Terima Audiensi Dewan Pakar GSN Bidang Pariwisata, Gubernur NTB Tekankan Sektor Pariwisata Harus Ciptakan Multiplier Effect Terhadap Perekonomian dan Libatkan Masyarakat Lokal

Jumat, 9 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOKDAILY.NET – Gubernur NTB Dr. H. L. Muhamad Iqbal menerima audiensi sekaligus silaturahmi dengan Dewan Pakar GSN Bidang Pariwisata, Taufan Rahmadi dan rombongan di ruang kerjanya, Kamis 8 Mei 2025.

Dalam audiensi, Gubernur NTB yang didampingi Kepala Dinas Pariwisata NTB, Ahmad Nur Aulia, Kepala Bappeda Provinsi NTB, Dr.Ir. H. Iswandi dan Kepala Dinas Kominfotik NTB Yusron Hadi menyampaikan bahwa Pengembangan pariwisata harus menciptakan multiplier effect bagi perekonomian, mengurangi angka kemiskinan dan juga melibatkan masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Punya Ruang VIP dan VVIP, Bikin RSUD Praya Makin Mentereng

“Sektor-sektor pariwisata ini harus memberikan dan menciptakan multiplier effect terhadap perekonomian yang ada di kita. Itu juga artinya bahwa pariwisata kita ke depan harus inklusif, pelibatan masyarakat lokal,” ungkap Miq Iqbal

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih Lanjut Miq Iqbal mengungkapkan bahwa destinasi pariwisata harus sejalan dengan pembangunan manusia. Salah satu problem pembangunan destinasi pariwisata adalah Kualitas Destinasi Pariwisata meningkat tetapi lemah dalam mengembangkan dan meningkatkan SDM di sekitar.

Baca Juga :  Bandara BIZAM Siaga Penuh Hadapi Angkutan Lebaran 1447 H, Antisipasi Lonjakan Penumpang dan Potensi Keterlambat

“Untuk itu, pariwisata berkelanjutan harus benar-benar dibedah agar destinasi pariwisata sejalan dengan pengembangan SDM masyarakatnya,” harap gubernur

Sementara itu, Dewan Pakar GSN Bidang Pariwisata, Taufan Rahmadi menjelaskan bahwa pariwisata berkelanjutan merupakan substansi yang mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Oleh karenanya, pengembangan pariwisata harus fokus pada kualitas destinasi, layanan serta atraksi yang melibatkan masyarakat.

Baca Juga :  Usai Dilantik, Iqbal-Dinda Mohon Do'a Warga NTB

“Pariwisata berkelanjutan akan terus ditingkatkan sehingga NTB menjadi mercusuar pariwisata nasional maupun internasional,” harapnya.

Menurutnya, masyarakat NTB banyak bergantung pada destinasi pariwisata sehingga ke depannya pengembangan pariwisata harus benar-benar memberi dampak yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi.

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

JANGAN TAKUT ISU PERANG SAUDARA, MK HARUS TEGAK DI ATAS KONSTITUSI
PWI dan Polresta Loteng Kompak, Sepakat Bikin Lombok Tengah Tetap Adem Lewat Pemberitaan
SKANDAL PILKADES KABUL MELEDAK: Surat Sehat Diduga Palsu, Uang BUMDes 11 Tahun Macet, KTP Siluman 6370 Lembar!
Posyandu Rasa Alfamart? Ibu-Ibu di Mataram Heboh, Cek Kesehatan Anak Sambil Belanja!
SEMEN HILANG, RAKYAT DIBIKIN MERAYAP! DARI LEMBAR SAMPAI MATARAM PROYEK LUMPUH, HARGA DIGORENG GILA-GILAAN
LOMBOK TENGAH PACEKLIK SEMEN: Toko Kosong Melompong, Proyek Mangkrak, Disperindag Tiarap!
9 MEDALI DIKANTONGI, DODEK RESMI PIMPIN BOLA BESI LOTENG!
TERCIDUK DI DEPAN SAMSAT! Bawa Trail Curian dari Mataram, Pemuda 20 Tahun Tak Berkutik di Praya
Berita ini 9 kali dibaca

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERKAIT

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:52 WIB

JANGAN TAKUT ISU PERANG SAUDARA, MK HARUS TEGAK DI ATAS KONSTITUSI

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:09 WIB

PWI dan Polresta Loteng Kompak, Sepakat Bikin Lombok Tengah Tetap Adem Lewat Pemberitaan

Selasa, 29 September 2026 - 16:29 WIB

SKANDAL PILKADES KABUL MELEDAK: Surat Sehat Diduga Palsu, Uang BUMDes 11 Tahun Macet, KTP Siluman 6370 Lembar!

Kamis, 24 September 2026 - 18:49 WIB

Posyandu Rasa Alfamart? Ibu-Ibu di Mataram Heboh, Cek Kesehatan Anak Sambil Belanja!

Selasa, 22 September 2026 - 12:29 WIB

SEMEN HILANG, RAKYAT DIBIKIN MERAYAP! DARI LEMBAR SAMPAI MATARAM PROYEK LUMPUH, HARGA DIGORENG GILA-GILAAN

🗂️🗂️🗂️🗂️LOMBOKDAILY TERBARU

Kepolisian Lombokdaily

Abah AIS Tumbang: Dari Pimpinan Ponpes ke Kursi Tersangka

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:57 WIB

Lombokdaily Internasional

JANGAN TAKUT ISU PERANG SAUDARA, MK HARUS TEGAK DI ATAS KONSTITUSI

Selasa, 6 Okt 2026 - 05:52 WIB