LOMBOK TENGAH – Jalanan di Jurusan Jurang Pengendong-Endong, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, mendadak mencekam Rabu (4/11/2026) siang. Kecelakaan maut melibatkan Toyota Avanza dan sepeda motor Honda Vario merenggut dua nyawa sekaligus.
Satuan Lalu-lintas Polresta Lombok Tengah langsung turun melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kasat Lantas Polresta Lombok Tengah, AKP Edwin Isa Mahendra, S.T.K., S.I.K., M.H., M.Si., menjelaskan, kecelakaan melibatkan Toyota Avanza DR 1699 SS yang dikemudikan AS (50) dengan Honda Vario DR 3918 PO yang dikendarai RW (37).
Motor Vario itu melaju dari arah selatan menuju utara. Ironisnya, motor tersebut membawa dua penumpang sekaligus, yakni seorang wanita BN (27) dan seorang bayi mungil berusia tujuh bulan yang juga berinisial RW.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Setibanya di lokasi kejadian, sepeda motor tersebut diduga mengambil haluan ke kanan sehingga bertabrakan dengan Toyota Avanza yang datang dari arah berlawanan, yakni utara menuju selatan,” ungkap AKP Edwin. Benturan keras tak terhindarkan. Adu banteng maut itu membuat ketiga korban di atas motor terpental dan mengalami luka parah. Warga yang melihat kejadian langsung melarikan ketiganya ke RS Mandalika.
Nahas, nyawa pengendara RW dan penumpang wanita BN tak tertolong. Keduanya dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit. Sementara keajaiban terjadi pada bayi 7 bulan, korban selamat meski mengalami luka-luka dan kini masih dalam perawatan intensif.
Polisi mengimbau tragedi di Rembitan ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pengendara.
“Keselamatan merupakan hal utama dalam berlalu lintas. Jangan mengambil haluan atau mendahului kendaraan apabila situasi tidak memungkinkan. Patuhi aturan, konsentrasi, perhatikan kondisi jalan,” pungkas Kasat Lantas. Saat ini kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Unit Laka Lantas Polresta Lombok Tengah. Editor: Muhammad ROSIDI
Penulis : TOH
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Lombokdaily.net






















