI, DODEK RESMI PIMPIN BOLA BESI LOTENG!

Jumat, 18 September 2026 - 14:30 WIB

TERCIDUK DI DEPAN SAMSAT! Bawa Trail Curian dari Mataram, Pemuda 20 Tahun Tak Berkutik di Praya

Jumat, 18 September 2026 - 10:46 WIB

DANA SILUMAN DPRD NTB : DIKEMBALIKAN BUKAN BERARTI DIMAAFKAN

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Pemerintahan Lombokdaily

RSUD Praya Kebut Reakreditasi, Target Beres Desember 2026

Selasa, 22 Sep 2026 - 07:44 WIB