TKD Pusat Dipangkas, Gerindra DPRD Loteng: Jangan Sampai Rakyat Jadi Korban!

Rabu, 16 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYA. Lombokdaily.net – Pemandangan Umum Fraksi Partai Gerindra DPRD Lombok Tengah dalam Rapat Paripurna Perubahan APBD 2026, Senin 14 September 2026, berlangsung pedas dan to the point. Disampaikan langsung oleh Wakil Ketua Fraksi, TGH. Mustamin Hafifi, M.Pd, Fraksi Gerindra mengapresiasi Nota Keuangan yang disampaikan Bupati, namun memberi peringatan keras soal kondisi fiskal daerah.

Isu utama yang disorot adalah pemotongan Transfer Keuangan Daerah (TKD) oleh Pemerintah Pusat.

“Kita semua tahu pusat telah melakukan pemotongan TKD karena pergeseran alokasi ke program pusat. Ini sangat berpotensi menghambat pembangunan infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan di Lombok Tengah yang masih sangat bergantung pada dana tersebut,” tegas TGH. Mustamin di hadapan Bupati, Pimpinan Dewan dan anggota.

Untuk itu, Gerindra meminta seluruh OPD tidak lagi bermental proyek rutin. Program harus yang mendesak dan skala prioritas saja, sambil memaksimalkan strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk mengantisipasi fluktuasi dana pusat.

Dari Pengangguran Hingga Jukir Meresahkan

 

Tak hanya soal fiskal, Gerindra juga menyentil dua masalah yang paling dirasakan publik:

Pertama, Tingginya Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT). Fraksi Gerindra meminta Pemda tidak tutup mata dan segera menyiapkan vokasi serta pembinaan keterampilan yang mumpuni dan sesuai pasar kerja. “Jika memang kondisinya serius, berapa anggaran yang disiapkan? Mohon penjelasan,” tantang Gerindra.

Baca Juga :  Jika Hanya Pathul Maju Pilkada Loteng, Oke Wiredarme Siap Jadi Penantang

Kedua, Juru Parkir liar di kawasan destinasi wisata. Gerindra meminta penertiban total agar tidak ada lagi wisatawan yang mengeluh dan viral di media sosial seperti sebelumnya, yang jelas merugikan citra pariwisata Lombok Tengah.

Siaga Kemarau dan Perjuangkan Nasib PPPK

Musim kemarau panjang juga jadi alarm. Gerindra mendesak langkah strategis distribusi air bersih ke wilayah kekeringan, serta pengawasan ketat pendakian Gunung Rinjani via jalur Lombok Tengah dan pembakaran lahan yang rawan memicu karhutla.

Baca Juga :  Seragam di Ladang, Janji untuk Perut Rakyat

Di sisi kepegawaian, Fraksi Gerindra menyatakan sangat mengapresiasi rencana pemerintah menjadikan PPPK Paruh Waktu menjadi Penuh Waktu. Bahkan, Gerindra meminta Pemda melobi pusat agar PPPK yang usianya di atas 35 tahun tetap diberi kesempatan ikut seleksi CPNS, mengingat lama pengabdiannya.

“Semua masukan ini agar menjadi bahan evaluasi untuk kebijakan yang benar-benar pro rakyat,” pungkas TGH. Mustamin Hafifi mengakhiri pemandangan umum Fraksi Gerindra. |Editor :   Muhammad ROSIDI

Penulis : TOH

Editor : Rossidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Reses di Pujut, Warga Keluhkan Pupuk Langka dan Jalan Usaha Tani Rusak ke Anggota DPRD Sugiarto
Butuh Sumur Bor dan Jalan Mulus, Warga Bujak Titip Harapan ke DPRD
PILKADES SERENTAK 2026 DI LOMBOK TENGAH, INI DAFTAR DESA DAN NAMA CALON YANG LOLOS SEMENTARA
Tamu Finlandia Jatuh Cinta pada Lombok: Bukan Hotel Mewah, Tapi Alam dan Keramahan Warga
68 Tahun Tinggal, Ratusan Nelayan Diusir Mendadak! DPRD Digerebek, Pemdes Dituding Jadi Centeng Perusahaan Jakarta
SAPI 1 TON JADI JUARA, PETANAK LOMBOK BANGGA!
Panitia Pilkades Desa Kuta Pastikan Pilkades 29 Oktober Aman dan Damai, DPT 6.838 Orang
PANGDAM BARU TIBA DI NTB Mayjen Edi Saputra Disambut di Bandara Bizam Lombok
Berita ini 41 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Senin, 2 November 2026 - 10:20 WIB

Reses di Pujut, Warga Keluhkan Pupuk Langka dan Jalan Usaha Tani Rusak ke Anggota DPRD Sugiarto

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Butuh Sumur Bor dan Jalan Mulus, Warga Bujak Titip Harapan ke DPRD

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:11 WIB

PILKADES SERENTAK 2026 DI LOMBOK TENGAH, INI DAFTAR DESA DAN NAMA CALON YANG LOLOS SEMENTARA

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:42 WIB

Tamu Finlandia Jatuh Cinta pada Lombok: Bukan Hotel Mewah, Tapi Alam dan Keramahan Warga

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:16 WIB

68 Tahun Tinggal, Ratusan Nelayan Diusir Mendadak! DPRD Digerebek, Pemdes Dituding Jadi Centeng Perusahaan Jakarta

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Hukrim Lombokdaily

Pulang Kerja Dikeroyok di Lampu Merah Puyung, Pemuda DL Lapor Polisi

Minggu, 1 Nov 2026 - 15:48 WIB

Pembangunan Lombokdaily

Dari Desa untuk NTB: Teh Prabu dan Monkey Cave Raih Juara II

Minggu, 1 Nov 2026 - 11:29 WIB

Pembangunan Lombokdaily

Butuh Sumur Bor dan Jalan Mulus, Warga Bujak Titip Harapan ke DPRD

Sabtu, 31 Okt 2026 - 22:32 WIB