MAUT DI GERBANG MANDALIKA: Turis Jerman Tewas Ditabrak Mobil Turis Rusia di Kuta

Kamis, 8 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOK TENGAH – Jalur wisata super prioritas Kuta Mandalika memakan korban. Seorang warga negara asing asal Jerman tewas mengenaskan setelah sepeda motor yang dikendarainya disruduk mobil double cabin di Jalan Umum Bundaran Luar Novotel, Dusun Rangkap I, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kamis (8/10).

Korban berinisial RH (45) meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan intensif di Puskesmas Kuta.

Kasat Lantas Polresta Lombok Tengah, AKP Edwin Isa Mahendra, S.T.K., S.I.K., M.H., M.Si., membenarkan kejadian tersebut. Kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Vario 160 dengan Nopol DR 3322 VI dan mobil Nissan Navara Nopol DK 8593 JF. “Kecelakaan tersebut mengakibatkan pengendara sepeda motor, RH (45), warga negara asing asal Jerman meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan di Puskesmas Kuta,” kata AKP Edwin saat dikonfirmasi.

Kronologi: Disruduk dari Belakang

AKP Edwin menjelaskan, detik-detik maut itu terjadi saat korban melaju dari arah barat menuju timur. Dari arah yang sama di belakangnya, melaju kencang Nissan Navara yang dikemudikan WNA asal Rusia.

Baca Juga :  Mediasi Ricuh, Warga Desak Pelaku Pengeroyokan Dihakimi Massa di Mataram

Tanpa sempat menghindar, motor korban ditabrak keras dari belakang.

Benturan keras membuat sepeda motor korban terpental keluar dari badan jalan. Nahas, mobil Navara pun hilang kendali, keluar jalur dan menghantam tiang lampu penerangan jalan umum hingga ringsek. “RH sempat dilarikan ke Puskesmas Kuta untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia,” ungkapnya.

Sementara pengemudi Nissan Navara berinisial M (27) bersama dua penumpangnya P (34) dan IDD (42) yang juga merupakan WNA asal Rusia, mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RS Mandalika Pujut untuk mendapatkan perawatan.

Baca Juga :  AKBP Eko Yusmiarto Kukuhkan Pamapta, Polres Lombok Tengah Siap Layani Masyarakat Lebih Optimal

Saat ini, Satlantas Polresta Lombok Tengah telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara menyeluruh.

“Kami telah melakukan olah TKP, mengecek kondisi korban, serta mengamankan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan sebagai barang bukti,” tegas AKP Edwin.

Polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk faktor kecepatan dan kelalaian pengemudi. Polresta Lombok Tengah juga mengimbau kepada seluruh wisatawan, baik WNI maupun WNA, untuk selalu berhati-hati dan mematuhi batas kecepatan, terutama di kawasan wisata Kuta Mandalika yang padat aktivitas. | Editor: Muhammad ROSIDI

Penulis : TOH

Editor : Rossidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

PRATIM MEMANAS: Pimpinan Ponpes Jadi Buronan Kasus Anak di Bawah Umur
Abah AIS Tumbang: Dari Pimpinan Ponpes ke Kursi Tersangka
PWI dan Polresta Loteng Kompak, Sepakat Bikin Lombok Tengah Tetap Adem Lewat Pemberitaan
BIAR FIT KAWAL MOTOGP, POLISI LOTENG CEK KESEHATAN DULU
POLRESTA LOTENG GELAR UPACARA HARI SAKTI PANCASILA, SEKALIGUS KASIH NAIK PANGKAT PENGABDIAN
PONPES ATAU SARANG NAFSU? 16 SANTRI DIDUGA JADI KORBAN MODUS ISTRI KEDUA
Abah Sumar Akhirnya Datang Penuhi Panggilan Polisi
Kombes Komang Tresna Dilepas, Kombes dr. Iskandar Nahkodai Kesehatan Polda NTB
Berita ini 6 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Kamis, 8 Oktober 2026 - 23:04 WIB

MAUT DI GERBANG MANDALIKA: Turis Jerman Tewas Ditabrak Mobil Turis Rusia di Kuta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:07 WIB

PRATIM MEMANAS: Pimpinan Ponpes Jadi Buronan Kasus Anak di Bawah Umur

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Abah AIS Tumbang: Dari Pimpinan Ponpes ke Kursi Tersangka

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:09 WIB

PWI dan Polresta Loteng Kompak, Sepakat Bikin Lombok Tengah Tetap Adem Lewat Pemberitaan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:29 WIB

BIAR FIT KAWAL MOTOGP, POLISI LOTENG CEK KESEHATAN DULU

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Kepolisian Lombokdaily

PRATIM MEMANAS: Pimpinan Ponpes Jadi Buronan Kasus Anak di Bawah Umur

Kamis, 8 Okt 2026 - 07:07 WIB