Swasembada Pangan Mulai Dari Air, Kata AHY di Lombok Barat

Jumat, 10 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOK BARAT-  Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY ingatkan, bangun bendungan saja belum cukup kalau airnya tidak mengalir sampai ke sawah petani. Hal itu disampaikan AHY waktu dampingi Presiden Prabowo Subianto resmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat, Jumat 10 Juli. Peresmian ini dilakukan serentak untuk lima bendungan.

Menurut AHY, masalah yang sering kejadian adalah bendungan sudah jadi dan berdiri megah, tapi jaringan irigasinya belum nyambung. Akhirnya manfaat besar bendungan belum dirasakan penuh oleh petani. “Bendungan yang sudah terbangun akan menjadi kurang berarti apabila irigasinya belum terbangun dengan baik. Karena yang dibutuhkan petani bukan hanya bendungan yang berdiri megah, tetapi air yang benar benar sampai ke sawah mereka,” kata AHY.

Baca Juga :  Road Show Ketum Judo NTB, Dari Kapolda hingga Dansat Brimob

AHY jelaskan, urusan irigasi ini harus kerja bareng. Irigasi primer tanggung jawab pemerintah pusat, irigasi sekunder tanggung jawab provinsi, dan irigasi tersier tanggung jawab kabupaten dan kota. Kalau tiga tingkat ini nyambung, baru alirannya lancar.

Bendungan Meninting sendiri punya kapasitas tampung 12 juta m³ dengan manfaat irigasi 1.559 hektare, air baku dan potensi listrik. Bendungan ini yang ditunggu warga Lombok Barat untuk hadapi musim kemarau panjang dan perubahan iklim.

Baca Juga :  Kemenhaj Rilis Perubahan Ke-4 Jadwal Penerbangan Haji Embarkasi Lombok Tahun 1447 H/2026 M

“Swasembada pangan sesungguhnya dimulai dari ketersediaan air. Ketika bendungan dan irigasi terhubung dengan baik, petani tidak lagi hanya bergantung pada hujan. Mereka memiliki kepastian air untuk menanam, memanen, dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya,” ujar AHY.

Pemerintah, kata AHY, akan terus kawal pembangunan jaringan irigasi biar investasi triliunan untuk bendungan hasilnya maksimal untuk ketahanan pangan dan kesejahteraan semeton tani di NTB.|| Editor: Muhammad ROSIDI

Penulis : TOH

Editor : Rossidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Wabup Loteng Target Kemiskinan 10,31 Persen di 2026
Paripurna DPRD Loteng: 36 Anggota Hadir, Tutup Masa Sidang III Buka Masa Sidang I 2026-2027
Kejari Lombok Tengah Ingatkan Sekolah: Kelola Dana BOSP dengan Transparan
1.004 Anggota BPD Lombok Tengah Resmi Dilantik, Bupati: Ini Amanah Rakyat
Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade
Air PDAM di Penujak Sudah Kembali Jernih, Tingkat Kekeruhan Tercatat 2,52 NTU
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Pilkades Labulia Siap Digelar, 9.068 Warga Masuk DPT
Berita ini 18 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Selasa, 1 September 2026 - 15:35 WIB

Wabup Loteng Target Kemiskinan 10,31 Persen di 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 05:43 WIB

Kejari Lombok Tengah Ingatkan Sekolah: Kelola Dana BOSP dengan Transparan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:10 WIB

1.004 Anggota BPD Lombok Tengah Resmi Dilantik, Bupati: Ini Amanah Rakyat

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:29 WIB

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Air PDAM di Penujak Sudah Kembali Jernih, Tingkat Kekeruhan Tercatat 2,52 NTU

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Pemerintahan Lombokdaily

Wabup Loteng Target Kemiskinan 10,31 Persen di 2026

Selasa, 1 Sep 2026 - 15:35 WIB