Pangkalan Gas Siluman, Ada Plang, Tak Ada Gas, Harga Sesuka Hati

Senin, 11 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Rakyat Disuruh Main Tebak-tebakan, Pemerintah dan Aparat Diminta Jangan Jadi Penonton”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

LOMBOK TENGAH – Keberadaan pangkalan LPG 3 kg alias “gas melon” bersubsidi di sejumlah wilayah Lombok Tengah bak cerita siluman. Plang nama pangkalan terpampang gagah, tapi kiosnya tutup mati. Warga yang butuh gas untuk masak malah harus main detektif dulu: “Di sini jual gas nggak ya?”. Ketua LSM Deklarasi NTB, Agus Sukandi, mengungkap kejanggalan itu kepada wartawan, Senin (11/5). Menurutnya, banyak pangkalan sengaja tertutup dari masyarakat. “Plang nama ada, tapi warungnya tutup. Tidak ada yang tahu ada yang jual gas di sana,” sindir Agus.

Baca Juga :  MotoGP Mandalika 2024 Hari Kedua Sukses Digelar

Harga Melon Rasa Cabe Pedas di Kantong

Tak hanya “hilang” secara fisik, harga gas melon di pangkalan juga ikut-ikutan siluman. Harga Eceran Tertinggi (HET) sudah jelas dipatok Rp14.000 per tabung. Tapi di lapangan, warga dipaksa bayar Rp20.000, Rp21.000, Rp22.000, bahkan tembus Rp25.000 sampai Rp27.000.

“Dari agen ke pangkalan cuma Rp14 ribu. Dari pangkalan ke masyarakat seharusnya Rp18 ribu. Tapi kenyataannya Rp20 ribu, Rp22 ribu, Rp25 ribu, bahkan Rp27 ribu. Ini kok seperti ini? Ini kan mencekik rakyat di kala ekonomi begini,” tegas Agus dengan nada heran.

Baca Juga :  Bambang : PDAM Loteng Telah Menjalankan Program CSR Secara Maksimal 

Agen dan Pengawas, Kemana Saja?

Deklarasi NTB mempertanyakan fungsi pengawasan agen terhadap pangkalan yang menjual semaunya. “Dimana pengawasan elpiji bersubsidi ini? Kok bisa dipermainkan,” kata Agus.

Ia juga menyentil lemahnya kontrol di lapangan. “Masa yang kaya aja bisa beli terus, yang miskin bagaimana nasib mereka? Persoalannya ini harus serius ditangani dengan cepat.”

Desakan Polisi dan Pemda Jangan Tidur

Agus mendesak aparat kepolisian bertindak tegas demi keadilan masyarakat. “Sama siapa lagi masyarakat akan percaya dan berkeluh kesah ketika HET di lapangan tidak sesuai? Pihak pemerintah jangan tidur dan tuli. Aparat juga diminta aktif melakukan pengawasan di masing-masing kios yang ada di kecamatan, kelurahan/desa se-Lombok Tengah.” Yang bikin tambah heran, gas melon malah disebut langka di kios-kios. “Masalahnya di masing-masing kios langka. Kok bisa ya? Apakah ini disengaja atau permainan agen? Ini harus dituntaskan,” pungkasnya.

Baca Juga :  Keluarga Korban M. Irwin Protes Tuntutan 17 Tahun, Desak Hukuman Mati untuk Terdakwa Pembunuhan Berencana di Montong Ajan

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Pertamina maupun Dinas Perdagangan Lombok Tengah terkait temuan tersebut. Sementara warga masih harus meraba-raba, antara cari pangkalan yang buka atau siap-siap dompet bolong.

Editor: Redaksi

Penulis : TOH

Editor : Rossidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

SALAH CATAT NAMA DAERAH, PERINGKAT MTQ NTB DIREVISI KSB Tambah 3 Poin, Lombok Barat Turun 3 Poin, Sama-sama 144
Kejari Lombok Tengah Setorkan Rp 3,1 Miliar Hasil Rampasan Koruptor ke Kas Negara
MTQ XXXI NTB di Lombok Tengah Ditutup, Bupati: Ini Baru Awal, Bukan Akhir
Barejulat Pilih BPD Baru 2026-2034, Cuma 1 Petahana yang Maju Lagi
Satu Telur Sehari Alfamart Tembus Teratak, 100 Lebih Balita Stunting di Loteng Dapat Bantuan
Kafilah MTQ Nikmati Pesona Wisata Lombok Tengah Jelang Malam Penutupan
Ketua Kafilah Lombok Utara: MTQ XXXI NTB di Lombok Tengah Layak Jadi Rujukan Penyelenggaraan Event Keagamaan
Sumbawa Barat Juara Fahmil Putra MTQ XXXI NTB, Gabungan Tiga Pesantren Targetkan Nasional
Berita ini 60 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:03 WIB

SALAH CATAT NAMA DAERAH, PERINGKAT MTQ NTB DIREVISI KSB Tambah 3 Poin, Lombok Barat Turun 3 Poin, Sama-sama 144

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:29 WIB

Kejari Lombok Tengah Setorkan Rp 3,1 Miliar Hasil Rampasan Koruptor ke Kas Negara

Senin, 15 Juni 2026 - 23:34 WIB

MTQ XXXI NTB di Lombok Tengah Ditutup, Bupati: Ini Baru Awal, Bukan Akhir

Senin, 15 Juni 2026 - 18:07 WIB

Satu Telur Sehari Alfamart Tembus Teratak, 100 Lebih Balita Stunting di Loteng Dapat Bantuan

Senin, 15 Juni 2026 - 17:50 WIB

Kafilah MTQ Nikmati Pesona Wisata Lombok Tengah Jelang Malam Penutupan

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Pemerintahan Lombokdaily

Kejari Lombok Tengah Setorkan Rp 3,1 Miliar Hasil Rampasan Koruptor ke Kas Negara

Rabu, 17 Jun 2026 - 13:29 WIB

Pemerintahan Lombokdaily

MTQ XXXI NTB di Lombok Tengah Ditutup, Bupati: Ini Baru Awal, Bukan Akhir

Senin, 15 Jun 2026 - 23:34 WIB