LOMBOK TENGAH – Jalur wisata super prioritas Kuta Mandalika memakan korban. Seorang warga negara asing asal Jerman tewas mengenaskan setelah sepeda motor yang dikendarainya disruduk mobil double cabin di Jalan Umum Bundaran Luar Novotel, Dusun Rangkap I, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kamis (8/10).
Korban berinisial RH (45) meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan intensif di Puskesmas Kuta.
Kasat Lantas Polresta Lombok Tengah, AKP Edwin Isa Mahendra, S.T.K., S.I.K., M.H., M.Si., membenarkan kejadian tersebut. Kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Vario 160 dengan Nopol DR 3322 VI dan mobil Nissan Navara Nopol DK 8593 JF. “Kecelakaan tersebut mengakibatkan pengendara sepeda motor, RH (45), warga negara asing asal Jerman meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan di Puskesmas Kuta,” kata AKP Edwin saat dikonfirmasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kronologi: Disruduk dari Belakang
AKP Edwin menjelaskan, detik-detik maut itu terjadi saat korban melaju dari arah barat menuju timur. Dari arah yang sama di belakangnya, melaju kencang Nissan Navara yang dikemudikan WNA asal Rusia.
Tanpa sempat menghindar, motor korban ditabrak keras dari belakang.
Benturan keras membuat sepeda motor korban terpental keluar dari badan jalan. Nahas, mobil Navara pun hilang kendali, keluar jalur dan menghantam tiang lampu penerangan jalan umum hingga ringsek. “RH sempat dilarikan ke Puskesmas Kuta untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia,” ungkapnya.
Sementara pengemudi Nissan Navara berinisial M (27) bersama dua penumpangnya P (34) dan IDD (42) yang juga merupakan WNA asal Rusia, mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RS Mandalika Pujut untuk mendapatkan perawatan.
Saat ini, Satlantas Polresta Lombok Tengah telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara menyeluruh.
“Kami telah melakukan olah TKP, mengecek kondisi korban, serta mengamankan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan sebagai barang bukti,” tegas AKP Edwin.
Polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk faktor kecepatan dan kelalaian pengemudi. Polresta Lombok Tengah juga mengimbau kepada seluruh wisatawan, baik WNI maupun WNA, untuk selalu berhati-hati dan mematuhi batas kecepatan, terutama di kawasan wisata Kuta Mandalika yang padat aktivitas. | Editor: Muhammad ROSIDI
Penulis : TOH
Editor : Rossidi
Sumber Berita : Lombokdaily.net




















