Sasaka Nusantara Ungkap Filosofi Logo/Lambang yang Membentuk Marwah Masyarakat Sasak

Senin, 5 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, 5 Januari 2026 – Organisasi Masyarakat (Ormas) Sasaka Nusantara baru-baru ini memaparkan filosofi di balik logo/lambangnya yang menjadi identitas kolektif bagi Keluarga Besar Sasak. Logo ini dirancang dengan penuh makna dan menjadi landasan nilai dan prinsip yang menggerakkan langkah organisasi dalam menjaga warisan budaya, memperkuat persatuan, serta berkontribusi pada pembangunan bangsa. Menurut Ibnu Hajar, Ketua Umum Sasaka Nusantara, logo ini bukan sekadar bentuk estetika semata, melainkan wujud nyata dari komitmen organisasi untuk menjadi wadah yang religius dalam nilai, beradab dalam budaya, solid dalam persatuan, bijak dalam kepemimpinan, kuat dalam identitas, dan maju dalam visi masa depan.

Baca Juga :  Jaga Ketat Rumah Ibadah dan Gereja Rangkaian Ibadah Paskah

Logo Sasaka Nusantara terdiri dari beberapa unsur yang memiliki makna mendalam, antara lain:

Baca Juga :  Ketum Sasaka NTB Minta ITDC Bijak Soal Lapak di Aan Sasaka NTB Minta ITDC Bijak Pada Pelapak di Aan

Lingkaran Emas : Simbol persatuan dan kemuliaan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mahkota Emas: Simbol kepemimpinan dan tanggung jawab moral

– Perisai Biru: Simbol iman, kedamaian, dan perlindungan

Keris Sasak : Simbol keberanian dan kebijaksanaan

Dua Bintang : Simbol cahaya petunjuk dan harapan

Ornamen Emas: Simbol akar tradisi dan keberlanjutan warisan

Baca Juga :  Survei LSI Untungkan Zul-Uhel

Warna Hitam dan Garis Merah-Putih: Simbol kedalaman dan kearifan lokal serta kebangkitan Nusantara

Ibnu Hajar berharap bahwa dengan pemahaman yang mendalam tentang filosofi logo ini, Keluarga Besar Sasak dapat lebih bersatu dan bergerak bersama untuk menjaga marwah leluhur serta membangun masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Sasak dan bangsa Indonesia.|®|

Penulis : Rossi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Lombokdaily.net

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Redam Polemik Peserta MTQ, LPTQ Loteng Gerak Cepat: Iqbal Tetap Utusan, Ahwazi Ikuti TC
Polres Lombok Tengah Sembelih 11 Sapi dan 5 Kambing, Daging Kurban Disalurkan ke Polsek hingga Ratusan Warga
BIAO, TAMAN ATAU TERMINAL? PEMERINTAH DISINDIR ‘NDEK TAOK GAWEK’ URUS JALUR MAUT PRAYA
8 BULAN DI BALIK JERUJI AKHIR PERJALANAN POLITIK ABAH UHEL
Korupsi Insentif Pajak PPJ Rp1,8 M, Tiga Eks Pejabat Bapenda Loteng Dituntut Penjara dan Sita Harta
Cegah Suap Izin, Kejari Loteng Ultimatum “Calo Berseragam” di Sektor Pariwisata
ARB Soroti Dugaan Kebocoran PAD Lombok Tengah, Desak Perbaikan Gaji Nakes PPPK Paruh Waktu
Bukan Di-Hack! Trik Psikologis Penipu WhatsApp Bermodal Foto Pejabat yang Harus Kita Waspadai
Berita ini 86 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:20 WIB

Redam Polemik Peserta MTQ, LPTQ Loteng Gerak Cepat: Iqbal Tetap Utusan, Ahwazi Ikuti TC

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:39 WIB

Polres Lombok Tengah Sembelih 11 Sapi dan 5 Kambing, Daging Kurban Disalurkan ke Polsek hingga Ratusan Warga

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:16 WIB

BIAO, TAMAN ATAU TERMINAL? PEMERINTAH DISINDIR ‘NDEK TAOK GAWEK’ URUS JALUR MAUT PRAYA

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:10 WIB

8 BULAN DI BALIK JERUJI AKHIR PERJALANAN POLITIK ABAH UHEL

Jumat, 24 April 2026 - 08:18 WIB

Korupsi Insentif Pajak PPJ Rp1,8 M, Tiga Eks Pejabat Bapenda Loteng Dituntut Penjara dan Sita Harta

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Pemerintahan Lombokdaily

BGN dan Polda NTB Bongkar Modus Penipuan Dapur MBG di Lombok Timur

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:35 WIB