Kegiatan Program Penanaman Padi Lahan Kering Sukses Dilaksanakan Di Desa Kabul Loteng

Selasa, 4 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOKDAILY.NET – Pemda Kabupaten Lombok Tengah melaksanakan kegiatan program Penanaman padi secara Serentak bernama Agroforestri Pangan atau Padi Lahan Kering dan Tanaman Produktif Kehutanan/MPTS) berlangsung di Kawasan Hutan Lembah Jaya, didesa Kabul Kecamatan Praya Barat Daya pada Selasa 4 Februari 2025.

Program ini dilakukan secara Virtual dan diikuti oleh 16 lokasi di luar kawasan hutan di seluruh Indonesia di NTB, program ini dilakukan pada tiga Kelompok Tani Hutan, Lembah Jaya, KSU HTR Maju Bersama, dan KSU HTR Makmur Bersama.

Wakil Bupati Lombok Tengah, dr. HM. Nursiah mengaku adapun program ini bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan dan kesejahteraan petani, serta mengembangkan sistem Agroforestri yang berkelanjutan dan berbasis masyarakat.

Program ini memiliki beberapa tujuan utama dan pendukung, antara lain meningkatkan produksi pangan, terutama padi, untuk memenuhi kebutuhan pangan Nasional, serta mengembangkan ekonomi lokal.

Dalam acara peluncuran program ini, dilakukan penyerahan bibit produktif atau MPTS serta penanaman serentak Agroforestri pangan,”program ini dapat membantu meningkatkan produksi pangan dan mengembangkan agroforestry di Lombok Tengah,” imbuh Wabup.

Sementara dalam sambutannya Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan bahwa program penanaman Agroforestri merupakan upaya untuk mendukung program Asta Cita yaitu program mendukung swasembada pangan dalam mendukung Program Prabowo-Gibran. 

“Penanaman serentak ini dapat dilakukan tanpa harus membuka hutan, melainkan dengan memanfaatkan lahan yang sudah ada dan melakukan Agroforestri,” terangnya.

Menteri juga menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan hidup dan menghindari deforestasi,” pembangunan tidak boleh berhenti, tetapi keberlanjutan lingkungan hidup harus tetap dijaga agar apa yang dicita-citakan pemerintah bermanfaat bagi masyarakat,” imbuhnya.

Dalam kegiatan ini nampak dihadiri oleh sejumlah pejabat Kabupaten maupun Provinsi Nusa tenggara Barat NTB. (**).

Baca Juga :  Isnanin Mukadar Terpilih Sebagai Ketua Umum LMND Periode 2025–2027

Kompak //Puluhan kelompok tani juga menghadiri kegiatan tersebut/photo dokumentasi lombokdaily.net/

Baca Juga :  Pemerintah dan DPR telah menyetujui Anggaran Belanja Negara Sebesar Rp. 3.621,3 Triliun

 

 

 

 

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Rp 712 JUTA RAIB, SIDANG MALAH MAIN MATA? LSM Lidik Cium Hubungan Darah Hakim dan Pengacara
KEMENHAJ LOTENG BANTAH DUA ISU KKN: TIDAK ADA PILIH PETUGAS SUKA-SUKA DAN UANG PELICIN
NYAWA ANAK JADI TARUHAN! Kasus Dapur MBG Repok Puyung Meledak, Pakar: Jangan Cuma Hitung Porsi, Audit Total SPPG Sekarang! 
Empat Tahun Hidup dengan Psoriasis Usai Booster Covid-19, Warga NTB Tagih Kepastian Negara
PDAM Lombok Tengah Jangan Jadi Sapi Perah Politik
PDAM Loteng di Persimpangan: Pakar Desak Transparansi Uang Pelanggan dan Evaluasi Direksi
Pakar Lingkungan Desak ITDC Terbuka Soal CSR, Rangkul Pers dan Kreator Mandalika
SADE HARUS BANGKIT, TAPI WAJAH ASLINYA JANGAN HILANG
Berita ini 27 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Selasa, 22 September 2026 - 18:58 WIB

Rp 712 JUTA RAIB, SIDANG MALAH MAIN MATA? LSM Lidik Cium Hubungan Darah Hakim dan Pengacara

Minggu, 20 September 2026 - 08:43 WIB

KEMENHAJ LOTENG BANTAH DUA ISU KKN: TIDAK ADA PILIH PETUGAS SUKA-SUKA DAN UANG PELICIN

Sabtu, 12 September 2026 - 11:36 WIB

NYAWA ANAK JADI TARUHAN! Kasus Dapur MBG Repok Puyung Meledak, Pakar: Jangan Cuma Hitung Porsi, Audit Total SPPG Sekarang! 

Kamis, 10 September 2026 - 09:02 WIB

Empat Tahun Hidup dengan Psoriasis Usai Booster Covid-19, Warga NTB Tagih Kepastian Negara

Jumat, 4 September 2026 - 16:36 WIB

PDAM Lombok Tengah Jangan Jadi Sapi Perah Politik

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Pemerintahan Lombokdaily

Kajari Loteng Buka Pintu Buat Wartawan: Silakan Datang Ngobrol

Jumat, 25 Sep 2026 - 16:14 WIB

Kasus Lombokdaily

Buku Tanah Harus Buka Suara, Hak Warga Menunggu Kepastian

Kamis, 24 Sep 2026 - 10:32 WIB