150 Ribu Penonton MotoGP Butuh Tempat Ibadah, Mandalika Segera Punya Komplek Ibadah 6 Agama

Selasa, 8 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

NUSA DUA, BADUNG – Harapan umat non-muslim untuk memiliki sarana ibadah yang layak di kawasan The Mandalika akhirnya bakal terwujud. Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah bersama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia / ITDC sepakat menyiapkan lahan khusus untuk pembangunan Komplek Pusat Ibadah Umat Beragama.

Sebagai langkah awal, Bupati Lombok Tengah H. L. Pathul Bahri mengajak Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Lombok Tengah melakukan studi tiru ke Kawasan Puja Mandala ITDC Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Sabtu (7/9/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rombongan dipimpin Sekretaris Daerah Lombok Tengah H. L. Firman Wijaya, didampingi Kepala Bakesbangpoldagri Loteng, anggota MUI Loteng, pimpinan Ponpes Manhalul Ulum Praya TGH L. Habiburokhman Faisal, Pimpinan Ponpes Berangsak TGH L. Tamin, serta sejumlah tokoh agama. Turut mendampingi GM The Mandalika Pari Wijaya.

Baca Juga :  Komisi III DPRD Ki Agus Azhar Meminta PDAM Tirta Rinjani Untuk Lebih Terbuka Soal Dana CSR

Kunjungan tersebut diterima langsung GM ITDC Nusa Dua I Made Wijatmika, Kaban Kesbangpol Badung I Putu Mas Arimbawa, dan Ketua Paguyuban Umat Beragama Badung Wayan Soroni.

GM The Mandalika, Pari Wijaya yang pernah bertugas puluhan tahun di Nusa Dua menjelaskan, Puja Mandala yang berisi 5 rumah ibadah dalam satu kawasan telah menjadi ikon toleransi internasional Nusa Dua.

“Jika Nusa Dua sudah 53 tahun dan fokusnya MICE, maka Mandalika yang dimulai tahun 2008 fokus pada sport entertainment tourism. Konsep Puja Mandala ini sangat relevan untuk kita tiru di Mandalika,” jelas Pari.

Menurutnya, masterplan ITDC baik di Nusa Dua maupun Mandalika akan direview setiap 5 tahun untuk menyesuaikan perkembangan zaman.

Sementara itu, Kaban Kesbangpoldagri Badung, I Putu Mas Arimbawa sangat mengapresiasi program Pemda Loteng. Menurutnya toleransi dan koordinasi dengan FKUB adalah prasyarat utama.

Baca Juga :  ‎Kapolres Eko Hadiri Kegiatan Panen Raya Di Desa Truwai

“Wisatawan mancanegara yang datang ke kita bukan dari satu agama saja, melainkan berbagai agama. Maka wajib kita siapkan tempat ibadah sesuai kepercayaannya masing-masing,” tegasnya.

Ketua Paguyuban Umat Beragama Badung, Wayan Soroni menambahkan Puja Mandala artinya pusat area ibadah. Pemerintah wajib memberi rasa aman dan nyaman, sementara pengaturan desain menjadi kewenangan pengelola.

Sekda Lombok Tengah H. L. Firman Wijaya menjelaskan, Bupati Pathul Bahri sedianya hadir langsung, namun penerbangan Jakarta-Bali dibatalkan akibat erupsi gunung.

Firman menegaskan, Pemda Loteng serius. Jika di ITDC Nusa Dua lahan Puja Mandala seluas 1,8 hektare, di Mandalika disiapkan dua kali lipat.

“Kami usulkan 4 hektare untuk 6 agama yakni Islam, Hindu, Buddha, Kristen Katolik, Kristen Protestan, dan Khonghucu. Desain kawasan akan kita bahas bersama. Soal siapa yang membangun, yang membangun adalah umat beragama masing-masing,” ungkap Firman.

Baca Juga :  Mq Iqbal Kepemimpinannya Inklusif Bagi Seluruh Warga NTB

Lokasi yang diharapkan Pemda adalah lahan yang dekat dengan Pertamina Mandalika International Circuit.

“Penonton MotoGP setiap tahun mencapai 150 ribu lebih. Selama ini Pemda baru bisa menyediakan masjid, sementara sarana ibadah umat lain belum ada. Mudah-mudahan ini segera terealisasi, sehingga sarana ibadah ini tidak hanya jadi tempat ibadah, tapi juga menjadi kebanggaan dan simbol toleransi kita semua,” tutupnya.

Saat ini di KEK Mandalika tercatat ada 29 investor dan akan terus bertambah, termasuk rencana pembangunan hotel bintang 5 di kawasan Pantai Aan Kuta. | Editor:  Muhammad ROSIDI

Penulis : TOH

Editor : Rossidi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Didampingi Walhi, Warga BKU Tagih 523 Hektare Lahan Eks HGU Jadi TORA
Kinerja Naik 5 Tahun Beruntun, Bambang-Lutfi Kembali Pimpin Perumdam Tiara Lombok Tengah
NYEMULAK – Sade Bangkit dari Puing Kebakaran
DPRD Soroti Keuangan RSUD Praya, Wabup Nursiah: Harus Efisiensi dan Seimbangkan Pendapatan-Belanja
Usung Visi Desa Wisata, Lalu Basarudin Mantap Tarung di Pilkades Kateng 2026-2034
Wabup Loteng Target Kemiskinan 10,31 Persen di 2026
Paripurna DPRD Loteng: 36 Anggota Hadir, Tutup Masa Sidang III Buka Masa Sidang I 2026-2027
Kejari Lombok Tengah Ingatkan Sekolah: Kelola Dana BOSP dengan Transparan
Berita ini 2 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Selasa, 8 September 2026 - 00:06 WIB

150 Ribu Penonton MotoGP Butuh Tempat Ibadah, Mandalika Segera Punya Komplek Ibadah 6 Agama

Sabtu, 5 September 2026 - 18:17 WIB

Didampingi Walhi, Warga BKU Tagih 523 Hektare Lahan Eks HGU Jadi TORA

Sabtu, 5 September 2026 - 14:47 WIB

Kinerja Naik 5 Tahun Beruntun, Bambang-Lutfi Kembali Pimpin Perumdam Tiara Lombok Tengah

Jumat, 4 September 2026 - 11:16 WIB

NYEMULAK – Sade Bangkit dari Puing Kebakaran

Kamis, 3 September 2026 - 07:36 WIB

DPRD Soroti Keuangan RSUD Praya, Wabup Nursiah: Harus Efisiensi dan Seimbangkan Pendapatan-Belanja

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Lombokdaily Nasional

Bupati Loteng Tembus Pusat, Jabat Wabendum PB IPSI 2026-2030

Selasa, 8 Sep 2026 - 00:12 WIB

Pemerintahan Lombokdaily

Didampingi Walhi, Warga BKU Tagih 523 Hektare Lahan Eks HGU Jadi TORA

Sabtu, 5 Sep 2026 - 18:17 WIB

Kepolisian Lombokdaily

Polisi Petakan Jalur Anti-Macet MotoGP Mandalika 2026

Jumat, 4 Sep 2026 - 18:09 WIB