BIAO, TAMAN ATAU TERMINAL? PEMERINTAH DISINDIR ‘NDEK TAOK GAWEK’ URUS JALUR MAUT PRAYA

Jumat, 8 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi III DPRD Lombok Tengah Desak Pemda Tertibkan Jalur Biao : “Masak Hal Meni-Meni Harus Tunggu Paripurna?”  

PRAYA, LOMBOK TENGAH — Taman Biao, katanya. Tapi yang kelihatan malah terminal bayangan. Truk tonase besar, pedagang, SPBU, pelajar, semua tumpah ruah di satu jalur. Rem blong? Tinggal pilih nabrak reklame atau nyawa.

Rabu, 6 Mei 2026, satu truk Fuso muatan jagung tujuan Surabaya harus ‘cium’ plang reklame di Biao. Gara-gara rem blong. Sopir pilih menabrakkan diri daripada makan korban. Insiden itu cukup jadi alarm Biao bukan lagi jalur, tapi kuburan yang antri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal, Biao ini bukan jalan tikus. Ini pintu gerbang Kota Praya. Jalur nadi antar kota antar provinsi. Dari Pelabuhan Kayangan Lombok Timur ke Mataram, ke Lembar, semua lewat sini. Vital? Jelas. Ruwet? Lebih jelas lagi. 

Baca Juga :  Dikritik Atas Dugaan Pelayanan Buruk, RSUD Praya Malah Laporkan Warga ke Polisi

KAYAK PASAR SENEN, POLISI NDAK ADA”  

Pengusaha transportasi Lombok Tengah, Nasrullah alias Cuk Loh, sudah muak. “Biao itu sudah kayak tempat parkir di Pasar Senen. Truk-truk besar parkir setiap hari. Ditambah pedagang, POM bensin, kawasan pendidikan Tampar Ampar. Polisi berjaga aja ndak ada? Bingung saya,” semprotnya.

Memang, di jalur lingkar satu arah masuk Kota Praya itu tak ada batang hidung pospol. Lengkap sudah dari barat ke Mujur-Keruak bersilang dengan kendaraan dari Kopang masuk kota. Semua numplek di satu jalur. Tanpa traffic light. Tanpa aturan. “Saya ndak ngerti, kenapa truk-truk itu dibolehkan parkir disana. Apalagi kalau ada yang berhenti beli buah, eh masih ada kendaraan keluar Pom Bensin. Marak ndekn bedowe pemerentah Biao tiye jak, ape porokn perhubungan ni?” keluh Nasrullah, setengah protes, setengah pasrah.

Baca Juga :  Loteng Siap Gayakan MTQ XXXI NTB 2026, Logo dan Desain Piala Diluncurkan 

DEWAN KI AGUS : BIAO UNIK, PALING RUWET SE-PRAYA 

Sekretaris Komisi III DPRD Lombok Tengah, Ki Agus Azhar, tak menampik. “Memang Biao ini unik, satu-satunya tempat paling ruwet di Praya. Apalagi disana kawasan pendidikan, bahaya bagi para pelajar jika ini tidak dirapikan,” katanya. Ki Agus mendesak Pemda Loteng, khususnya Dishub, segera koordinasi dengan kepolisian dan Pemprov NTB. Maklum, status jalannya gado-gado jalan provinsi campur jalan kabupaten.   Menurutnya, bundaran Biao wajib didesain ulang. “Kita contohkan Lombok Barat, walaupun tidak sebesar itu tapi untuk jalur Biao perlu didesain ulang bundarannya,” cetus mantan Kades Barabali itu.

Baca Juga :  Polisi Perkuat Penjagaan Gudang Logistik Pemilu

Soal urgensi, Ki Agus tegas, Biao itu etalase Praya. “Insha Allah, nanti kita akan sampaikan ke dinas perhubungan. Bila perlu kita sampaikan di paripurna. Laguk masen sak meni-meni masih harus lek paripurna, ya Allah. Masen ndek tao gawek sak meni-meni,” tandasnya, nyentil.  

NUNGGU KORBAN DULU BARU BERGERAK?

“Satu insiden rem blong sudah cukup jadi tamparan. Biao hari ini, tanpa pospol, tanpa lampu merah, tapi penuh truk parkir, pedagang, pelajar, dan SPBU. Jalur provinsi rasa pasar kaget. Kalau yang “meni-meni” saja harus nunggu paripurna, kapan Biao berhenti jadi jalur maut? Jangan sampai plang reklame berikutnya yang ditabrak adalah nyawa.” Tutupnya.

Editor :  Muhammad ROSIDI

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Kejari Lombok Tengah Buka Ruang Dialog dengan Media untuk Perkuat Transparansi Publik
Sejalan Asta Cita Presiden, Kejari Lombok Tengah Berhasil Selamatkan Rp2,16 Miliar PAD untuk Perkuat Pembangunan Daerah
Desa Kerame Jati Juara Umum MTQH ke-32 Kecamatan Pujut
Pemkab Lombok Tengah Luncurkan BESTI, Gerakan Tanam Cabai Bersama Siswa untuk Kendalikan Inflasi
Diskominfo Loteng Bentengi Pelajar dari Jeratan Judol dan Pinjol Ilegal
Lombok Tengah Finis Kedua PORPROV NTB XII, Kuasai 25 Persen Gelar Juara Umum
Bupati Lombok Tengah Ajak Semua Pihak Bersama Lindungi Anak dan Bangun Masa Depan
Pemkab Loteng Gandeng Taspen Life, 15.882 ASN Dapat Jaminan Tambahan
Berita ini 93 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:06 WIB

Kejari Lombok Tengah Buka Ruang Dialog dengan Media untuk Perkuat Transparansi Publik

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:18 WIB

Sejalan Asta Cita Presiden, Kejari Lombok Tengah Berhasil Selamatkan Rp2,16 Miliar PAD untuk Perkuat Pembangunan Daerah

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:36 WIB

Desa Kerame Jati Juara Umum MTQH ke-32 Kecamatan Pujut

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:14 WIB

Pemkab Lombok Tengah Luncurkan BESTI, Gerakan Tanam Cabai Bersama Siswa untuk Kendalikan Inflasi

Senin, 27 Juli 2026 - 09:36 WIB

Diskominfo Loteng Bentengi Pelajar dari Jeratan Judol dan Pinjol Ilegal

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Pemerintahan Lombokdaily

Desa Kerame Jati Juara Umum MTQH ke-32 Kecamatan Pujut

Senin, 3 Agu 2026 - 10:36 WIB