Cegah Suap Izin, Kejari Loteng Ultimatum “Calo Berseragam” di Sektor Pariwisata

Kamis, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Seksi Intelijen Dr. Alfa Dera, S.H., M.H., M.M

PRAYA — Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Tengah mengambil langkah proaktif untuk menjaga wajah pariwisata daerah tetap aman dan bermartabat. Melalui Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Investasi, kejaksaan kini gencar melakukan pemetaan terhadap fasilitas wisata sebagai upaya pencegahan dini dari praktik korupsi dan pelanggaran perizinan yang membahayakan publik. Kepala Kejari Lombok Tengah, Dr. Putri Ayu Wulandari, melalui Kepala Seksi Intelijen Dr. Alfa Dera, S.H., M.H., M.M., menegaskan langkah ini bukan untuk menakut-nakuti pengusaha. “Tujuannya jelas menata sistem, melindungi investor yang jujur, dan menjamin keselamatan wisatawan yang berkunjung ke Lombok,” ujarnya.

Fokus SLF dan Praktik Nominee 

Alfa Dera memaparkan, fokus utama pemetaan adalah fasilitas akomodasi seperti hotel dan vila yang beroperasi tanpa Sertifikat Laik Fungsi (SLF) serta terindikasi kuat melibatkan praktik pinjam nama atau nominee. Dari temuan lapangan, tim intelijen mengungkap rantai potensi koruptif: praktik nominee, di mana Warga Negara Asing (WNA) menggunakan identitas warga lokal untuk menguasai properti, sering memicu rentetan pelanggaran. Karena status kepemilikan bias, proses pengurusan izin menjadi tidak transparan.

Celah Suap Muncul Saat Hindari Audit Kelayakan  

“Untuk menghindari audit kelayakan bangunan (SLF), muncullah potensi celah suap. Di titik inilah perilaku koruptif terjadi; oknum pengusaha berpotensi menyuap agar usahanya beroperasi, sementara oknum aparatur menutup mata,” jelas Alfa.

Baca Juga :  Kunjungan Delegasi Kepolisian Prancis Perkuat Kerja Sama dan Motivasi Calon Bintara Polwan

Akibatnya fatal bangunan yang belum teruji keamanannya dibiarkan berdiri, menempatkan nyawa wisatawan sebagai taruhan dan merugikan pendapatan daerah.

Pencegahan untuk Perbaikan Sistem  

Alfa menekankan, pemetaan ini dijiwai semangat perbaikan tata kelola, bukan sekadar mencari kesalahan.

“Pemetaan kami difokuskan sebagai upaya pencegahan (preventif). Kami ingin mendorong perbaikan sistem perizinan di daerah. Satgas hadir sebagai wujud kepedulian agar iklim usaha di Lombok Tengah benar-benar aman, legal, dan bebas dari pungutan liar,” ungkapnya. Kejaksaan ingin memastikan investasi yang masuk ke Lombok membawa manfaat nyata bagi masyarakat, bukan investasi bodong yang berlindung di balik nama warga lokal sambil mengabaikan standar keselamatan.

Baca Juga :  Ups !!! Maaf Eror 404 !!!

Ultimatum untuk “Calo Berseragam”

Meski mengedepankan pencegahan dan pendekatan humanis, Kejari Loteng tetap memberi garis tegas. Upaya perbaikan sistem akan dibarengi penegakan hukum jika unsur keselamatan dan hajat hidup orang banyak dikorbankan demi keuntungan pribadi. Menutup pesannya, Alfa mengajak seluruh elemen masyarakat bersinergi menjaga pariwisata, sembari menitipkan peringatan tajam kepada aparatur pemerintah.

“Pesan khusus kami kepada para penyelenggara negara laksanakan tugas dengan integritas tinggi. Jangan malah menjadi ‘calo’ perizinan untuk memperkaya diri melalui perilaku koruptif. Mari bersama kita cegah hal tersebut dan bangun pariwisata Lombok Tengah yang aman, nyaman, dan berkelas dunia,” pungkasnya. (TH).

 

 

 

Penulis : TOH

Editor : Rossidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

PANAS BUKAN ALASAN BUANG AIR KE JALAN
ARB Desak KPK Turun ke Lombok Tengah, Bongkar Mafia Tanah dan Hutan Lindung
PAKAR UNGKAP PETA CUACA NTB SAMPAI MARET 2027, OKTOBER PUNCAK PANAS – JANUARI WASPADA POHON TUMBANG
DARURAT LINGKUNGAN! Pakar Sebut Pasar Hewan Batunyala Bom Waktu Pencemaran Sungai di Lombok Tengah
Media Dicatut Jadi Peserta Demo di Kejari Loteng, PWI Protes Keras
Selamat Jalan Datok Bagu – Ulama Tanpa Pamrih yang Tak Pernah Milih Tamu
DPRD Loteng Diminta Pasang Badan Soal MotoGP, Jangan Lempar ke Pemda
JANGAN TAKUT ISU PERANG SAUDARA, MK HARUS TEGAK DI ATAS KONSTITUSI
Berita ini 87 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:35 WIB

PANAS BUKAN ALASAN BUANG AIR KE JALAN

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:50 WIB

ARB Desak KPK Turun ke Lombok Tengah, Bongkar Mafia Tanah dan Hutan Lindung

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:34 WIB

PAKAR UNGKAP PETA CUACA NTB SAMPAI MARET 2027, OKTOBER PUNCAK PANAS – JANUARI WASPADA POHON TUMBANG

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:45 WIB

DARURAT LINGKUNGAN! Pakar Sebut Pasar Hewan Batunyala Bom Waktu Pencemaran Sungai di Lombok Tengah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Media Dicatut Jadi Peserta Demo di Kejari Loteng, PWI Protes Keras

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Hukrim Lombokdaily

Pulang Kerja Dikeroyok di Lampu Merah Puyung, Pemuda DL Lapor Polisi

Minggu, 1 Nov 2026 - 15:48 WIB

Pembangunan Lombokdaily

Dari Desa untuk NTB: Teh Prabu dan Monkey Cave Raih Juara II

Minggu, 1 Nov 2026 - 11:29 WIB

Pembangunan Lombokdaily

Butuh Sumur Bor dan Jalan Mulus, Warga Bujak Titip Harapan ke DPRD

Sabtu, 31 Okt 2026 - 22:32 WIB