Dinsos Loteng: Data Disabilitas Ribuan, Terbanyak Mental, Susah Kalau Tak Ada KTP

Kamis, 2 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Saat hearing HWDI di DPRD, Dinsos minta data disurvei HWDI dipadukan dengan data dinas

PRAYA – Selain soal akses puskesmas, masalah data penyandang disabilitas juga mencuat saat audiensi Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) NTB dengan Komisi IV DPRD Lombok Tengah, Kamis, 2 Juni 2026. Perwakilan Dinas Sosial Lombok Tengah yang menangani disabilitas mengatakan, data dari Dinsos dan data hasil survei lapangan yang dilakukan HWDI perlu dipadukan. “Data yang dari dinas sosial sama data yang pernah dilakukan survei itu mungkin kita bisa padukan,” ujarnya, menanggapi yang disampaikan Pak Mastin soal sosialisasi.

Baca Juga :  Pemkab Lombok Tengah Dorong Admin Perangkat Daerah Aktif Kelola SP4N-LAPOR

Menurut Dinsos, data disabilitas di DTKS Kementerian Sosial saat ini tampilannya belum lengkap.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami tidak tahu, itu memang sudah ada dari Kementerian Sosial, data disabilitas di desil itu kayaknya belum ada tampilannya,” katanya.

Untuk itu, pihaknya sudah turun langsung ke lapangan untuk pendataan. Hasilnya tercatat ribuan penyandang disabilitas di Lombok Tengah, dengan jenis yang beragam. “Disabilitas yang ragam, ada semua. Yang paling banyak disabilitas mental,” kata perwakilan Dinsos tersebut.

Baca Juga :  10 MUHARRAM – BUPATI PATHUL: 7 RIBU ANAK YATIM LOTENG DAPAT SANTUNAN, DIBAGI DI 12 KECAMATAN

Masalahnya, banyak teman-teman disabilitas mental terlantar yang tidak punya identitas. Mereka biasanya diantar oleh polisi atau pihak lain ke Dinas Sosial.

“Kami tidak tahu orang ini dari mana. Kami koordinasi sama puskesmas, kalau tidak ada identitasnya kami kewalahan,” ujarnya.

Kalau sudah dirujuk ke RSJ Mutiara Sukma dan ternyata orang tersebut dari luar daerah, Dinsos tetap tangani, tapi kesulitan mengurus identitasnya. “Kami perlu koordinasi juga sama teman-teman di Capil. Sudah berapa kali kami bersurat, kami laporkan ke pimpinan, gimana caranya supaya koordinasi kita sama Capil itu bisa jalan,” katanya.

Baca Juga :  Gubernur NTB Terpilih Dr. Iqbal Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Sumbawa

Dinsos berharap data disabilitas ini bisa dipadukan dengan data HWDI, supaya bantuan BPJS dan bansos bisa lebih tepat sasaran ke 6 puskesmas pilot project: Praya, Ubung, Puyung, Janapria, Kopang, dan Pengadang.|| Editor:  Muhammad ROSIDI

Penulis : Rossi

Editor : Rossidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Miliaran Rupiah Pajak Tak Masuk Kas Daerah, Jaksa Kejari Lombok Tengah Berhasil Pulihkan Sebagian
Ramai Pasien, RSUD Praya Tetap Layani dengan Cepat dan Ramah
GUBERNUR NAIK MOBIL KOMANDO, SASAKA: MBG JANGAN JADI PROYEK KONGSI
25 Direktur-Bendahara BUMDes Loteng Belajar Tata Kelola dan Kelola Risiko
SATU SISWA SMAN 1 PRAYA LOLOS KE ISTANA! Ini Daftar Lengkap 37 Paskibraka Loteng 2026
PORWADA NTB 2026 Dibuka, Wartawan Diajak Sehat dan Solid
10 MUHARRAM – BUPATI PATHUL: 7 RIBU ANAK YATIM LOTENG DAPAT SANTUNAN, DIBAGI DI 12 KECAMATAN
Lombok Tengah Perkuat Keamanan Siber, TTIS Resmi Teregistrasi BSSN
Berita ini 3 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:09 WIB

Dinsos Loteng: Data Disabilitas Ribuan, Terbanyak Mental, Susah Kalau Tak Ada KTP

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:49 WIB

Miliaran Rupiah Pajak Tak Masuk Kas Daerah, Jaksa Kejari Lombok Tengah Berhasil Pulihkan Sebagian

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:34 WIB

Ramai Pasien, RSUD Praya Tetap Layani dengan Cepat dan Ramah

Senin, 29 Juni 2026 - 19:42 WIB

GUBERNUR NAIK MOBIL KOMANDO, SASAKA: MBG JANGAN JADI PROYEK KONGSI

Senin, 29 Juni 2026 - 16:56 WIB

25 Direktur-Bendahara BUMDes Loteng Belajar Tata Kelola dan Kelola Risiko

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Pemerintahan Lombokdaily

Dinsos Loteng: Data Disabilitas Ribuan, Terbanyak Mental, Susah Kalau Tak Ada KTP

Kamis, 2 Jul 2026 - 12:09 WIB

Hukrim Lombokdaily

13 OKNUM DPRD NTB KEBAL HUKUM? SASAKA GEDOR KEJATI

Kamis, 2 Jul 2026 - 08:46 WIB