Masyarakat Pujut Menolak Tambang Ilegal di Kuta Mandalika, Kapolres Loteng Fasilitasi Petisi

Jumat, 12 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

{

{"data":{"pictureId":"ed85ef3ae52e41188f79e2b60c1d10cb","appversion":"7.6.0","stickerId":"","filterId":"","infoStickerId":"","imageEffectId":"","playId":"","activityName":"","os":"android","product":"retouch","originAppId":"7356","exportType":"","editType":"","alias":"","enterFrom":"enter_launch","capability_key":[],"effect_type":"tool","effect_id":"tool"},"source_type":"hypic","tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"client_key":"awgvo7gzpeas2ho6","template_id":"","filter_id":[],"capability_key":[]}"}

Lombokdaily.net -Puluhan masyarakat, tokoh agama, dan pemerintah desa se-Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, sepakat membuat petisi penolakan terhadap tambang tanpa izin yang ada di Desa Kuta dan sekitarnya. Petisi ini difasilitasi oleh Kapolres Lombok Tengah, AKBP Eko Yusmiarto, dan dilaksanakan di Mapolsek Kawasan KEK Mandalika pada Kamis, 11 Desember 2025.

Penolakan Tambang Ilegal

Masyarakat dan tokoh desa sepakat menolak tambang ilegal di wilayah Kecamatan Pujut karena khawatir akan merusak lingkungan dan mengancam keselamatan warga. Petisi ini juga ditandatangani oleh berbagai pihak, termasuk BKSDA NTB, Kadis Pariwisata Loteng, Kadis Lingkungan Hidup Loteng, Karang Taruna, dan Badan Keamanan Desa (BKD) se-Kecamatan Pujut.

Baca Juga :  GEMPAR! Tanah Hj Baiq Supilawati di Selong Blanak 'Raib' Dibeli Orang Jakarta, Diduga Ada Mafia Tanah

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Kapolri: Pemaparan Capaian Wujud Akuntabilitas dan Transparasi Polri

Kapolres Loteng AKBP EKo : Kami Akan Mengakomodir Aspirasi Masyarakat

AKBP Eko Yusmiarto menyatakan bahwa petisi ini merupakan aspirasi masyarakat yang akan diakomodir oleh kepolisian bersama dinas terkait. “Petisi ini sekaligus menjadi dukungan kami untuk melakukan tindakan hukum bila ada pelanggaran yang terjadi terkait keberadaan tambang emas ilegal ini,” ungkap Kapolres.

Himbauan kepada Masyarakat

Baca Juga :  "Perkawinan Bukan Penebus Luka: Tangis Anak Lombok yang Dipaksa Menikah Setelah Jadi Korban"

Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak terprofokasi oleh informasi yang belum jelas tentang kandungan emas di lokasi tersebut. “Adanya info-info kalau di lokasi itu ada kandungan emas yang tinggi, itu sama sekali tidak benar. Ada upaya-upaya provokatif dari suatu kelompok agar banyak yang datang ke sana dengan tujuan tertentu,” kata Kapolres. |©|

Penulis : Rossi

Editor : Rossidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Viral Dulu Baru Tahu, Kemenag NTB: Izin Ponpes Tidak Langsung Dicabut
Lalai Kelola Ponpes, Tuan Guru dan Satu Santri Jadi Tersangka, Terancam 5 Tahun Penjara
Tragedi di Ponpes Sengkol, 1 Santri Meninggal 3 Luka Bakar, Polisi Tetapkan 2 Tersangka
13 OKNUM DPRD NTB KEBAL HUKUM? SASAKA GEDOR KEJATI
HALIM: “YUSUF SUDAH LELAH LAPOR SEJAK 2013, KAMI SIAP JAMIN, SIAP TURUN SERIBU ORANG”
SASAKA GEBRAK KEJATI: DANA SILUMAN DPRD NTB JANGAN JADI KASUS SILUMAN!
LSBH NTB LAPOR ITDC KE KPK DUIT 120 KK MANDALIKA DIDUGA RAIB Rp19 MILIAR
Polres Lombok Tengah Tangani Laporan Dugaan UU ITE dari Akun Facebook “Mbk Mona”   
Berita ini 35 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:38 WIB

Viral Dulu Baru Tahu, Kemenag NTB: Izin Ponpes Tidak Langsung Dicabut

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:08 WIB

Lalai Kelola Ponpes, Tuan Guru dan Satu Santri Jadi Tersangka, Terancam 5 Tahun Penjara

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:27 WIB

Tragedi di Ponpes Sengkol, 1 Santri Meninggal 3 Luka Bakar, Polisi Tetapkan 2 Tersangka

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:46 WIB

13 OKNUM DPRD NTB KEBAL HUKUM? SASAKA GEDOR KEJATI

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:27 WIB

HALIM: “YUSUF SUDAH LELAH LAPOR SEJAK 2013, KAMI SIAP JAMIN, SIAP TURUN SERIBU ORANG”

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Sport Lombokdaiky

Judo Loteng Juara Umum Porprov NTB

Rabu, 15 Jul 2026 - 21:29 WIB

Unjuk Rasa Lombokdaily

Senin Besok, Aliansi Pemuda Loteng Turun Aksi di Kejari Praya

Rabu, 15 Jul 2026 - 15:06 WIB