Hasan Masat Dipecat Dari Tim Pathul-Nursiah

Rabu, 11 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOKDAILY.NET – Dewan Penasehat Pemenangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Petahana Pathul- Nursiah, Hasan Massat,  disebutkan terpaksa dikeluarkan dari tim pemenangan. Hal itu lantaran aktivis gaek tersebut, diduga kampanyekan paket Calon Gubernur NTB-Wakil Gubernur NTB yang dikenal dengan paket Bang-Abah.

Pemecatan itu, karena dinilai menyimpang dari dukungan politik Pathul-Nursiah yang satu paket kampanye dengan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang dikenal dengan paket Iqbal-Dinda.

Dikonfirmasi dengan hal tersebut, Hasan Masad tidak membantahnya. Dia membenarkan perihal pemberhentian dirinya dalam struktur pemenangan Pathul-Nursiah jilid 2 tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemberhentian dirinya, dilakukan langsung oleh calon Wakil Bupati HM.Nursiah saat melakukan sosialisasi dan kampanye di Pendopo Wakil Bupati Minggu 8 September 2024.

“Ya benar saya diarahkan untuk tidak lagi melakukan kampanye Pathul-Nursiah,” kata Hasan Masat kepada sejumlah wartawan pada Rabu 11 September 2024 di Praya.

Peristiwa pemecatan dirinya itu tutur Hasan Masat, terjadi ketika dirinya ingin ditemui oleh koordinator Kecamatan Jonggat untuk koordinasi perihal masalah pemenangan Pathul-Nursiah jilid 2.

Dan keinginan koordinator jonggat yang berjumlah sebanyak lima orang itu,  ditindak lanjuti oleh dirinya dengan melalukan pertemuan di Pendopo Wakil Bupati Lombok Tengah.

Baca Juga :  KSB Mulai Dilanda Kekurangan Air Bersih, Polisi Beri Bantuan

“Ditengah pertemuan itu, saya dipanggil oleh Wabup Doktor H.M. Nursiah dan langsung ngomong kalau kita dah banyak dibicarakan di utara (pendopo satu bupati). Untuk itu jangan lagi bicara maiq meres, apalagi pimpin rapat. Dan jangan lagi rapat disini, ndak enak sama yang di utara,” tutur Hasan Masat mengutip apa yang disampaikan Wabup yang saat itu sambil berdiri.

Setelah mendengar kata-kata HM.Nursiah tersebut, Hasan Masat langsung angkat kaki dari pendopo 2 itu dan pulang.

Menurut Hasan Masat, pasangan Pathul-Nursiah menginginkan kalau semua relawan dan timnya, juga sekaligus dijadikan sebagai relawan dan tim Iqbal-Dinda. Dan lantaran dirinya menolak keinginan itu,  menjadi alasan kuat memberhentikanya sebagai dewan penasehat di tim Pathul-Nursiah.

“Mereka (Pathul-Nursiah) ingin semua relawan atau tim Pathul-Nursiah sekaligus menjadi relawan dan tim Iqbal-Dinda, saya menolak. Kalau masalah pilgub, mestinya bebaskan teman-teman tentukan sikap,” harap Hasan Masat.

Pihaknya lanjut Hasan Masat, memang mengakui dimana-mana pidato untuk pilihan bupati wakil bupati tetap harus ke paket Pathul Nursiah atau dengan jargon Maiq Meres.

Baca Juga :  Tim Advokasi KONI Provinsi NTB Gegabah dan Keluar dari ADART, Ketum harus Bijak

Sementara untuk Gubernur dan Wakil Gubernur tetap ke paket Bang-Abah. Karena hal itu kata Hasan Masat, merupakan komitmen dan realitas pengalaman yang mereka punya.

“Jadi kita harus pilih pemimpin NTB yang sudah terbukti saja,” tegas Hasan Masat.

Selain itu, slogan Maiq-Meres yang masih diakui oleh Pathul-Nursiah jilid 2 juga harus diakui slogan itu merupakan peninggalan HM. Suhaili FT. SH waktu berpasangan dengan HL. Normal Suzana sebagai Bupati dan Wakil Bupati Loteng.

Tentu slogan itu tidak bisa dinaifkan dan tidak bisa digantikan atau dipakai oleh siapapun saat mencalonkan diri sebagai Bupati dan Wakil Bupati Loteng. Bahkan peran Maiq-Meres di zaman saat HM. Suhaili sebagai Bupati banyak hasil pembangunan yang ditinggalkan.

Contohnya menurut Hasan Masat, seperti Gedung DPRD, Poltekpar, kontribusi Loteng untuk BIL, KEK Mandalika, program Rurung-Reban, pembuatan jalan raya irigasi, pelayanan pemberdayaan masyarakat terpadu (Lempermadu), pendirian badan Keamanan Kelurahan/ Desa (BKD/BKL), untuk antipasi Issue dan budaya global digalakkan yakni Hari Rahman Rahim Day.

Baca Juga :  Komisi III Mendorong Pemda Loteng Untuk Mencari Sumber Pembiayaan yang Efektif Untuk Pembangunan Infrastruktur

” Oleh sebab itu, demi masa depan Lombok Tengah dan NTB pada umumnya, Bang Zulkiflimansyah-Abah Uhel pilihan Gubernur dan Wakil Gubernur yang cerdas! Dan bukan menghayal untuk memerintah dalam membangun NTB kedepan, saatnya masyarakat dan juga pemerintah Lombok Tengah untuk balas budi untuk HM Suhaili FT,” tandas Hasan Masat.

“Pembangunan yang dihasilkan oleh HM Suhaili FT saat menjabat sebagai Bupati Loteng dua periode, tidak bisa di pungkiri dan dinafikan, keberhasilan itu tentu tidak bisa tidak membuat kita untuk berterima kasih saat ini,” imbuhnya.

Oleh sebab itu, pihaknya tegas Hasan Masat, tetap akan tekankan demi masa depan Lombok Tengah dan NTB pada umumnya, Calon Gubernur BangZul- Abah Uhel, pilihan yang cerdas dan bukan menghayal untuk memerintah dan membangun NTB.

“Saatnya masyarakat dan juga pemerintah Lombok Tengah untuk memilih calon gubernur yang jelas dan terbukti,” pungkas Hasan Masat.

Sementara itu, Wakil Bupati Lombok Tengah, DR.HM.Nursiah S.Sos M.Si, dikonfirmasi atas hal tersebut via WA-nya, belum memberikan jawaban.

Penulis : Rossi

Editor : Rosidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Desak Gubernur NTB Cabut Izin PT Sadhana Arif Nusa: Perusahaan Ini Dinilai Merusak Lingkungan dan Mengabaikan Hak Masyarakat”
Desakan Pencabutan Izin Konsesi Hutan PT Shadana Arifnusa di Lombok Tengah Karena Pelanggaran Kewajiban dan Komitmen
Ratusan Masyarakat Loteng Geram dengan Aktivitas PT Shadana ArifNusa, Diduga Lakukan Perambahan Hutan
Komisi III DPRD Tegas Menyatakan PT Shadana Diminta Hentikan Aktivitasnya
Aliansi Peduli Demokrasi NTB Ajukan Permohonan Hearing ke DPRD Lombok Tengah Terkait Dugaan Ilegalitas PT Sadhana Arif Nusa
L Muhibban Segera Polisikan Tuduhan Premanisme Devcolektor PT LNI, Bela Konstituen dengan Tegas
Dr. H. M. Nursiah Resmi Terpilih Sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Lombok Tengah Periode 5 Tahun ke Depan
Musda Ke-XI Partai Golkar Lombok Tengah Berlangsung di Raja Hotel Kuta Mandalika
Berita ini 255 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Selasa, 11 November 2025 - 08:21 WIB

Desak Gubernur NTB Cabut Izin PT Sadhana Arif Nusa: Perusahaan Ini Dinilai Merusak Lingkungan dan Mengabaikan Hak Masyarakat”

Rabu, 29 Oktober 2025 - 07:09 WIB

Desakan Pencabutan Izin Konsesi Hutan PT Shadana Arifnusa di Lombok Tengah Karena Pelanggaran Kewajiban dan Komitmen

Senin, 27 Oktober 2025 - 07:52 WIB

Ratusan Masyarakat Loteng Geram dengan Aktivitas PT Shadana ArifNusa, Diduga Lakukan Perambahan Hutan

Kamis, 23 Oktober 2025 - 19:44 WIB

Komisi III DPRD Tegas Menyatakan PT Shadana Diminta Hentikan Aktivitasnya

Selasa, 21 Oktober 2025 - 19:52 WIB

Aliansi Peduli Demokrasi NTB Ajukan Permohonan Hearing ke DPRD Lombok Tengah Terkait Dugaan Ilegalitas PT Sadhana Arif Nusa

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Pemerintahan Lombokdaily

PERUMDAM Tirta Ardhia Rinjani Lombok Tengah Rayakan HUT ke-34 dengan Semangat Baru

Kamis, 27 Nov 2025 - 13:16 WIB

Pemerintahan Lombokdaily

Ribuan Guru Ikuti Jalan Sehat Semarak HUT PGRI dan Hari Guru Nasional

Sabtu, 22 Nov 2025 - 18:06 WIB