Pemkab Lombok Tengah Dorong Percepatan Pendidikan Inklusif Berbasis Data

Kamis, 26 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Diskusi Terpumpun Menghadirkan Layanan Pendidikan Inklusif Tahun 2026, di Ballroom Kantor Bupati, Selasa (24/2). Kegiatan ini menjadi langkah strategis mempercepat layanan pendidikan inklusif berbasis data di daerah.

 

Kepala Bapperida Kabupaten Lombok Tengah, H.Lalu Wiranata, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut hasil cut off Pendataan Profil Belajar Siswa (PBS) serta proses verifikasi–validasi asesmen lanjutan yang tengah dilakukan melalui jejaring Puskesmas di bawah koordinasi Dinas Kesehatan.

 

Dari 9.934 peserta didik yang terdata, sebanyak 5.317 siswa teridentifikasi memiliki hambatan fungsional belajar dengan tingkat beragam, yakni 540 siswa kategori berat, 2.818 kategori sedang, dan 1.959 kategori ringan. Data ini menjadi dasar penting dalam perencanaan layanan pendidikan yang lebih terarah dan sistematis.

Baca Juga :  Penutupan FORNAS NTB Gelar Pesta Rakyat Bareng Slank

 

Wakil Bupati Lombok Tengah, Dr. H.M. Nursiah, S.Sos., (tautan tidak tersedia), menegaskan bahwa data tersebut merupakan dorongan kuat bagi pemerintah daerah untuk segera bertindak secara strategis. Pendidikan inklusif tidak dapat diselesaikan oleh satu sektor saja, diperlukan kolaborasi lintas perangkat daerah dan dukungan seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga :  Lombok Tengah dan Lombok Timur Sepakati Kerja Sama Pencegahan Kebakaran di Perbatasan

Pemkab Lombok Tengah berharap setiap komitmen dukungan dirumuskan secara jelas dan terukur sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh anak-anak. “Forum ini adalah momentum percepatan menghadirkan layanan pendidikan inklusif bagi semua anak Lombok Tengah. Kita ingin memastikan tidak ada satu pun anak yang tertinggal dalam memperoleh hak pendidikan yang bermutu,” tutup Wakil Bupati. (Toh).

Penulis : Rossi

Editor : TOH

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Pajak Hiburan MotoGP Mandalika Turun, Wabup Loteng: Kita Masih Menunggu Hitungan MGPA
Belanja Pegawai Capai Rp 1,2 Triliun, Pemkab Lombok Tengah Pertahankan Anggaran dan Soroti Pengangguran 2,7 Persen
DARURAT LINGKUNGAN! Pakar Sebut Pasar Hewan Batunyala Bom Waktu Pencemaran Sungai di Lombok Tengah
Menuju Indonesia Emas 2045, Muazim Akbar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Praya
Pemkab Lombok Tengah Cairkan Bonus Atlet Peraih Medali Porprov NTB 2026
81 Tahun Loteng Gubernur Ingatkan, Jangan Jadi Tamu di Gumi Paer Sendiri
RIBUAN LOKER DIBUKA! 1.282 Lowongan di Job Fair Masmirah Praya
Paripurna HUT Loteng ke-81: Dari Duka Sade Sampai Sukses MotoGP
Berita ini 27 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Pajak Hiburan MotoGP Mandalika Turun, Wabup Loteng: Kita Masih Menunggu Hitungan MGPA

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Belanja Pegawai Capai Rp 1,2 Triliun, Pemkab Lombok Tengah Pertahankan Anggaran dan Soroti Pengangguran 2,7 Persen

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:45 WIB

DARURAT LINGKUNGAN! Pakar Sebut Pasar Hewan Batunyala Bom Waktu Pencemaran Sungai di Lombok Tengah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Menuju Indonesia Emas 2045, Muazim Akbar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Praya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:19 WIB

81 Tahun Loteng Gubernur Ingatkan, Jangan Jadi Tamu di Gumi Paer Sendiri

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU