KEMENHAJ LOTENG BANTAH DUA ISU KKN: TIDAK ADA PILIH PETUGAS SUKA-SUKA DAN UANG PELICIN

Minggu, 20 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kemenhaj Loteng Tegaskan Isu Pungutan Rp5-10 Juta Tidak Benar

PRAYA. Lombokdaily.net – Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lombok Tengah, H. Lalu Syamsul Hadi, akhirnya buka suara terkait pemberitaan dugaan praktik KKN di kantornya. Ia menegaskan dua tuduhan yang beredar itu tidak benar.

Klarifikasi ini disampaikan langsung melalui rilis media resmi, Jumat, 19 September 2026 di Praya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tuduhan pertama soal pengusulan Petugas Kloter yang disebut dipilih berdasarkan suka atau tidak suka Kepala Kantor, dibantah tegas.

Baca Juga :  Apra College Antar 9 Alumni Menuju Gerbang IPDN Jatinangor, Dominasi Lolos Seleksi IPDN Kuota NTB

Menurut H. Lalu Syamsul Hadi, pengusulan petugas sudah ada aturannya dan tidak bisa sembarangan. Semua proses berpedoman pada Keputusan Menteri Haji dan Umrah Nomor 78 Tahun 2026. Jadi tidak ada kepentingan pribadi.

Tuduhan kedua yang lebih berat, soal adanya pungutan atau uang pelicin Rp5 juta sampai Rp10 juta untuk jadi tenaga bantu atau tenaga kontrak, juga dibantah.

“Kami dengan tegas menyatakan tuduhan adanya pungutan Rp5 juta sampai Rp10 juta itu tidak benar dan tidak berdasar. Tidak pernah ada permintaan atau penerimaan uang sebagai syarat rekrutmen,” tegasnya dalam rilis tersebut.

Baca Juga :  Lahan Yang Ditempati Pelapak di Pantai Aan HPL Milik ITDC

Ia mengatakan, pihaknya sangat menghormati kritik dan pengawasan dari masyarakat dan media. Tapi kritik harus pakai fakta, dokumen, dan bukti yang sudah diverifikasi, bukan asal sebar informasi.

Pihaknya juga mengingatkan, penyebaran informasi yang tidak benar dan merugikan nama baik orang atau institusi ada konsekuensi hukumnya.

Baca Juga :  SADE HARUS BANGKIT, TAPI WAJAH ASLINYA JANGAN HILANG

Jika nanti dari hasil pemeriksaan ditemukan ada yang sengaja menyebar berita bohong dan merusak nama baik, pihaknya akan mempertimbangkan untuk menempuh jalur hukum. Langkah ini bukan untuk membungkam kritik, tapi untuk meluruskan fakta.

Di akhir rilis, ia memastikan seluruh jajaran Kemenhaj Lombok Tengah tetap fokus bekerja dan memberi pelayanan terbaik untuk masyarakat dan jamaah haji.

Sumber: Rilis Resmi Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kab. Lombok Tengah, 19 September 2026. Editor : Muhammad ROSIDI

Penulis : TOH

Editor : Rossidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

JANGAN TAKUT ISU PERANG SAUDARA, MK HARUS TEGAK DI ATAS KONSTITUSI
Pakar NTB: Stop Kekerasan Seksual di Pesantren, Lindungi Santri Jangan Tutupi Kasus
Tongkat Komando Dokkes Polda NTB Berpindah: Kombes dr. Iskandar Resmi Jabat Kabiddokkes, Kapolda Titip Pesan Khusus
NYAWA ANAK JADI TARUHAN! Kasus Dapur MBG Repok Puyung Meledak, Pakar: Jangan Cuma Hitung Porsi, Audit Total SPPG Sekarang! 
Empat Tahun Hidup dengan Psoriasis Usai Booster Covid-19, Warga NTB Tagih Kepastian Negara
PDAM Lombok Tengah Jangan Jadi Sapi Perah Politik
PDAM Loteng di Persimpangan: Pakar Desak Transparansi Uang Pelanggan dan Evaluasi Direksi
Pakar Lingkungan Desak ITDC Terbuka Soal CSR, Rangkul Pers dan Kreator Mandalika
Berita ini 78 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:52 WIB

JANGAN TAKUT ISU PERANG SAUDARA, MK HARUS TEGAK DI ATAS KONSTITUSI

Senin, 28 September 2026 - 06:16 WIB

Pakar NTB: Stop Kekerasan Seksual di Pesantren, Lindungi Santri Jangan Tutupi Kasus

Selasa, 22 September 2026 - 18:58 WIB

Tongkat Komando Dokkes Polda NTB Berpindah: Kombes dr. Iskandar Resmi Jabat Kabiddokkes, Kapolda Titip Pesan Khusus

Minggu, 20 September 2026 - 08:43 WIB

KEMENHAJ LOTENG BANTAH DUA ISU KKN: TIDAK ADA PILIH PETUGAS SUKA-SUKA DAN UANG PELICIN

Sabtu, 12 September 2026 - 11:36 WIB

NYAWA ANAK JADI TARUHAN! Kasus Dapur MBG Repok Puyung Meledak, Pakar: Jangan Cuma Hitung Porsi, Audit Total SPPG Sekarang! 

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Kepolisian Lombokdaily

Abah AIS Tumbang: Dari Pimpinan Ponpes ke Kursi Tersangka

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:57 WIB

Lombokdaily Internasional

JANGAN TAKUT ISU PERANG SAUDARA, MK HARUS TEGAK DI ATAS KONSTITUSI

Selasa, 6 Okt 2026 - 05:52 WIB