Keracunan Massal di Prabarda, Polisi Gerak Cepat Berikan Pelayanan Masyarakat

Kamis, 30 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOKDAILY.NET – Aksi cepat kepolisian kembali terlihat saat belasan warga Desa Ranggagata dan Desa Pelambik, Kecamatan Praya Barat Daya, mengalami dugaan keracunan makanan, Rabu (29/1/2025). Kepolisian langsung bergerak cepat untuk mengamankan situasi, dan memastikan para korban mendapatkan perawatan medis yang diperlukan.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Mohammad Kholid, S.I.K., M.M., Kamis (30/1/2025), menegaskan jika kepolisian bekerjasama dengan tenaga medis dan pihak terkait dalam menangani insiden ini.

“Begitu menerima laporan, Kapolsek Praya Barat Daya bersama anggota langsung menuju lokasi kejadian, dan memastikan korban segera mendapatkan pertolongan. Koordinasi dengan tenaga medis juga dilakukan, untuk memastikan perawatan terbaik bagi para korban,” ujar Kombes Pol Kholid.

Diungkapkan, dugaan keracunan tersebut bermula saat warga menghadiri acara syukuran Hari Jadi ke-25, Yayasan Ponpes Darunnashihin NW Ranggagata. Nasi bungkus yang dibagikan dalam acara tersebut diduga menjadi sumber keracunan. Beberapa saat setelah mengonsumsinya, korban mengalami mual, muntah, pusing, hingga sesak napas.

Baca Juga :  Indonesia Siap Hadapi Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026

“Pihak Polsek Prabarda juga telah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan panitia acara, untuk menelusuri sumber makanan yang dikonsumsi korban. Ada indikasi makanan dipesan dari beberapa penyedia katering berbeda,” tambah Kombes Pol Kholid.

Dari total 17 warga yang terdampak, sebagian diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan di Puskesmas Darek. Kepolisian terus melakukan pemantauan di lapangan untuk mengantisipasi kemungkinan dampak lanjutan.

“Situasi di lokasi kejadian masih kondusif. Hingga saat ini belum ada laporan resmi dari keluarga korban ke pihak kepolisian. Namun, kami tetap membuka ruang bagi masyarakat jika ada hal yang perlu ditindaklanjuti,” tegasnya.

Baca Juga :  Untung Ada Polsek, Pelaku Curat Selamat Dari Amukan Massa di Prateng.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam mengonsumsi makanan dari sumber yang kurang terverifikasi.

“Kami berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi semua pihak, agar lebih teliti dalam memastikan kebersihan dan keamanan makanan, terutama dalam acara besar seperti ini,” pungkas Kombes Pol Kholid.(Red)

Penulis : Rossi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Dilaporkan Ketua PAC PPP, Dugaan Pemalsuan Surat di Penujak Masuk Meja Satreskrim Polres Loteng
Rotasi Kejari Loteng Wanda Meidina Akhmad Resmi Nakhodai Subseksi Penuntutan Pidum
Kejari Loteng Buka Data Perkara, Dorong Hukum Humanis dan Transparansi
Tuntutan Jaksa 17 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan di Montong Ajan Diprotes Keluarga Korban, Minta Hukuman Seumur Hidup
Gantung Diri di Sengkol, Polisi Lakukan Olah TKP
Polres Lombok Tengah Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum dan Transparansi, Isu “Tebus Kasus” Bandar Narkoba Tidak Terbukti
PDAM Tirta Ardhia Rinjani Perpanjang Kerja Sama dengan Kejari Lombok Tengah
Polda NTB Gelar Rakor Lintas Sektoral untuk Matangkan Operasi Keselamatan Rinjani 2026
Berita ini 22 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Rabu, 15 April 2026 - 21:57 WIB

Dilaporkan Ketua PAC PPP, Dugaan Pemalsuan Surat di Penujak Masuk Meja Satreskrim Polres Loteng

Senin, 6 April 2026 - 16:47 WIB

Rotasi Kejari Loteng Wanda Meidina Akhmad Resmi Nakhodai Subseksi Penuntutan Pidum

Sabtu, 4 April 2026 - 07:29 WIB

Kejari Loteng Buka Data Perkara, Dorong Hukum Humanis dan Transparansi

Kamis, 2 April 2026 - 21:06 WIB

Tuntutan Jaksa 17 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan di Montong Ajan Diprotes Keluarga Korban, Minta Hukuman Seumur Hidup

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:31 WIB

Gantung Diri di Sengkol, Polisi Lakukan Olah TKP

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU