Heboh Orok Bayi Ditemukan di Pinggir Jalan Bypass Sengkol, Polres Loteng Selidiki

Minggu, 25 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah – Kepolisian Resor Lombok Tengah melalui Polsek Pujut melakukan penyelidikan terhadap kasus penemuan orok bayi berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan di pinggir Jalan Bypass, Dusun Jomang, Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, pada Minggu (25/01) pagi.

Penemuan orok bayi tersebut pertama kali diketahui oleh dua orang saksi, Firman Siagian Saputra (19) dan Sigit Sugianto (15), keduanya warga Dusun Kadik, Desa Segala Anyar, Kecamatan Pujut. Keduanya menemukan bungkusan plastik warna biru di pinggir jalan saat hendak mencari jamur di area persawahan.

 

“Setelah dibuka, ternyata berisi orok bayi,” jelas Kapolsek Pujut IPTU M. Muhtar, S.H. Kedua saksi kemudian memindahkan plastik berisi orok bayi sekitar tiga meter dari lokasi awal dan membuka seluruh isinya.

Baca Juga :  Atraksi Budaya Iringi Kemenangan Indonesia pada ARRC Round 4 di Mandalika

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, bayi laki-laki tersebut diperkirakan lahir sekitar pukul 03.00 hingga 04.00 WITA dini hari dan telah meninggal dunia sekitar dua jam sebelum ditemukan. Bayi tersebut memiliki berat badan 1,1 kilogram, panjang 40 cm, dan diperkirakan berusia sekitar enam bulan dalam kandungan (BBLR).

 

Ditemukan adanya handscol (peralatan medis) pada bagian pusar bayi yang diduga digunakan saat proses persalinan. Kondisi bayi sudah dimandikan, namun terdapat memar di bagian leher serta betis kiri dan kanan yang diduga akibat proses persalinan yang tidak wajar.

Baca Juga :  DPC Demokrat Loteng Tunjuk Lalu Deni Nana Wijaya Jadi Ketua Satgas Penjaringan Balon Pilkada 2024

Kapolsek Pujut menghimbau kepada masyarakat yang mengetahui informasi terkait peristiwa ini agar segera melaporkan kepada pihak Kepolisian guna membantu proses penyelidikan lebih lanjut (Toh)

Penulis : Rossi

Editor : Rossidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Rp 712 JUTA RAIB, SIDANG MALAH MAIN MATA? LSM Lidik Cium Hubungan Darah Hakim dan Pengacara
KEMENHAJ LOTENG BANTAH DUA ISU KKN: TIDAK ADA PILIH PETUGAS SUKA-SUKA DAN UANG PELICIN
NYAWA ANAK JADI TARUHAN! Kasus Dapur MBG Repok Puyung Meledak, Pakar: Jangan Cuma Hitung Porsi, Audit Total SPPG Sekarang! 
Empat Tahun Hidup dengan Psoriasis Usai Booster Covid-19, Warga NTB Tagih Kepastian Negara
PDAM Lombok Tengah Jangan Jadi Sapi Perah Politik
PDAM Loteng di Persimpangan: Pakar Desak Transparansi Uang Pelanggan dan Evaluasi Direksi
Pakar Lingkungan Desak ITDC Terbuka Soal CSR, Rangkul Pers dan Kreator Mandalika
SADE HARUS BANGKIT, TAPI WAJAH ASLINYA JANGAN HILANG
Berita ini 61 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Selasa, 22 September 2026 - 18:58 WIB

Rp 712 JUTA RAIB, SIDANG MALAH MAIN MATA? LSM Lidik Cium Hubungan Darah Hakim dan Pengacara

Minggu, 20 September 2026 - 08:43 WIB

KEMENHAJ LOTENG BANTAH DUA ISU KKN: TIDAK ADA PILIH PETUGAS SUKA-SUKA DAN UANG PELICIN

Sabtu, 12 September 2026 - 11:36 WIB

NYAWA ANAK JADI TARUHAN! Kasus Dapur MBG Repok Puyung Meledak, Pakar: Jangan Cuma Hitung Porsi, Audit Total SPPG Sekarang! 

Kamis, 10 September 2026 - 09:02 WIB

Empat Tahun Hidup dengan Psoriasis Usai Booster Covid-19, Warga NTB Tagih Kepastian Negara

Jumat, 4 September 2026 - 16:36 WIB

PDAM Lombok Tengah Jangan Jadi Sapi Perah Politik

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Kepolisian Lombokdaily

Kombes Komang Tresna Dilepas, Kombes dr. Iskandar Nahkodai Kesehatan Polda NTB

Sabtu, 26 Sep 2026 - 05:37 WIB

Pemerintahan Lombokdaily

Kajari Loteng Buka Pintu Buat Wartawan: Silakan Datang Ngobrol

Jumat, 25 Sep 2026 - 16:14 WIB

Kasus Lombokdaily

Buku Tanah Harus Buka Suara, Hak Warga Menunggu Kepastian

Kamis, 24 Sep 2026 - 10:32 WIB