Bukit Jokowi Jadi Pos Strategis Pantau Drone di MotoGP Mandalika 2025

Sabtu, 4 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANDALIKA-Astamaops Kapolri Komjen. Pol. Dr. H. Muhammad Fadil Imran, M.Si., Sabtu (4/10/2025), meninjau langsung pos pantau dan pengamanan drone di Bukit Jokowi. Pos khusus tersebut disiapkan untuk mendukung jalannya pengamanan MotoGP 2025, di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dalam tinjauannya, Komjen. Fadil Imran memastikan seluruh peralatan dan personel Satgas Drone Mabes Polri, siap siaga mengantisipasi potensi ancaman dari drone liar, yang dapat mengganggu jalannya balapan internasional tersebut.

Baca Juga :  Pimpin Anev Triwulan I, Kapolda NTB Tekankan Deteksi Dini dan Pendekatan Humanis Jaga Kamtibmas

“Pengamanan jalannya MotoGP Mandalika tidak hanya di darat dan udara dengan patroli biasa, tetapi juga dengan sistem pertahanan udara ringan yang bisa melumpuhkan drone liar. Hal ini penting demi keamanan pembalap, ofisial, maupun penonton,” jelas Komjen. Fadil Imran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Astamaops Kapolri menambahkan, kehadiran teknologi anti-drone yang dioperasikan personel khusus, menjadi salah satu langkah preventif, untuk menjaga kelancaran dan keselamatan event kelas dunia ini.

Baca Juga :  Lope-Lope Untuk Lombok Tengah, AKBP Eko Yusmiarto Pamit dengan Haru - Terima Kasih Media Selalu Kasih Berita Positif

Di pos pantau, para personel memperagakan cara kerja alat pelumpuh drone yang mampu mendeteksi, sekaligus menonaktifkan drone tak berizin dalam hitungan detik. Langkah itu mendapat apresiasi dari Astamaops Kapolri.

 

“Alat dan personel sudah terlatih dengan baik. Kami pastikan keamanan ajang MotoGP Mandalika 2025 menjadi prioritas utama, sehingga masyarakat dan wisatawan bisa menikmati balapan dengan tenang,” tegasnya.

Baca Juga :  Duta Lingkungan NTB Gandeng PLN UIP Nusra Bersihkan Sungai Sunset Land Kodya Mataram

Pos pantau Bukit Jokowi sendiri memiliki posisi strategis, karena berada di titik ketinggian dengan pandangan luas ke arah sirkuit dan area sekitarnya. Dengan sistem itu, aparat dapat memantau pergerakan drone secara real-time, sekaligus melakukan tindakan cepat bila ada potensi gangguan.|®|

 

 

 

Penulis : Rossi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Kombes Komang Tresna Dilepas, Kombes dr. Iskandar Nahkodai Kesehatan Polda NTB
Biar Makin Profesional, Ratusan Penyidik Polda NTB Ikut Uji Kompetensi
17 TAHUN DIPENDEM, SKANDAL PONPES BUNKATE MELEDAK!
Dilaporkan Sejak Februari, Kasus Tuan Guru di Loteng Jadi Prioritas – Korban Sempat Hilang Kabar di Mesir
TERCIDUK DI DEPAN SAMSAT! Bawa Trail Curian dari Mataram, Pemuda 20 Tahun Tak Berkutik di Praya
Polisi Petakan Jalur Anti-Macet MotoGP Mandalika 2026
Dari Dirreskrimum Hingga Kapolsek Dicomot, Aksi Penipu Berkedok Pejabat Polda NTB Berakhir di Bui
Peringati Maulid Nabi di Masjid Baitussalam, Kapolda NTB Ajak Personel Teladani Akhlak Rasulullah
Berita ini 23 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Sabtu, 26 September 2026 - 05:37 WIB

Kombes Komang Tresna Dilepas, Kombes dr. Iskandar Nahkodai Kesehatan Polda NTB

Rabu, 23 September 2026 - 19:37 WIB

Biar Makin Profesional, Ratusan Penyidik Polda NTB Ikut Uji Kompetensi

Rabu, 23 September 2026 - 08:28 WIB

17 TAHUN DIPENDEM, SKANDAL PONPES BUNKATE MELEDAK!

Selasa, 22 September 2026 - 15:46 WIB

Dilaporkan Sejak Februari, Kasus Tuan Guru di Loteng Jadi Prioritas – Korban Sempat Hilang Kabar di Mesir

Jumat, 18 September 2026 - 14:30 WIB

TERCIDUK DI DEPAN SAMSAT! Bawa Trail Curian dari Mataram, Pemuda 20 Tahun Tak Berkutik di Praya

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Kepolisian Lombokdaily

Kombes Komang Tresna Dilepas, Kombes dr. Iskandar Nahkodai Kesehatan Polda NTB

Sabtu, 26 Sep 2026 - 05:37 WIB

Pemerintahan Lombokdaily

Kajari Loteng Buka Pintu Buat Wartawan: Silakan Datang Ngobrol

Jumat, 25 Sep 2026 - 16:14 WIB

Kasus Lombokdaily

Buku Tanah Harus Buka Suara, Hak Warga Menunggu Kepastian

Kamis, 24 Sep 2026 - 10:32 WIB