PUJUT, Lombok Tengah – Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah memastikan pelaksanaan Pilkades pada Kamis, 29 Oktober 2026 akan berjalan aman, damai, dan sesuai harapan masyarakat.
Mawardi S,Pd Anggota Panitia Pilkades Desa Kuta menyampaikan hal itu saat ditemui pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Menurutnya, meskipun tahun ini panitia tidak melaksanakan kampanye monologis, hal itu karena waktu panitia sangat sempit.
“Tahun-tahun sebelumnya surat suara datang dari kabupaten sudah dalam keadaan terlipat. Tahun ini kami harus melipat sendiri di sekretariat. Jadi waktunya sangat sempit, sampai berbenturan dengan jadwal kampanye,” jelasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Panitia bahkan harus lembur untuk melipat surat suara. Pada Sabtu malam, 24 Oktober, panitia bekerja dari jam 8 pagi sampai jam 12 malam.
“Alhamdulillah, dari 13 TPS, sudah 12 TPS yang selesai dilipat, ditandatangani, dan distempel. Tinggal 1 TPS lagi,” katanya.
Panitia juga berterima kasih kepada Kepala Desa Kuta, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan terutama Kapolsek Kawasan Mandalika yang selalu menurunkan anggotanya sejak pengawalan pengambilan surat suara di kantor camat sampai proses pelipatan.
Untuk Daftar Pemilih Tetap (DPT), Desa Kuta tercatat sebanyak 6.838 pemilih. Namun, sesuai himbauan terbaru dari Bupati, masyarakat yang belum terdaftar masih bisa didata sampai tanggal 24 Oktober kemarin melalui para kepala dusun. “Kita menerima tambahan sekitar 100 orang yang belum terdaftar dari seluruh TPS. Mudah-mudahan setelah surat undangan dibagikan tidak ada lagi yang belum terdaftar,” ujarnya.
Panitia khawatir jika masih ada warga yang belum terdaftar setelah undangan dibagikan, maka mereka tidak bisa menggunakan hak pilihnya pada hari pemungutan suara.
Terkait isu money politik, panitia menegaskan akan menelusuri setiap laporan yang masuk.
“Kami sebagai panitia fokus pada tugas kami. Kalau ada laporan, kami telusuri dulu, apakah benar ada money politik atau tidak. Harapan kami, Pilkades ini bersih, jangan ada yang main uang dan menyogok,” tegasnya.
Ia berharap pemimpin yang terpilih nanti lahir dari ketulusan masyarakat, bukan karena politik uang, sehingga Pilkades Desa Kuta bisa menjadi Pilkades yang bersih, aman, dan damai. Editor : Muhammad ROSIDI
Penulis : TOH
Editor : Rossidi
Sumber Berita : Lombokdaily.net






















