Dewan Suhaidi Manfaatkan Masa Reses di Dapilnya

Senin, 2 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOKDAILY.NET -Masa reses merupakan masa dimana para anggota Dewan bekerja di luar gedung DPRD, menjumpai konstituen di daerah pemilihannya (Dapil) masing-masing.

Dalam satu tahun, waktu kerja DPRD dibagi menjadi empat atau lima masa persidangan dengan setiap masa persidangan terdiri dari masa sidang dan masa Reses

Seluruh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Lombok Tengah terpilih memasuki masa Reses I Tahun 2024. Jadwal Reses dimulai tanggal 2 Desember 6 Desember 2024.

Anggota DPRD Kabupaten Loteng dari partai PDI P Suhaidi melaksanakan Reses I Tahun 2024 di Dapilnya.

“Kegiatan reses kami mulai tanggal 2 Desember 2024. reses kita yang pertama merupakan masa di mana kami bekerja di luar gedung DPRD, menjumpai konstituen di daerah pemilihan masing-masing, dalam reses kali ini adalah dalam rangka menjaring, menampung aspirasi konstituen.

Kegiatan Reses pertama kita selenggarakan di dua Desa antara lain Desa Batunyala dan Kelurahan Gerantung,” jelas Suhaidi Senen 2 Desember 2024.

Baca Juga :  Di Hari Kartini, Wagub Ummi Dinda Dorong Perempuan Berprestasi

Lanjutnya, selanjutnya nanti, saya akan turun di 6 titik lokasi yang sudah terjadwal untuk melakukan serap aspirasi kepada para konstituen di Dapil 1 Praya dan Praya Tengah,” ujarnya.

Selain itu, tindak lanjut dari reses ini tidak hanya berhenti di usulan aspirasi saja.

“Kami berkomitmen Reses ini merupakan momentum untuk menyerap secara langsung aspirasi dari masyarakat yang nantinya akan kami tindaklanjuti kepada OPD-OPD terkait. Agar seluruh masalah yang ada di masyarakat saat ini dapat segera menemukan solusi konkret dan terselesaikan dengan cepat dan tepat,” ujarnya. Aspirasi reses dapat menjadi bahan pertimbangan perencanaan pembangunan, agar pelaksanaan pembangunan dapat tepat sasaran dan sesuai aspirasi dan kebutuhan masyarakat di daerah,” pungkasnya.

Baca Juga :  Diduga Tak Diberikan Jaspel, Pegawai RS Mandalika Bersuara

Adapun hasil reses kali ini pihaknya menemukan masyarakat yang masih mengeluhkan soal Infrastuktur, Sarana Air bersih, permintaan pembuatan sumur bor, pengadaan Terop dan pembinaan pemuda serta kelompok tani.(**)..

Penulis : Rossi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

LASQI Loteng 2026 Tuntas, Praya Juara Umum – Bupati Pathul Titip Pesan Soal Sampah
Khidmat di Halaman Kantor Bupati, Lombok Tengah Teguhkan Pancasila Sebagai Pemersatu Bangsa
Belum Pernah Jual Tanah, Kok Sertifikat Sudah Atas Nama Orang Lain? Warga Sukadana Geruduk BPN Loteng
Dekranasda Lombok Tengah Promosikan Tenun dan Kerajinan Ketak di Kriyanusa Jakarta
Sowan ke DPRD, BPD Batunyala Perkuat Sinergi Kawal Tata Kelola Desa Biar Transparan
KETOK PALU! APBD PERUBAHAN 2026 LOTENG DISETUJUI – Bupati Pathul: Anggaran Tetap Seimbang Untuk Rakyat
Kajari Loteng Buka Pintu Buat Wartawan: Silakan Datang Ngobrol
Perda Pasar Rakyat Loteng Ketinggalan Aturan Pusat, Diminta Dirombak Total
Berita ini 37 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:10 WIB

LASQI Loteng 2026 Tuntas, Praya Juara Umum – Bupati Pathul Titip Pesan Soal Sampah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Khidmat di Halaman Kantor Bupati, Lombok Tengah Teguhkan Pancasila Sebagai Pemersatu Bangsa

Selasa, 29 September 2026 - 13:46 WIB

Belum Pernah Jual Tanah, Kok Sertifikat Sudah Atas Nama Orang Lain? Warga Sukadana Geruduk BPN Loteng

Selasa, 29 September 2026 - 12:44 WIB

Dekranasda Lombok Tengah Promosikan Tenun dan Kerajinan Ketak di Kriyanusa Jakarta

Senin, 28 September 2026 - 14:24 WIB

Sowan ke DPRD, BPD Batunyala Perkuat Sinergi Kawal Tata Kelola Desa Biar Transparan

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU