Fraksi Bintang Rakyat Soroti APBD Perubahan Loteng 2026: Pendapatan Sah Anjlok Rp17 Miliar

Senin, 14 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kritik Tajam F-PBR di Paripurna APBD Loteng: Tambahan Anggaran Harus Jawab Keluhan Rakyat, Bukan Sekadar Angka

PRAYA – Fraksi Persatuan Bintang Rakyat (F-PBR) DPRD Kabupaten Lombok Tengah memberikan catatan kritis terhadap Nota Keuangan dan Rancangan Perda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

Dalam Rapat Paripurna dengan agenda Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi, Senin 14 September 2026, juru bicara F-PBR, Suhaidi, menegaskan bahwa Perubahan APBD bukan sekadar perubahan angka dalam dokumen, melainkan instrumen penting untuk menyesuaikan kebijakan pembangunan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fraksi PBR yang diketuai Lalu Hadimi, Wakil Ketua Muhamad Maulidi, Sekretaris Sugiarto dan Bendahara Wahyudi itu memberikan apresiasi atas proses penyusunan, namun menyoroti dua poin krusial.

Baca Juga :  KLB Gerindra, Seluruh Pengurus DPD Se Indonesia Sepakat Tunjuk Prabowo Subianto Sebagai Formatur Tunggal 

Pertama, soal pendapatan transfer. F-PBR mencatat ada peningkatan pendapatan transfer sebesar Rp78 Miliar 245 Juta 247 Ribu, sehingga totalnya menjadi sekitar Rp2 Triliun 7 Miliar 998 Juta 43 Ribu 327 Rupiah.

“Ini harus disikapi secara hati-hati. Pemerintah daerah jangan sampai menjadikan tambahan transfer sebagai alasan untuk memperluas belanja tanpa memperhatikan kesinambungan fiskal,” tegas Suhaidi saat membacakan pemandangan umum fraksi.

Menurut F-PBR, kondisi tersebut justru harus menjadi momentum untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah. Yang jauh lebih penting dari besarnya kenaikan adalah memastikan setiap tambahan ruang fiskal benar-benar menjawab persoalan masyarakat, memperkuat pelayanan publik, memperbaiki infrastruktur, serta menciptakan fondasi ekonomi yang lebih mandiri.

Baca Juga :  Beredar Sejumlah Bukti TF ke Oknum PPK di Loteng, Perindo Minta Ditindak Tegas

Kedua, soal anjloknya pendapatan yang sah. Fraksi PBR menyoroti penurunan pendapatan sah daerah sebesar Rp17 Miliar 381 Juta 822 Ribu 700 Rupiah, menjadi sekitar Rp9 Miliar 244 Juta 699 Ribu 300 Rupiah.

F-PBR menilai PAD adalah kunci kemampuan daerah membiayai belanja rutin dan pembangunan. Semakin besar kontribusi PAD terhadap APBD, semakin besar kemampuan daerah melaksanakan perannya.

Baca Juga :  Warga NU Lombok Barat Solid Menangkan Iqbal-Dinda di Pilgub NTB

“Fraksi kami merasa perlu memberikan saran kepada pemerintah daerah untuk meningkatkan pendapatan yang sah daerah secara berkesinambungan dan intensif,” ujarnya.

Di akhir penyampaiannya, F-PBR meminta Pemda Lombok Tengah untuk melakukan evaluasi total terhadap OPD pengelola pendapatan. Tujuannya agar PAD dari potensi riil maupun potensi ekspektasi dapat dipertanggungjawabkan.

F-PBR berharap peningkatan pendapatan daerah nantinya dapat mengoptimalkan rencana pembangunan demi terwujudnya Kabupaten Lombok Tengah Sejahtera dan Dinamis yang Mantap Berlandaskan Iman dan Taqwa. | Editor: Muhammad ROSIDI

Penulis : TOH

Editor : Rossidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Fraksi PKS Terima Perubahan APBD Lombok Tengah 2026, Tapi Ingatkan: Yang Dibutuhkan Manfaat 100%, Bukan Sekadar Serapan 100%
DPRD Loteng Bahas Dua Aturan Penting: Soal Aset Daerah dan Cegah Kebakaran
Penetapan DPT Pilkades 2026 Desa Murbaya, Kecamatan Pringgarata
APBD Loteng 2027 Rp2,57 Triliun, wabup Nursiah Target Kemiskinan Turun di Bawah 10 Persen
PARIPURNA DPRD LOTENG: Fraksi Golkar Kritik Keras Kepsek Belum Ada SK sampai Pasien RSUD Praya Dipulangkan
WTP 14 Kali Berturut-turut, NasDem Loteng: Bagus di Kertas, Tapi Aset Mangkrak dan Jalan Rusak
WINENGAN MANTAP MAJU JADI KETUA DEMOKRAT NTB
Kejar Air di Musim Kemarau, DPRD Loteng Godok Suntikan Modal PDAM untuk Bangun Daerah Tangkapan Baru
Berita ini 4 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Senin, 14 September 2026 - 20:27 WIB

Fraksi Bintang Rakyat Soroti APBD Perubahan Loteng 2026: Pendapatan Sah Anjlok Rp17 Miliar

Senin, 14 September 2026 - 20:10 WIB

Fraksi PKS Terima Perubahan APBD Lombok Tengah 2026, Tapi Ingatkan: Yang Dibutuhkan Manfaat 100%, Bukan Sekadar Serapan 100%

Rabu, 9 September 2026 - 15:40 WIB

DPRD Loteng Bahas Dua Aturan Penting: Soal Aset Daerah dan Cegah Kebakaran

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:49 WIB

Penetapan DPT Pilkades 2026 Desa Murbaya, Kecamatan Pringgarata

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:24 WIB

APBD Loteng 2027 Rp2,57 Triliun, wabup Nursiah Target Kemiskinan Turun di Bawah 10 Persen

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU